Chef Arnold Ungkap Sebab Kuliner Indonesia Masih Kalah Populer dari Thailand

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 30 Juni 2022 | 17:10 WIB
Chef Arnold Ungkap Sebab Kuliner Indonesia Masih Kalah Populer dari Thailand
Arnold Poernomo alias Chef Arnold [Instagram]

Suara.com - Kuliner khas Indonesia tersebar di seluruh wilayah mulai dari Sumatera hingga Papua. Tetapi, disayangkan belum banyak restoran maupun brand kuliner lokal Indonesia yang tersebar di luar negeri.

Menurut Celebrity chef Arnold Poernomo, di antara negara Asia Tenggara, kuliner Thailand lebih populer di luar negeri, termasuk di Eropa. 

"Kenapa Thailand lebih banyak? Karena banyak student  banyak pekerja dari Thailand dan mereka komunitasnya lebih besar dibandingkan kita, maka dari itu banyaklah restoran Thailand," kata chef Arnold ditemui di Mangkokku, Mal Sarinah, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Berbeda dengan pelajar ataupun pekerja orang Indonesia yang tinggal di luar negeri. Chef Arnold melihatnya, kebanyakan dari mereka tinggal di luar negeri tidak bertujuan untuk berbisnis.

Chef Arnold [Instagram]
Chef Arnold [Instagram]

"Ngomongin student Indonesia yang datang ke sana, kebanyakan mereka hanya belajar saja bukan untuk bekerja. Mereka kalaupun mau bekerja lebih ke internship di sekolah kuliner yang digeluti," ujarnya.

Menurut Chef Arnold, kuliner khas Bali juga sebenarnya sudah cukup populer di luar negeri. Hanya saja, Thailand lebih dikenal di Eropa juga masakannya lebih dekat dengan cita rasa negara-negara Barat. 

Selain peran aktif masyarakat Indonesia yang berdomisi di luar negeri, CEO and Co-Founder Mangkokku Randy Julius menambahkan bahwa pelaku bisnis kuliner juga sebenarnya perlu dukungan secara politik dari pemerintah.

Sebab, hal tersebut yang dilakukan pemerintah Thailand sejak 2009. Randy mengatakan, pemerintah Thailand sudah punya misi untuk membuat 9 ribu outlet kuliner Thailand di seluruh dunia, baik itu restoran maupun supermarket.

"Sekarang sudah hampir 25 ribu di seluruh dunia. Makanya saya bilang, kalau bisa dari pemerintah juga harus ada support. 2009 itu, pemerintah Thailand bilang mau ada bahan-bahan Thailand di luar, seperti beras rempah. Makanya kalau di Sydney, Melbourne, itu sudah ada farm-nya sendiri," ungkap Randy.

baca juga

Hal berbeda dengan kuliner Indonesia. Apabila bepergian ke Belanda maupun negara lain di Eropa, Randy merasa sulit menemukan bahan baku masakan yang biasanya digunakan pada makanan Indonesia.

"Kita kalau ke Amsterdam, ke Europe nyari cabe itu susah, mau bikin rendang itu enggak bisa, sulit. Gimana bisa makanan Indonesia berkembang karena bahannya enggak ada. Sedangkan Thailand minta seluruh Dubesnya itu jadi marketing, jadi brand ambassador makanan Thailand di setiap negara penugasannya," tutur Randy.

Bukan hanya itu, ia mengungkapkan kalau pemerintaj Thailand juga memiliki program pemberian bantian subsidi bagi warganya yang ingin membuka bisnis kuliner di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlokasi di Apartment Mewah, Gerai Ini Sajikan Makanan Meksiko dengan Cita Rasa Menggoda

Berlokasi di Apartment Mewah, Gerai Ini Sajikan Makanan Meksiko dengan Cita Rasa Menggoda

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 15:59 WIB

Chef Arnold: Orang Indonesia Memang Nggak Bisa Jauh dari Sambal

Chef Arnold: Orang Indonesia Memang Nggak Bisa Jauh dari Sambal

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 14:14 WIB

Pesona Pasar Seafood Pantai Kukup, Liburan Bonus Wisata Kuliner

Pesona Pasar Seafood Pantai Kukup, Liburan Bonus Wisata Kuliner

Your Say | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×