Suara.com - Hunian yang sehat dan bersih adalah hunian yang punya sistem ventilasi ideal dan optimal. Ventilasi di rumah bukan hanya soal memasang pintu dan jendela saja, tetapi juga bagaimana memosisikan pintu dan jendela agar sirkulasi udaranya maksimal. Kemudian, fitur-fitur sirkulasi tambahan lainnya.
Sirkulasi udara yang optimal di dalam rumah membawa sejumlah manfaat bagi penghuninya. Suhu rumah jadi lebih dingin dan terasa adem. Udara segar dan angin pun masuk dari jendela yang dibuka. Kemudian, pergantian udara dan masuknya sinar matahari berpengaruh positif terhadap kesehatan fisik penghuni rumah.
Saat berada di dalam rumah, penghuni tidak akan terasa sesak atau pengap. Sirkulasi udara yang optimal akan mencegah bagian dalam rumah menjadi lembap dan berdebu. Secara umum, rumah akan terasa lebih terang dan sejuk. Mengurangi penggunaan lampu dan pendingin ruangan untuk listrik yang lebih hemat.
Pemilik tanaman hias yang ditaruh di dalam rumah pun juga akan merasakan manfaatnya. Tanaman mendapat udara dan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh subur. Semakin membuat suasana di dalam rumah segar, sejuk, dan asri.
Maka dari itu, bila rumah Anda terasa panas, pengap, berdebu, dan tidak nyaman secara keseluruhan, mungkin salah satu masalahnya ada pada sistem ventilasi dan sirkulasi udaranya yang kurang optimal. Untuk mengatasinya, Dekoruma sudah mengumpulkan lima cara ampuh yang bisa dilakukan pemilik rumah agar sirkulasi udara pada huniannya bisa lebih optimal.
Buka Pintu dan Jendela Secara Berkala
Pintu dan jendela bisa dikatakan sebagai ventilasi udara yang paling mendasar dan harus ada pada sebuah bangunan rumah. Hanya saja, kalau pintu dan jendela selalu ditutup sepanjang hari, percuma saja. Apalagi kalau pintu dan jendela di rumah sudah berukuran besar.
Mulailah rutin membuka pintu dan jendela selama pagi sampai sore hari. Dengan begitu, udara yang terperangkap di dalam rumah bisa keluar dan tergantikan dengan udara segar dari luar. Langkah ini juga akan membuat rumah lebih terang dan sejuk sehingga dapat meminimalisir penggunaan elektronik.
Dinding Roster, Ventilasi yang Jadi Dekorasi
Selain pintu dan jendela, dinding juga bisa dijadikan titik untuk mengoptimalkan sirkulasi udara. Dinding roster dengan desain berlubangnya membuat udara dan angin bisa berhembus dan berputar dengan lebih optimal. Roster juga akan jadi elemen dekorasi yang menawan.
Roster biasanya dipasang di balkon, baik pada fasad rumah atau di belakang rumah. Roster juga bisa difungsikan sebagai partisi ruangan. Terutama pada bagian pertemuan area indoor dan outdoor hunian yang menjadi jalan dari masuknya udara ke dalam.
Memasang Kipas Angin Pada Beberapa Ruang
Kalau posisi dan jumlah jendela kurang bisa membuat sirkulasi udara menjadi lebih baik, Anda bisa menggunakan alat bantu tambahan seperti kipas angin. Pasanglah kipas angin plafon (celling fan) di ruangan yang sering jadi tempat berkumpul banyak orang, seperti ruang keluarga atau ruang tengah.
Sementara itu, area dapur dan kamar mandi bisa menggunakan exhaust fan. Keduanya akan mempercepat sirkulasi udara di luar dengan menghisap udara di dalam ruangan dan membuangnya ke luar. Dengan begitu bagian dalam rumah terasa lebih segar dan sejuk.
Menerapkan Sistem Ventilasi Silang