Megawati Minta Perempuan Indonesia Jadikan Dirinya Sebagai Contoh, Gimana Sih Cara Tentukan Panutan?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 11 Januari 2023 | 10:40 WIB
Megawati Minta Perempuan Indonesia Jadikan Dirinya Sebagai Contoh, Gimana Sih Cara Tentukan Panutan?
Megawati berpidato dalam acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyebut kalau perempuan Indonesia masa kini telah berbeda dengan zamannya dulu. Lain dengan dirinya, menurut Megawati, perempuan saat ini justru lebih banyak dandan.

Ia juga menyampaikan kalau seharusnya para perempuan bisa menjadikan sosok Megawati sebagai panutan.

"Secara kuantitatif kualitatif kenapa perempuan kita tidak seperti dulu pada masa perjuangan, saya sendiri bingung apa salahnya? padahal saya sendiri kalau mau dijadikan contoh kan bisa ya," ujar Megawati dalam pidato politiknya saat acara Hari Ulang Tahun ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Megawati di acara HUT ke-50 PDI Perjuangan  (YouTube/KOMPASTV)
Megawati di acara HUT ke-50 PDI Perjuangan (YouTube/KOMPASTV)

Di sisi lain, ia mendorong perempuan Indonesia harus ikut maju. Hanya saja berbicara sesuai dengan budaya seni dan budaya Indonesia.

Menurut psikoterapis Amerika Serikat Mayra Mendez, setiap orang memang wajar untuk memiliki panutan di setiap tahap kehidupan. Hal tersebut bisa terjadi secara alami dan terus berkembang seiring bertambahnya usia.

Misalnya, orang terdekat cenderung menjadi panutan bagi anak-anak, seperti orang tua, kakak, atau pengasuh lainnya. Saat remaja dan makin tumbuh besar, anak akan memilih seseorang yang dianggap memiliki nilai-nilainya yang pantas dikagumi.

“Itu bisa jadi seseorang yang mengajari Anda nilai-nilai atau memperkuat nilai-nilai yang penting bagi Anda, yang dapat membantu Anda mengatasi kekecewaan, tantangan, dan kesuksesan hidup,” jelas Mendez dikutip dari Health US News.

Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Untuk menentukan sosok panutan, Mendez menyarankan untuk mempelajari sebanyak mungkin tentang bagaimana cara seseorang itu berhasil. Jika mengagumi seseorang seperti orang tua atau guru, tanyakan bagaimana dia mencapai tujuan pribadi dan profesionalnya serta bagaimana cara menangani tantangan dan kekecewaan.

Jika panutan itu memang seseorang yang dikenal tetapi tidak dekat, seperti rekan kerja atau kolega, beri tahu dia untuk ingin belajar dari pengalamannya dan tawarkan untuk mengajaknya minum kopi atau makan siang.

baca juga

“Pada titik tertentu dalam hidup, begitu mereka mencapai tingkat kesuksesan tertentu, kebanyakan orang ingin meneruskan apa yang telah mereka pelajari,” kata psikoterapis Amerika Serikat Anita Gahdia-Smith.

Bila panutan itu seorang selebriti atau orang terkenal lainnya bisa sering dapat mempelajari tentang bagaimana mereka mencapai kesuksesan dan menangani tantangan melalui artikel, buku, juga wawancara TV.

Direktur Pusat Kepemimpinan Universitas Northwestern Adam Goodman juga menyarankan, memiliki panitan tidak harus memiliki profesi yang sama dengan yang dicita-citakan. Dari pada itu, sebenarnya lebih penting untuk memilih panutan yang memiliki keterampilan atau sifat yang ingin dikembangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato Megawati Soal Capres Non-Partai Disebut Sindir NasDem, Pengamat: Nggak Maksud Buat Satu Partai, Itu Refleksi

Pidato Megawati Soal Capres Non-Partai Disebut Sindir NasDem, Pengamat: Nggak Maksud Buat Satu Partai, Itu Refleksi

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:26 WIB

Megawati Dianggap Konsisten Mempermalukan Jokowi, Buntut Kelakar soal Presiden Kasihan Tanpa PDIP

Megawati Dianggap Konsisten Mempermalukan Jokowi, Buntut Kelakar soal Presiden Kasihan Tanpa PDIP

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:31 WIB

Terpopuler Lifestyle: Megawati Ngaku Cantik dan Berkarisma, Ferry Irawan Ngamuk Gak Dikasih Jatah

Terpopuler Lifestyle: Megawati Ngaku Cantik dan Berkarisma, Ferry Irawan Ngamuk Gak Dikasih Jatah

Lifestyle | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:15 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×