7 Trik Ampuh Menghilangkan Bau Tak Sedap di Dalam Rumah

Vania Rossa

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:29 WIB
7 Trik Ampuh Menghilangkan Bau Tak Sedap di Dalam Rumah
Ilustrasi Rumah Berantakan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagus apa pun desain interior sebuah hunian, sebersih, atau serapi apa pun ruangan-ruangan di rumah, semuanya akan percuma kalau ada bau tidak sedap yang bertahan di dalam rumah. Aktivitas sehari-hari di rumah akan terganggu karena rasa jijik dan tidak nyaman yang dirasakan.

Namun biasanya, rumah yang berbau tidak sedap cenderung kotor dan berantakan. Rumah yang jarang dibersihkan, ditambah dengan kebiasaan-kebiasaan seperti merokok di dalam rumah, memasak makanan dengan bahan berbau menusuk, atau mengonsumsi makanan yang berbau tajam, akan semakin membuat aroma di dalam rumah campur aduk.

Cara paling ampuh untuk menghilangkan bau tidak sedap ini tentunya dengan menghilangkan sumbernya. Hanya saja, prosesnya tidak semudah dengan rajin membersihkan rumah dan menaruh pengharum ruangan. Butuh dilakukan beberapa penyesuaian dan juga kedisplinan dalam membuat aroma rumah menjadi lebih netral dan wangi.

Teknologi juga bisa berperan dalam membuat aroma rumah menjadi lebih nyaman. Yang tak kalah penting, kerja sama dari semua anggota keluarga dan asisten rumah tangga untuk turut menjaga kebersihan rumah bersama-sama. Juga, menghindari aktivitas yang mengundang bau tidak sedap untuk muncul di dalam rumah.

Dekoruma sudah mengumpulkan tujuh trik dan kiat ampuh untuk menghilangkan bau tidak sedap di dalam rumah. Langkah-langkah ini relatif sederhana, bisa dilakukan oleh semua anggota keluarga, dan tentunya mampu menghilangkan aroma-aroma yang menusuk hidung.

1. Pilih Pengharum Ruangan Paling Cocok: Alami vs Buatan
Mulai dengan memilih pengharum ruangan yang paling cocok dengan Anda dan keluarga. Pilihan paling mudah adalah pengharum ruangan konvensional, baik yang berbentuk gantungan atau semprot. Gunakan juga dispenser pengharum ruangan otomatis yang menyemprotkan pengharum ruangan setiap beberapa jam sekali.

Namun, terkadang pengharum ruangan yang terbuat dari bahan-bahan kimia buatan ini bisa terlalu menusuk di hidung. Beberapa orang malah jadi pusing atau mual ketika mencium baunya. Bila begitu, gunakan pengharum ruangan alami.

Kopi adalah salah satu pengharum ruangan alami paling ampuh yang sering digunakan di rumah. Lemon, kemangi, rosemary, atau bahan-bahan alami yang punya aroma yang wangi juga bisa dipilih. Begitu juga lilin aromaterapi atau minyak esensial yang aromanya bisa disesuaikan selera.

2. Buang Sampah Dalam Ruangan Secara Rutin
Salah satu sumber bau tidak sedap yang paling kentara adalah dari tempat sampah. Terutama sampah basah atau organik yang mudah busuk. Sampah yang dibiarkan membusuk dan tidak segera dibuang inilah yang sering kali menyebabkan bau busuk dan amis menyebar ke seluruh ruangan.

baca juga

Tidak hanya bau busuk, sampah yang menumpuk juga akan mengundang hama rumah tangga seperti tikus dan kecoa. Maka dari itu, selalu buang sampah ke luar rumah setiap hari. Lakukan di malam hari sebelum tidur saat sampah sudah terkumpul.

Ada pula tindakan pencegahan lain. Misalnya, menggunakan plastik sampah yang kuat dan dapat ditutup rapat, tempat sampah yang terintegrasi dan bisa ditutup agar baunya tidak menyebar, atau menempelkan penghilang bau dekat tempat sampah.

3. Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan Secara Rutin
Bagi keluarga yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing atau kucing, terutama yang belum terlatih untuk buang air di tempatnya, kotoran hewan peliharaan juga bisa jadi sumber bau tidak sedap yang muncul di dalam rumah.

Selain melatih hewan peliharaan untuk buang air di tempatnya, misalnya anjing di halaman belakang rumah dan kucing di litter box, selalu bersihkan kotoran hewan peliharaan dengan segera apabila mereka masih buang air di dalam rumah. Menunda untuk membersihkannya hanya akan membuat baunya semakin menyebar ke seluruh ruangan. Apalagi kalau kotorannya terkena furnitur yang terbuat dari kain.

Untuk litter box, Anda bisa menggunakan pasir beraroma wangi, serta rutin membuang dan menggantinya. Bahkan, bisa juga menggunakan litter box yang mampu membersihkan secara otomatis bila memiliki budget lebih.

4. Hindari Menjemur Pakaian di Dalam Ruangan
Saat musim hujan dan cucian belum kering, sering kali Anda atau asisten rumah tangga memutuskan untuk menjemur pakaian di dalam ruangan. Trik ini memang efektif untuk membuat baju cepat kering yang mengurangi beban menjemur dan menyetrika keesokan harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Mengapa Lebih Baik Pisah dari Orangtua setelah Menikah

5 Alasan Mengapa Lebih Baik Pisah dari Orangtua setelah Menikah

Your Say | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:45 WIB

Perempuan Keluhkan ART Tidur Siang dan Biarkan Anak Main Sendiri, Tuai Pro Kontra Publik

Perempuan Keluhkan ART Tidur Siang dan Biarkan Anak Main Sendiri, Tuai Pro Kontra Publik

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:24 WIB

Ingin Ganti Cat Rumah, Cari Tahu Dulu Jenis dan Penggunaannya Di Sini

Ingin Ganti Cat Rumah, Cari Tahu Dulu Jenis dan Penggunaannya Di Sini

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×