Denise Chariesta Ungkap RD dan Istri Sah Tak Cerai Demi Anak, Bijakkah Mempertahankan Pernikahan karena Alasan Ini?

Dinda Rachmawati Suara.Com
Sabtu, 19 November 2022 | 16:16 WIB
Denise Chariesta Ungkap RD dan Istri Sah Tak Cerai Demi Anak, Bijakkah Mempertahankan Pernikahan karena Alasan Ini?
Body Goals Denise Chariesta (Instagram/denisechariesta91)

6. Membuat pilihan hubungan yang lebih cerdas dan kecil kemungkinannya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga,

7. Memiliki hubungan yang lebih baik dengan kedua orang tua,

8. Kurang aktif secara seksual saat remaja,

9. Lebih kecil kemungkinannya mengalami kehamilan remaja,

10. Alami gaya hidup yang lebih aman secara finansial untuk anak-anak.

Namun, jika pernikahan Anda penuh konflik, perceraian akan menguntungkan anak-anak Anda dalam banyak hal. Di bawah ini adalah beberapa alasan yang terbaik untuk mengakhiri pernikahan dengan konflik tinggi.

ilustrasi anak (pexels/Kindel Media)
ilustrasi anak (pexels/Kindel Media)

1. Anda akan menjauhkan anak-anak Anda dari kecemasan yang ditimbulkan oleh konflik orang tua mereka.

2. Anak-anak perlu memiliki hubungan yang hangat, penuh kasih, dan suportif dengan orang tua. Orang tua yang mengeluarkan anak mereka dari lingkungan yang sangat berkonflik dan penuh kekerasan, berarti mereka berusaha menunjukkan kepada anak bahwa mereka dicintai dan didukung.

3. Kebutuhan dasar seorang anak meliputi perasaan aman dan nyaman. Menceraikan pasangan yang melakukan kekerasan berarti Anda memastikan kebutuhan dasar itu terpenuhi.

Baca Juga: Begini Pesan Mr. Black untuk Denise Chariesta

4. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar kekerasan dalam rumah tangga menderita secara perkembangan dan tidak menjalin keterikatan dengan orang tua. Ada tingkat “keterikatan yang tidak teratur” yang lebih tinggi di antara anak-anak ini.

5. Anak-anak yang dibesarkan dalam konflik tinggi dapat menjadi sangat waspada dalam menanggapi konflik atau ancaman yang dirasakan. Berada di sekitar kekerasan dan konflik dapat menyebabkan anak menjadi bermusuhan dan agresif dalam berurusan dengan orang lain.

Pada dasarnya, ketika menyangkut perceraian dan anak-anak, orang tua harus melakukan apa yang mereka tahu demi kepentingan terbaik anak mereka. Dalam kasus pernikahan konflik rendah, yang terbaik adalah menjaga keutuhan keluarga.  

Sebaliknya, dalam kasus pernikahan dengan konflik tinggi dan kekerasan, anak-anak pasti akan merasa lebih baik jika orang tua mereka bercerai. Pada akhirnya pilihan ada di tangan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI