Benarkah Pacar Toxic Bisa Berubah?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 21 Februari 2023 | 20:25 WIB
Benarkah Pacar Toxic Bisa Berubah?
Ilustrasi hubungan toxic relationship.[Pexels/Vera Arsic]

Suara.com - Istilah pacar toxic sering disematkan kepada kekasih yang menunjukan perasaan sayangnya dengan cara salah dan berlebihan. Misalnya, terlalu mengekang, banyak melarang, membatasi lingkungan sosial, hingga melakukan tindak kekerasan.

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) tercatat bahwa dari 10 ribu kasus kekerasan yang pernah dialami oleh perempuan selama 2022, sebanyak 1.151 di antaranya dilakukan oleh pacar.

Sayangnya, meski sudah sampai tahap kekerasan, tak jarang perempuan masih ragu meninggalkan pasangannya dengan alasan mampu mengubah pacar yang toxic tersebut. Benarkah pacar yang toxic bisa berubah lebih baik?

Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/AlexGreen)
Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/AlexGreen)

"Sebetulnya apakah manusia bisa berubah kalau punya perliaku toxic, kalau saya bilang bisa, tergantung dari kadar toxic-nya. Kalau memang akan berubah, berapa lama bisa berubah," kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan Eni Widiyanti saat media talk di kantor KemenPPPA beberapa waktu lalu. 

Eni menyampaikan, korban juga tentu perlu kesabaran untuk menunggu kekasihnya menghilangkan sikap toxic tersebut. 

"Sejauh mana korban akan punya kesabaran waktu untuk mengharapkan perubahan itu. Akan jadi suatu pertimbangan panjang, karena ketika harapannya berubah ternyata gak berubah-berubah," imbuhnya.

Untuk membantu pacar toxic menghilangkan perilaku buruknya, Eni menyarankan, sebagai kekasih bisa dengan mengajaknya berkonsultasi ke psikolog maupun psikiater. Sebab, kebanyakan pacar toxic bisa jadi memiliki trauma di masa lalu yang membuatnya jadi sulit kepada orang lain.

"Toxic relationship memang ketika didalami ternyata pelaku punya trauma di masa lalu. Punya pengalaman masa kecil, misalnya di-bully, sehingga punya trust issue. Karena sulit percaya orang lain, jadi perempuan yang jadi pacarnya dirasa selalu bohong, gak setia sehingga punya perilaku membatasi. Wujud kasih sayangnya jadi toxic," paparnya.

Apabila, pacar toxic tersebut sampai melakukan tindak kekerasan, baik fisik, psikis maupun verbal, Eni mengingatkan sebaiknya menjauh dari pasangan seperti itu atau bahkan melaporkannya ke KemenPPPA lewat hotline 129. 

baca juga

Sebab, dari kebanyakan kasus yang telah terjadi, pelaku KDRT bisa saja melakukan kekerasan lebih dari satu kali.

"KDRT gak bisa ditolerir. Bahkan kekeran verbal dimata KemenPPPA juga tidak benar, jadi sudah termasuk kekerasan. Apalagi secara psikis, secara fisik. Istilahnya kekerasan untuk sayang itu gak ada. Ekspresi sayang dengan kekerasan itu gak ada," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja Wajib Tahu! Begini Ciri-Ciri Pacar Toxic: Posesif dan Suka Mukul

Remaja Wajib Tahu! Begini Ciri-Ciri Pacar Toxic: Posesif dan Suka Mukul

Lifestyle | Jum'at, 17 Februari 2023 | 20:32 WIB

Fitur Baru WhatsApp Akan Lebih Mudah Blokir Teman Toxic

Fitur Baru WhatsApp Akan Lebih Mudah Blokir Teman Toxic

Tekno | Minggu, 15 Januari 2023 | 14:05 WIB

Venna Melinda Sudah Ingin Cerai Sebelum KDRT Terjadi, Ini Cara Keluar dari Hubungan Toxic

Venna Melinda Sudah Ingin Cerai Sebelum KDRT Terjadi, Ini Cara Keluar dari Hubungan Toxic

Lifestyle | Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:15 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×