Bisa Enggak Sih Gaji Lulusan Baru di Jakarta Bisa Hidup Nyaman? Begini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika

Senin, 25 Juli 2022 | 17:00 WIB
Bisa Enggak Sih Gaji Lulusan Baru di Jakarta Bisa Hidup Nyaman? Begini Penjelasannya
Ilustrasi pekerjaan. (Pexels/Rawpixel)

Suara.com - Sebagai Ibukota, Jakarta sering menjadi tujuan bagi para lulusan baru karena dianggap menawarkan banyak kesempatan. Maka tidak heran banyak lulusan baru dari berbagai daerah mengicar sejumlah posisi pekerjaan di Jakarta.

Meski demikian, untuk bisa hidup dan tinggal di Jakarta juga sebenarnya tidak terlalu murah. Lantas, apakah gaji para lulusan baru bisa mencukupi kebutuhan kehdiupan di Jakarta?

Dalam sebuah laporan terbarunya, iPrice, website pembanding harga terkemuka di Asia Tenggara, telah melakukan studi untuk mengetahui posisi entry-level yang dapat hidup nyaman di Jakarta juga membuat panduan estimasi biaya hidup per bulan berdasarkan beberapa jenis gaya hidup

Dalam laporan tersebut, iPrice, telah mengalkulasi estimasi pengeluaran bulanan seorang pekerja entry-level di Jakarta. Mereka menemukan 3 jenis gaya hidup yang dapat dijalani oleh para lulusan baru yaitu:

Gaya Hidup Entry Level. (Dok: iPrice)
Gaya Hidup Entry Level. (Dok: iPrice)
  1.  Gaya hidup mewah dengan pengeluaran per bulan mencapai Rp12,03 juta
  2. Gaya hidup menengah dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp5,29 juta
  3. Gaya hidup hemat yang dengan pengeluaran per bulan sebesar Rp3,57 juta

Bila data estimasi pengeluaran bulanan tersebut dibandingkan dengan pendapatan masing-masing posisi entry-level, nampaknya bahkan posisi Junior UX Designer yang memiliki pendapatan tertinggi sekalipun belum dapat tinggal dengan nyaman mengikuti gaya hidup mewah di Jakarta.

"Tetapi, bila posisi ini mengikuti gaya hidup menengah maka mereka justru dapat menyimpan sisa pendapatannya hingga 38% atau sebesar Rp3,37 juta. Hal yang sama juga terjadi pada posisi Junior Data Analyst dan Associate Product Manager yang masih dapat menyimpan masing-masing 37% (Rp3,09 juta) dan 36% (Rp3,02 juta) dengan mengikuti gaya hidup menengah," ujar Content Marketing Indonesia, Rifda Aufa Putri Nurazlya.

Rifdah dalam laporannya mengatakan, bahwa terdapat 5 posisi entry-level yang memiliki dana cukup namun hanya dapat menyimpan kurang dari 30% pendapatannya dengan gaya hidup menengah yaitu Digital Marketing Associate, Junior UI Designer, Junior Software Engineer, Junior Front-end Developer dan SEO Associate.

Sedangkan 2 posisi entry-level dengan pendapatan terendah, Junior Content Writer dan Social Media Officer, masih membutuhkan Rp508 ribu untuk bisa mengikuti gaya hidup menengah. Hal ini bukan berarti pendapatan kedua posisi ini tidak mencukupi biaya hidup di Jakarta, karena mereka masih dapat bertahan dan menyimpan 25% dari pendapatan mereka atau sebesar Rp1,21 juta bila mengikuti gaya hidup hemat.

"Sebetulnya, setiap posisi bahkan dapat menyimpan pendapatan mereka lebih banyak dari estimasi iPrice bila mereka mengatur secara detail pengeluaran yang mereka perlukan untuk menetap di Jakarta,"kata Rifdah

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Tak Punya Uang di Perantauan, Empat Warga Luar Jogja Dringkus Polisi di Sleman

Ngaku Tak Punya Uang di Perantauan, Empat Warga Luar Jogja Dringkus Polisi di Sleman

Jogja | Senin, 25 Juli 2022 | 15:05 WIB

5 Wanita Muda Sukses Indonesia 2022

5 Wanita Muda Sukses Indonesia 2022

Jakarta | Senin, 25 Juli 2022 | 13:42 WIB

5 Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan Multitasking

5 Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan Multitasking

Your Say | Senin, 25 Juli 2022 | 10:18 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×