Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia

Husna Rahmayunita

Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:11 WIB
Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia
Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. [lirboyo.net]

Suara.com - Setelah program Xpose Uncensored Trans 7 yang tayang beberapa waktu lalu, nama Pondok Pesantren Lirboyo Kediri jadi sorotan publik. Beberapa pihak menganggap tayangan yang menampilkan pondok pesantren tersebut tidak menghargai para ulama dan pihak pesanttran Lirboyo.

Hal ini tentu membuat mata warganet tertuju pada Pondok Pesantren Lirboyo. Tidak sedikit yang jadi penasaran dan mencari tahu profil Pondok Pesantren Lirboyo, termasuk jumlah santri yang menimba ilmu di tempat ini.

Profil dan Jumlah Santri Pondok Pesantren Lirboyo

Pondok Pesantren Lirboyo Kediri berdiri sejak tahun 1910 Masehi, didirikan oleh K.H. Abdul Karim, seorang ulama asal Magelang, Jawa Tengah. Pesantren ini fokus pada pendidikan agama Islam dengan sistem pembelajaran salafiyyah, yakni penekanan pada pendalaman kitab kuning, ilmu fiqih, tauhid, hingga tasawuf.

Setelah K.H. Abdul Karim wafat, Pondok Pesantren Lirboyo dikelola oleh kedua menantunya, K.H. Marzuqi Dahlan dan K.H. Mahrus Aly. Mereka berdua dikenal sebagai sosok yang visioner dalam mengembangkan sistem pendidikan di pesantren ini.

Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. [Instagram/@pondoklirboyo]
Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. [Instagram/@pondoklirboyo]

Kini Ponpres Lirboyo Kediri telah mempunyai 17 unit pesantren, beberapa di antaranya HM Mahrusiyyah, Salafy Terpadu Ar-Risalah, Darussalam, Darussa’adah, Al-Baqoroh, HM Lirboyo, HM Antara, dan Haji Ya’qub.

Pondok Pesantren Lirboyo ini disebut-sebut merupakan ponpres dengan jumlah santri terbanyak di Indonesia. Berdasarkan informasi dari laman NU Online Jatim, jumlah santri di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri saat ini mencapai lebih dari 43.000 santri.

Puluhan ribu santri ini tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia saja, tetapi juga dari berbagai negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, hingga Thailand.

Pondok Pesantren Lirboyo dalam Tayangan Program Xpose Uncensored Trans7

baca juga

Tayangan program televisi Xpose Uncensored Trans7 yang tayang pada tanggal 13 Oktober 2025 kemarin menampilkan potongan video beberapa kiai dari Ponpres Lirboyo dan pesantren lainnya dengan narasi yang dianggap merendahkan martabat lembaga pesantren. Hal ini tentu langsung menjadi sorotan publik.

Reaksi keras datang dari berbagai pihak, termasuk Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur yang menilai tayangan tersebut provokatif dan tidak pantas disiarkan di media publik. Gerakan Pemuda Ansor ini kemudian mendesak Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI untuk mengambil langkah tegas terkait hal ini.

Tidak lama setelah aksi boikot di media sosial, pihak Trans7 pun secara resmi menyampaikan permintaan maaf tertulis kepada keluarga besar Ponpres Lirboyo. Mereka mengakui adanya kelalaian dalam proses produksi serta menyatakan penyesalan yang mendalam atas dampak negatif yang muncul dari tayangan tersebut.

“Sehubungan dengan tayangan/pemberitaan mengenai Pondok Pesantren Lirboyo yang telah ditayangkan di program ‘Xpose Uncensored’ TRANS7, pada tanggal 13 Oktober 2025, kami telah melakukan review dan tindakan-tindakan atas keteledoran yang kurang teliti sehingga merugikan Keluarga Besar PP. Lirboyo,” ujar isi tulisan permintaan maaf yang diposting di Instagram @officialtrans7.

“TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat. Kami juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ujar isi tulisan tersebut lebih lanjut.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Andi Chairil selaku Direktur Produksi Trans7 kembali menyampaikan permohonan maaf dan mengambil langkah tegas berupa pemutusan kerja sama dengan Rumah Produksi terkait.

Pihak Trans7 juga menyampaikan akan melaksanakan agenda bersilaturahmi dan meminta maaf secara langsung bersama Pimpinan Pondok Pesantran Lirboyo.

Pihak KPI juga langsung menindaklanjuti kasus ini dengan menjatuhkan sanski berupa penghentian sementara terhadap program Xpose Uncensored  karena dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS).

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tayangan Xpose Uncensored Menuai Protes, Trans7 Didemo Massa

Tayangan Xpose Uncensored Menuai Protes, Trans7 Didemo Massa

Foto | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:01 WIB

Desak Permintaan Maaf Disiarkan Seminggu, PWNU DKI Tebar Ancaman Ini jika Trans7 Tak Penuhi Tuntutan

Desak Permintaan Maaf Disiarkan Seminggu, PWNU DKI Tebar Ancaman Ini jika Trans7 Tak Penuhi Tuntutan

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:50 WIB

Dianggap Cederai Ilmu Agama, Begini Sejarah Panjang Ponpes Lirboyo dan Tokoh Ulama Besarnya

Dianggap Cederai Ilmu Agama, Begini Sejarah Panjang Ponpes Lirboyo dan Tokoh Ulama Besarnya

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:27 WIB

Terkini

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:27 WIB

Pencarian Masih Berlangsung, Bantuan Mengalir untuk Lima Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Pencarian Masih Berlangsung, Bantuan Mengalir untuk Lima Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:24 WIB

×