facebook

5 Tips untuk Hadapi Pelakor dengan Cara yang Bijak dan Tetap Elegan

Arendya Nariswari | Yulia Rosdiana Putri
5 Tips untuk Hadapi Pelakor dengan Cara yang Bijak dan Tetap Elegan
Ilustrasi pelakor (Pixabay)

Lima tips untuk Anda yang ingin menghadapi pelakor dengan cara yang bijaksana dan terlihat elegan.

Suara.com - Tidak semua pernikahan yang didambakan akan berjalan dengan lancar tanpa adanya halangan atau masalah. Salah satu masalah dalam pernikahan yang kini sering terjadi adalah adanya orang ketiga atau pelakor.

Dilansir dari laman Everyday Health, ada beberapa tips untuk Anda yang ingin menghadapi pelakor yang merusak rumah tangga. Tanpa menampilkan kesan yang jelek dan dinilai terlalu berlebihan, ini tips menghadapi pelakor dengan elegan.

Tips Hadapi Pelakor dengan Bijak dan Elegan

Ilustrasi selingkuh.[freepik.com]
Ilustrasi selingkuh.[freepik.com]

1. Berfokus pada Fakta

Baca Juga: 5 Tips Menghilangkan Rasa Khawatir yang Patut Kamu Coba

Tidak dapat dielakkan bahwa kabar tentang adanya pelakor akan dimulai dari rumor seseorang atau teman dekat. Namun ada juga yang hanya berasal dari kecurigaan yang sebaiknya dihadapi dengan lebih hati-hati. Kumpulkan fakta dan tidak hanya menuruti rasa curiga yang dimiliki.

2. Menentukan Metode Komunikasi

Jika Anda sudah menemukan banyak fakta yang mendukung bahwa pasangan selingkuh, coba tenangkan diri dahulu. Setelah itu, pikirkan untuk mencari kontak dari orang ketiga yang tengah menjalin hubungan dengan pasangan. Sebaiknya pilih komunikasi secara langsung saja.

3. Pertimbangkan Kondisi Pasangan

Terutama bagi Anda yang sudah bertemu dengan si pelakor atau orang ketiga, mulai pertimbangkan kondisi dari pasangan. Anda harus memikirkan apakah ingin mengatakan bahwa Anda sudah tahu tentang perselingkuhan tersebut. Jangan lupa untuk mengatakannya dengan cara yang tenang.

Baca Juga: Ramai Kasus Perceraian Selebritis, Ini 5 Langkah Mempertahankan Rumah Tangga

4. Memanfaatkan Ahli Hukum

Ada tips yang lainnya yang bisa Anda coba, dengan memanfaatkan mediasi yang sudah disediakan oleh pihak hukum. Namun sebelum mengarah ke hal tersebut, pastikan ada kesinambungan dan persetujuan dari pasangan. Mediasi tidak akan berguna tanpa ada kedua belah pihak.

5. Siapkan Alasan Terbaik

Ketika proses mediasi dilakukan, tentunya ahli akan menanyakan alasan tentang Anda yang menemui orang ketiga tersebut. Mungkin ada momen ketika pasangan mengelak dan menunjukkan wajah tidak bersalah. Siapkan alasan yang terbaik dan berdasarkan pada fakta.

Komentar