Penyelidikan Dugaan Perundungan yang Dilakukan Meghan Markle Terhadap Pegawai Istana Selesai, Apa Hasilnya?

Risna Halidi

Selasa, 12 Juli 2022 | 12:32 WIB
Penyelidikan Dugaan Perundungan yang Dilakukan Meghan Markle Terhadap Pegawai Istana Selesai, Apa Hasilnya?
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/meghan_markle_page)

Suara.com - Kabarnya nama Meghan Markle telah dibersihkan dalam dugaan kasus perundungan yang diduga ia lakukan kepada dua orang staf pegawai Istana yang ramai diberitakan beberapa waktu lalu.

Hal tersebut muncul setelah pihak Istana Buckingham mengumumnya rencana untuk merahasiakan hasil penyelidikan yang menyeret nama istri Pangeran Harry tersebut.

Seorang teman Duchess of Sussex mengungkapkan bahwa Meghan dan suaminya telah melupakan insiden tersebut dan mengindikasikan bahwa keduanya telah mengetahui sesuatu yang tidak diketahui publik.

"Meghan adalah atasan yang adil dan tidak pernah menggertak siapa pun yang bekerja untuknya di istana sejak awal," kata sumber tersebut kepada US Weekly, dikutip Suara.com dari New Idea, Selasa (12/7/2022).

"Meghan senang namanya telah dibersihkan dari tuduhan pencemaran nama baik. Dia dan Harry berharap bisa melupakan insiden itu dan dengan senang hati melanjutkan hidup mereka di Montecito."

Meghan sendiri selalu membantah tuduhan klaim tersebut, yang pertama kali muncul pada Maret 2021. Pengacara Meghan menyebut tuduhan itu sebagai "kampanye kotor yang telah direncanakan".

Sebelumnya, dua staf senior Kerajaan Inggris mengajukan keluhan tentang perilaku Meghan. Salah satunya adalah mantan sekretaris komunikasi Meghan - Jason Knauf, yang mengajukan klaim pertama pada Oktober 2018.

Seorang ajudan mengatakan adanya "kekejaman dan manipulasi emosional", sementara seorang karyawan lain yang bekerja dengan Meghan saat dia menjadi bangsawan senior melaporkan merasa pernah "dipermalukan".

Meghan dengan keras membantah tuduhan tersebut sejak mereka muncul di internet pada tahun 2021. Tim hukum Meghan kemudian menyebut waktu tuduhan itu muncul bertepatan dan bertujuan untuk merusak reputasi Meghan.

baca juga

Tim hukum Meghan juga menyebut tuduhan itu disengaja "digunakan oleh Istana Buckingham untuk menjajakan narasi yang sepenuhnya salah" tentang Meghan sebelum dia berbicara secara terbuka di TV AS.

Pada saat itu, Istana Buckingham mengumumkan pihaknya merasa "sangat prihatin" tentang tuduhan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan internal yang dipimpin oleh tim hukum independen.

Saat ini penyelidikan telah selesai, dan dilaporkan bahwa perubahan telah dilakukan pada kebijakan internal untuk staf kerajaan – tetapi detailnya tetap tersembunyi.

Istana Buckingham telah memilih untuk merahasiakan perubahan dan rincian penyelidikan tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang transparansi seputar staf kerajaan dan protokol istana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Harry Terharu Sekaligus Sedih, Putranya Archie Panggil 'Grandma Diana' Sebagai Kosa Kata Barunya

Pangeran Harry Terharu Sekaligus Sedih, Putranya Archie Panggil 'Grandma Diana' Sebagai Kosa Kata Barunya

Batam | Selasa, 05 Juli 2022 | 10:46 WIB

Peramal Australia Sebut Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle akan Segera Kandas

Peramal Australia Sebut Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle akan Segera Kandas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juni 2022 | 12:08 WIB

Pakar Keluarga Kerajaan Ungkap Dugaan Penghinaan terhadap Meghan Markle, Ada Apa?

Pakar Keluarga Kerajaan Ungkap Dugaan Penghinaan terhadap Meghan Markle, Ada Apa?

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×