Suara.com - Penampilan sosok Ibu Negara, Iriana Jokowi sering kali mencuri perhatian. hal itu terlebih ketika ia sedang melaksanakan tugas negara.
Dirinya memiliki gaya busana yang khas yakni sederhana namun tetap modis. Bahkan karena pilihan gaya busana ini, tak sedikit warganet yang terkejut kala melihat sosok Iriana memakai sandal Hermes seharga Rp12 Juta saat upacara peringatan HUT ke-77 RI beberapa waktu lalu.
Tak disangka, kini Iriana kembali tertangkap kamera mengenakan sandal heels yang sama ketika menemani Presiden Jokowi bertandang ke Kamboja. Keduanya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41 serta beberapa agenda lainnya pada 10-13 November.
Melalui akun Instagramnya, Jokowi, sang presiden mengunggah foto dirinya dan Ibu Negara ketika hendak berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Menemani Presiden Jokowi yang memakai setelan jas abu-abu, Iriana tampil anggun dengan kebaya putih dipadu batik cokelat.
Mempercantik penampilan, ia menambahkan selendang dan kipas dengan motif batik senada dengan roknya. Iriana juga memakai kain tipis warna soft pink sebagai penutup kepala.
Untuk menunjang penampilan, ibu tiga anak ini memilih heels Hermes andalannya. Diketahui alas kaki tipe Hermes Oasis Sandal warna hitam tersebut terbuat dari kulit kambing.
Selain itu, sandal ini juga memiliki tinggi yang cukup yakni 5 cm. Bagian hak tersebut terbilang unik lantaran seolah terbuat dari gelas kaca.
Soal harga, menurut laman resmi Hermes, Oasis sandal ini kini dibanderol dengan harga 880 dollar atau setara dengan Rp13 Juta. Harga ini naik dari beberapa bulan lalu lantaran perbedaan kurs rupiah.
Pemilihan sandal yang terlihat simpel saat dikenakan ini justru menunjang konsep sederhana namun modis milik Iriana. Tak sedikit warganet yang memuji penampilannya.
Seorang warganet menulis, "Cantik nian Ibu Iriana. Pakai busananya sederhana tapi elegan dan elok dilihat."
"Pakaian Ibu Iriana bagus. Semangat, Pak Jokowi," puji warganet lainnya.
"Masya Allah, cantik banget Ibu Negara," tambah warganet yang berbeda.