Agar Tidak Sakit Hati, Ini 7 Langkah Hadapi Kritik dengan Lapang Dada

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 12:47 WIB
Agar Tidak Sakit Hati, Ini 7 Langkah Hadapi Kritik dengan Lapang Dada
Ilustrasi ikhlas dan lapang dada menerima kritik. (pexels)

Suara.com - Kritik biasanya disampaikan kepada seseorang agar dapat memperbaiki kekurangan yang dimilikinya. Kritik ini sendiri bisa ditujukan kepada orang maupun sebuah karya.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika cara orang menyampaikan kritiknya terkadang salah. Beberapa orang saat menyampaikan kritiknya, terkadang menggunakan kata-kata yang kasar. Padahal, hal tersebut bisa membuat perasaan orang yang dikritik menjadi terluka.

Bagi seseorang yang menerima kritik juga memang sulit. Apalagi, jika orang tersebut telah melakukan yang terbaik untuk karyanya. Mereka yang menerima kritik sering sakit hati, bahkan putus asa setelahnya. Namun, ketika kritik tersebut ditolak, orang tersebut justru dibilang sombong lupa diri.

Ilustrasi ikhlas dan lapang dada menerima kritik. (freepik/@wayhomestudio)
Ilustrasi ikhlas dan lapang dada menerima kritik. (freepik/@wayhomestudio)

Untuk menghadapi hal tersebut, seseorang harus bisa mencoba menerima kritik tanpa dibawa perasaan. Melansir laman Hindustantimes, dibutuhkan langkah-langkah khusus untuk bisa menerima kritik dengan cara yang sehat, di antaranya sebagai berikut.

1. Dengarkan kritik tersebut

Cara pertama menghadapi kritik yaitu dengan mendengarkannya. Usahakan untuk tidak menyela, berdebat, atau mengoreksi selama orang lain menyampaikan kritik. Jika orang tersebut telah selesai menyampaikan kritiknya, baru sampaikan poin-poin atau alasan karya atau sikap yang dibuat. Namun, penting juga untuk menyampaikannya tanpa menyalahkan kritik yang disampaikan.

2. Kenali perbedaan sebuah kritik

Tidak semua kritik itu sama. Ada sebuah kritik bersifat membangun. Terkadang ada saja yang memang berniat untuk menjatuhkan. Untuk itu, penting mengetahui perbedaan kritik yang disampaikan. Jika memang bersifat baik dan membangun dapat diterima. Namun, jika memang bersifat menjatuhkan bisa mengabaikannya.

3. Jangan tegang ketika menerima kritik

Ketika menerima sebuah kritik, usahakan untuk tidak terlalu tegang. Hal tersebut hanya akan membuat tubuh mengalami stres ketika menerima kritik.

4. Berani bertanggung jawab

Cara sehat untuk menerima kritik yaitu mengakui kesalahan yang dilakukan. Berusaha juga untuk bertanggung jawab terhadap kesalahan. Hal tersebut akan membuat perasaan menjadi lebih baik. Orang lain juga akan melihat adanya keinginan untuk memperbaiki diri.

5. Jangan dengarkan jika hanya memicu emosi

Jika memang kritik yang diberikan hanya akan memicu emosi, lebih baik untuk mengabaikan hal tersebut. Usahakan untuk menjauhkan hal-hal yang berhubungan dengan kritik. Setelah perasaan sudah jadi lebih baik, baru bicarakan apa yang masih kurang sehingga bisa menerima kritik tersebut.

6. Jelaskan usaha yang telah dilakukan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Mencuci Piring di Tengah Duka: Belajar Ikhlas dari Aktivitas Sederhana

Mencuci Piring di Tengah Duka: Belajar Ikhlas dari Aktivitas Sederhana

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 13:20 WIB

Perankan CEO Galak di Series Ikhlas Paling Serius, Kimberly Ryder Jadikan Pelampiasan Emosi

Perankan CEO Galak di Series Ikhlas Paling Serius, Kimberly Ryder Jadikan Pelampiasan Emosi

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 21:40 WIB

Bukan Instan, Kimberly Ryder Ungkap Perjuangan Lewati Fase Marah hingga Ikhlas Lepas Edward Akbar

Bukan Instan, Kimberly Ryder Ungkap Perjuangan Lewati Fase Marah hingga Ikhlas Lepas Edward Akbar

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 21:00 WIB

Ramai Kritik, Sepi Perubahan: Mengapa Menjatuhkan Kekuasaan Tak Cukup?

Ramai Kritik, Sepi Perubahan: Mengapa Menjatuhkan Kekuasaan Tak Cukup?

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi

Prabowo Harus Diturunkan? Kritik Keras Saiful Mujani soal Ancaman Konstitusi dan Demokrasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:36 WIB

Bungkam Suara: Saat Kebebasan Berbicara Malah Menjadi Senjata Makan Tuan

Bungkam Suara: Saat Kebebasan Berbicara Malah Menjadi Senjata Makan Tuan

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 11:50 WIB

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi

News | Selasa, 21 April 2026 | 17:03 WIB

Terkini

Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya

Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:30 WIB

Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap

Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:39 WIB

Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan

Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:26 WIB

7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah

7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:05 WIB

8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu

8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba

Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:34 WIB

7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi

7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam

Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:35 WIB

3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres

3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:05 WIB

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB