Cara Taiwan Memperbaiki Krisis Pangan di Tengah Ancaman Iklim Dunia

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 22:44 WIB
Cara Taiwan Memperbaiki Krisis Pangan di Tengah Ancaman Iklim Dunia
Ilustrasi Petani (pexels.com)

Suara.com - Kondisi iklim yang tidak menentu dan kekurangan pangan global telah menjadi ancaman dunia. Beberapa ancaman tersebut di antaranya dampak perubahan iklim dan temperatur yang lebih tinggi.

Hal itu menyebabkan peningkatan laju respirasi tanaman dan evapotranspirasi, serangan hama yang lebih tinggi, pergeseran flora gulma, dan pengurangan durasi panen.

Untuk mengurangi tantangan tersebut, beberapa perusahaan Taiwan memanfaatkan teknologi dari proyek Smart City yang dipimpin oleh Biro Pengembangan Industri (Industrial Development Bureau atau IDB) pemerintah Taiwan.

Direktur Divisi Industri Teknologi Informasi, Biro Pengembangan Industri, Kementerian Perekonomian Taiwan, Jiunn Shiow Lin mengatakan, industri pertanian Taiwan sedang mengalami transformasi digital.

"Inovasi teknologi pertanian lokal memberdayakan petani untuk melakukan lebih banyak pekerjaan dengan lebih sedikit tenaga dan waktu, mengurangi biaya dan dampak lingkungan dari pestisida, dan memastikan makanan lebih sehat untuk semua,” kata Jiunn dikutip dari siaran pers, Kamis (16/6/2022).

Di lokasi pusat pertanian Taiwan -  Pingtung misalnya, petani buah naga telah mengatasi kekurangan tenaga kerja dengan teknologi canggih dari Dragon Digital Farm Co.

Dengan masa panen tujuh bulan, buah naga membutuhkan pencahayaan yang konsisten sepanjang musim untuk memastikan produksi sepanjang tahun, yanh menyebabkan harga stabil dan margin tinggi.

Berkat sistem inovatif yang menampilkan AIoT, data besar, barcode digital, dan AI, petani telah mengurangi tenaga kerja, mendesentralisasikan musim produksi, dan mampu mengidentifikasi periode panen utama dengan lebih baik.

Pun dengan petani pisang skala besar di Pingtung, yang secara konsisten berjuang melawan penyakit yang dapat menyebabkan penurunan produksi.

Menggunakan aplikasi digital dan presisi, kini petani dapat memantau tanaman di seluruh lahan pertanian dan bertindak cepat untuk mencegah penyebaran penyakit dalam siklus pertanian saat ini dan di masa mendatang.

"Ketika perubahan iklim berlanjut dan populasi global terus meningkat, inovasi teknologi pertanian Taiwan memastikan kesetaraan bagi petani dan berkontribusi pada pembangunan global yang berkelanjutan," katanya lebih lanjut.

Kini sistem pertanian Taiwan telah diekspor ke negara lain termasuk Malaysia dan Indonesia, yang diharapkan akan membawa digitalisasi ke lebih banyak petani dan meningkatkan akses global ke makanan berkualitas tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral TKW di Taiwan Disika Majikan hingga Giginya Rontok, Warganet Murka

Viral TKW di Taiwan Disika Majikan hingga Giginya Rontok, Warganet Murka

Sumbar | Kamis, 16 Juni 2022 | 21:35 WIB

TKW Taiwan Diduga Disiksa Majikan Selama Setahun, Kondisi Wajahnya Memprihatinkan

TKW Taiwan Diduga Disiksa Majikan Selama Setahun, Kondisi Wajahnya Memprihatinkan

Hits | Kamis, 16 Juni 2022 | 21:27 WIB

Thailand Sebentar Lagi Bakal Izinkan Pernikahan Sesama Jenis

Thailand Sebentar Lagi Bakal Izinkan Pernikahan Sesama Jenis

Sumut | Kamis, 16 Juni 2022 | 10:35 WIB

Terkini

Bedak Apa yang Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 7 Rekomendasinya yang Cocok

Bedak Apa yang Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 7 Rekomendasinya yang Cocok

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 13:40 WIB

5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini

5 Urutan Skincare Pagi Hari Pakai Day Cream untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:21 WIB

Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket

Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:17 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Cegah Penuaan Dini, Wajah Bersih dan Cerah

5 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Cegah Penuaan Dini, Wajah Bersih dan Cerah

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:12 WIB

5 Mesin Cuci Otomatis Top Loading Terbaik, Cucian Bersih Tanpa Ribet Mulai Rp2 Jutaan

5 Mesin Cuci Otomatis Top Loading Terbaik, Cucian Bersih Tanpa Ribet Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 12:12 WIB

Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN

Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 11:33 WIB

5 Urutan Skincare Malam Pakai Masker agar Wajah Glowing dan Awet Muda

5 Urutan Skincare Malam Pakai Masker agar Wajah Glowing dan Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 11:15 WIB

Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz

Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 11:12 WIB

Apa Itu Super Shoes? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Maraton

Apa Itu Super Shoes? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Maraton

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 11:11 WIB

Kekayaan Wakil Bupati Tulungagung, Sosok Pengganti Bupati Gatut Sunu?

Kekayaan Wakil Bupati Tulungagung, Sosok Pengganti Bupati Gatut Sunu?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 10:36 WIB