Temuan ILO dan WHO Sebut Lembur Jadi Penyebab Tertinggi Kecelakaan Kerja

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 28 Maret 2022 | 15:54 WIB
Temuan ILO dan WHO Sebut Lembur Jadi Penyebab Tertinggi Kecelakaan Kerja
Ilustrasi lembur

Suara.com - International Labour Organization (ILO) bekerjasama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan bahwa kecelakaan kerja karena jam kerja panjang alias lembur lebih tinggi dibanding kecelakaan kerja karena bahan kimia atau alat berat.

Hal ini jadi fokus kedua organisasi tersebut jelang Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau Hari K3 Sedunia yang akan jatuh pada 28 April 2022 mendatang.

Ditambah, pandemi Covid-19 yang memaksa percepatan teknologi membuat banyak orang bisa bekerja kapanpun dan di manapun, sehingga tidak mengenal waktu, dan tanpa disadari membahayakan kesehatan pekerja itu sendiri.

"Kalau kimia kan yang kena cuma fisik, tapi kalau long working hours bisa kena semuanya fisik, psikis, macam-macam, jadi ketika banyak hal yang diserang akan semakin membahayakan," ujar National Project Officer Lead ILO Jakarta, Abdul Hakim kepada suara.com di Gran Melia Hotel, Jakarta Selatan, Senin (28/3/2022).

Abdul mengatakan, jam kerja yang panjang akan berdampak pada berbagai hal, selain fisik yang lelah tapi juga pikiran, mental, dan stres yang mudah melanda. Jika sudah seperti itu, kata Abdul, yang terjadi adalah serangan berbagai penyakit.

"Punggung kita, yang diluar makin berat, kepala kita, belum lagi yang psikis, emosi stres dan lain sebagainya," jelas Abdul.

Ia melanjutkan, idealnya setiap pekerja harus memiliki work life balance atau kehidupan yang seimbangan, antara mencari kegiatan ekonomi, bersosialisasi hingga keperluan ibadah.

"Orang kalau nggak ngobrol, kalau nggak hangout, kalau nggak ibadah bagaimana mungkin, itu bukan untuk bekerja. Jadi hidup itu bagaimana menyeimbangakan kehidupan pribadi, kerja, kehidupan ibadah itu yang paling penting, itu membuktikan bahwa exposure long working hours itu membahayakan," paparnya.

Selain itu ILO juga percaya bahwa dengan pihak perusahaan maupun pekerja menerapkan work life balance maka di sanalah produktivitas pekerja akan meningkat, yang justru akan semakin menguntungkan perusahaan tersebut.

baca juga

Adapun aturan menghindari long working hours masuk dalam poin K3 Indonesia maupun Internasional. Bahkan poin ini masuk dalam konvensi ILO, yang mengatakan bahwa long working hours tidak bisa diandalkan perusahaan.

"Long working hours sudah jadi konvensi ILO nomor 1, yaitu jam kerja penting untuk ditaati, 8 jam ya 8 jam, jangan nambah," tegas Abdul.

Sekadar informasi, temuan WHO yang dirilis pada 17 Mei 2021 menemukan jam kerja yang panjang menyebabkan tidak kurang 745.000 kematian akibat stroke dan penyakit jantung iskemik pada 2016, meningkat 29 persen dibanding pada 2000.

Data ini adalah data global, karena menggunakan lebih dari 2.300 survei yang dikumpulkan di 154 negara dari tahun 1970 hingga 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Ini 5 Tanda Kapan Kita Perlu Berkonsultasi dengan Psikolog

Gawat! Ini 5 Tanda Kapan Kita Perlu Berkonsultasi dengan Psikolog

Your Say | Senin, 28 Maret 2022 | 12:00 WIB

WHO Memperingatkan Subvarian Omicron BA.2 Mulai Mendominasi di Banyak Negara

WHO Memperingatkan Subvarian Omicron BA.2 Mulai Mendominasi di Banyak Negara

Health | Minggu, 27 Maret 2022 | 20:38 WIB

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 24 Maret 2022 Mengambil Tema "Invest to End TB, Save Lives"

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 24 Maret 2022 Mengambil Tema "Invest to End TB, Save Lives"

Your Say | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14 WIB

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:11 WIB

Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh

Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:11 WIB

Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak

Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:10 WIB

Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"

Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:08 WIB

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:03 WIB

Bye Jerawat pada Kulit Remaja! Ini 4 Acne Moisturizer Mulai Harga Rp18 Ribu

Bye Jerawat pada Kulit Remaja! Ini 4 Acne Moisturizer Mulai Harga Rp18 Ribu

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:02 WIB

Glorifikasi Budaya Kerja Lembur: Mengapa Tenggo Masih Dipandang Negatif?

Glorifikasi Budaya Kerja Lembur: Mengapa Tenggo Masih Dipandang Negatif?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:00 WIB

×