6 Makanan Khas Natal di Indonesia, Lezatnya Otentik

Rima Sekarani Imamun Nissa

Selasa, 13 Desember 2022 | 12:00 WIB
6 Makanan Khas Natal di Indonesia, Lezatnya Otentik
Ilustrasi sajian klappertaart (Envato Elements)

Suara.com - Seperti hari raya lainnya, Natal juga juga disambut dengan berbagai kuliner khas, termasuk di Indonesia. Terdapat sederet makanan khas Natal di Indonesia yang rasanya selalu bikin kangen.

Natal sendiri erat citranya dengan nuansa hangat, waktu berkumpul bersama anggota keluarga, dan liburan akhir tahun. Tidak heran jika ada beberapa makanan sengaja dibuat untuk menemani momen indah ini.

1. Ayam Rica-Rica

Ayam rica-rica adalah salah satu makanan khas Natal di Indonesia yang mudah sekali ditemukan di Manado. Rasa pedas dan nikmat menjadikan sajian ini cocok sekali dengan nuansa Desember yang dingin serta kehangatan bersama keluarga.

2. Babi Panggang Karo

Sajian babi panggang Karo juga tidak bisa dilewatkan jika berbicara mengenai kuliner khas Natal di Indonesia. Jika Anda berada di area Sumatera Utara saat momen Natal tiba, Anda wajib mencicipi kelezatan babi panggang ini. Sensasi perpaduan bumbu kecap manis, daun serai, dan bawang putih terasa sempurna di setiap gigitannya.

3. Klappertaart

Siapa tak kenal klappertaart? Makanan khas Manado yang satu ini dibuat dari perpaduan telur, terigu, gula, mentega, kelapa, susu, serta taburan bubuk kayu manis, kombinasi sempurna untuk nuansa Natal yang hangat dan manis. Sajian ini juga diberi taburan kacang almond untuk menambah tekstur dan cita rasanya sehingga dijamin memanjakan lidah.

4. Kue Bagea dari NTT

baca juga

Sedikit bergeser ke area Nusa Tenggara Timur, salah satu makanan khas yang disajikan saat Natal adalah kue bagea. Kue ini terbuat dari kacang tanah, kacang kenari, dan sagu. Renyah saat digigit, lumer di dalam mulut, dan memiliki rasa gurih manis yang paling dominan. Cocok jadi teman minum teh atau kopi.

5. Pa'plong dari Suku Toraja

Pa’plong merupakan salah satu makanan khas dari suku Toraja di Sulawesi Selatan dan andalan masyarakat Toraja saat Natal tiba. Berbahan dasar daun miana yang dicampur daging babi atau ayam, rasanya makin sempurna dengan tambahan rempah. Keunikan muncul pada proses memasakknya, yakni menggunakan bambu yang dibakar.

6. Sup Brenebon dari Minahasa

Terakhir, ada sup brenebon yang berasal dari Minahasa. Sup ini menjadi sangat identik dengan perayaan Natal di Sulawesi Utara dan biasa disajikan untuk menghangatkan badan.

Cukup menarik bukan, makanan khas Natal di Indonesia yang disebutkan di atas? Tertarik mencobanya? Anda bisa berkunjung ke lokasi tersebut untuk memperoleh rasa otentik dari setiap masakan yang disebutkan tadi!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Kuliner Enak di Bantul, Otentik, Nikmat dan Murah!

4 Rekomendasi Kuliner Enak di Bantul, Otentik, Nikmat dan Murah!

Jogja | Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:57 WIB

5 Rekomendasi Kuliner Khas Gunungkidul Yogyakarta, Dijamin Bikin Lidah Bergoyang

5 Rekomendasi Kuliner Khas Gunungkidul Yogyakarta, Dijamin Bikin Lidah Bergoyang

Lifestyle | Rabu, 30 November 2022 | 13:30 WIB

Deretan Kuliner Ekstrem di Jogja, Siapa yang Berani Makan?

Deretan Kuliner Ekstrem di Jogja, Siapa yang Berani Makan?

Jogja | Selasa, 29 November 2022 | 14:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×