Apakah Puasa Syaban Diperbolehkan? Begini Penjelasan Lengkapnya

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 08:34 WIB
Apakah Puasa Syaban Diperbolehkan? Begini Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi Puasa (Unsplash)

Suara.com - Apakah puasa Syaban diperbolehkan? Ini pertanyaan yang cukup sering ditanyakan oleh sejumlah Muslim yang ingin bayar hutang puasa Ramadhan.

Seperti yang kita ketahui, bulan Syaban ini merupakan bulan kedelapan atau bulan dalam kalender Hijriah yang tepat berada sebelum bulan Ramadhan. Bulan Syaban pun dijadikan moment bagi umat muslim untuk menyambut Ramadhan.

Lalu bagi yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan, apakah puasa Syaban diperbolehkan? Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini penjelasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

Melaksanakan Puasa di Bulan Syaban

Pada bulan Syaban, setiap muslim hukumnya boleh melaksanakan sejumlah amalan sunah. Salah satunya yaitu amalan puasa sunah. Dari banyaknya amalan puasa sunah, melaksanakan puasa Syaban adalah salah satu amalan puasa yang sangat dianjurkan.

Selain itu, pada bulan Syaban juga diperbolehkan untuk melaksanakan puasa qadha Ramadhan bagi yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan.

Bahkan Rasulullah SAW sangat senang melaksanakan puasa pada bulan Syaban. Dalam Nihayatul Zein, Syeikh Nawawi al-Bantani menyampaikan mengenai anjuran puasa Syaban yang bunyinya seperti berikut ini:

"Puasa Syaban (disunahkan) karena Rasulullah SAW menyukai puasa pada bulan itu. Siapa yang puasa Syaban, dia akan memperoleh syafaat Rasulullah SAW di hari akhirat kelak."

Selain itu, anjuran puasa Syaban juga tertuang dalam sebuag hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang bunyi hadisnya sebagai berikut:

Baca Juga: Menu Buka Puasa Simple dan Segar, Resep Sop Mangga Cuma Empat Bahan!

Dari Aisyah ra berkata: "Aku tidak melihat Rasulullah SAW puasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan dan aku tidak melihat melihat beliau banyak puasa kecuali pada bulan Syaban." (HR Imam Bukhori)

Aturan Puasa Syaban

Meski boleh melaksanakan puasa di bulan Syaban, namun sebelum menajalankan puasa di bulan Syaban pastikan mengetahui aturannya. Pasalnya, dalam sebuah hadits menyebutkan bahwa haram hukumnya menunaikan puasa Syaban usai memasuki pertengahan bulan Syaban. 

Hal ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah ra. Adapun bunyi hadisnya sebagai berikut:

Artinya: "Ketika Syaban sudah melewati separuh bulan, maka janganlah kalian berpuasa."

Berdasarkan hadits di atas, maka haram hukumnya puasa Syaban jika dilaksanakan saat sudah melewati pertengahan bulan Syaban atau dari tanggal 16 Syaban sampai masuk Ramadhan. Puasa Syaban ini harus dimulai sebelum masuk tanggal tersebut yaitu mulai dari tanggal 1-15 Syaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI