Calon Pemimpin Masa Depan, Gen Z dan Milenial Perlu Tahu Cara Tangkal Hoaks dan Propaganda

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 07 April 2023 | 21:15 WIB
Calon Pemimpin Masa Depan, Gen Z dan Milenial Perlu Tahu Cara Tangkal Hoaks dan Propaganda
Sejumlah awak media mengikuti simulasi proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) akan berlangsung pada bulan Februari 2024. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), August Mellaz mengajak generasi muda untuk berantas hoaks dan propaganda. Apalagi jelang Pemilu 2024, setidaknya lebih dari 100 juta pemilih muda Indonesia berpotensi menentukan arah dan nasib bangsa ke depan.

Generasi muda yang melek teknologi dan berpikiran terbuka menjadi aktor utama menyaring berita hoaks dan propaganda yang beredar di masyarakat. Agar Pemilu dapat berlangsung dengan damai, sejuk serta menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Berdasarkan data penduduk potensial pemilih yang dihimpun Kementerian Dalam Negeri, sekitar 206.462.767 orang yang akan andil dalam pemilu nanti. Sekitar 55-60 persen dari total merupakan generasi muda.

Meski memiliki potensi suara yang sangat besar, tetapi ada kekhawatiran bahwa pemilih pemula (kisaran usia 17-21 tahun) justru tidak mau memilih alias golput. August menyebutkan, penyebabnya karena tingkat kepercayaan terhadap lembaga partai politik pada tahun 2021 terlihat rendah.

Sejumlah awak media mengikuti simulasi proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah awak media mengikuti simulasi proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Hanya tercatat 32.67% anak muda percaya kepada Partai Politik. Inilah yang dikhawatirkan. Generasi milenial dan Z ini melek teknologi tapi apatis terhadap politik,” katanya saat menghadiri webinar bertajuk Jadilah Pemilih Pemula Cerdas yang diadakan Yayasan Lentera Anak bersama Universitas Mercu Buana pada 1 April lalu, dikutip pada Kamis (6/4/2023).

Kendati begitu, August tidak menafikan memang adanya ketidakpuasan generasi muda sebesar 52,7 persen terhadap partai politik karena belum berhasil mewakili aspirasi masyarakat.

Padahal, kata August, pemilu menjadi momentum yang penting karena setiap negara di dunia membutuhkan regenerasi siklus kepemimpinannya. Pasalnya, generasi milenial merupakan pemangku kepentingan yang sesungguhnya. Karena itu, memilih pemimpin yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan generasi milenial dan generasi z mereka menjadi hal yang penting.

Ancaman Hoaks dan Propaganda

Sebuah studi mengungkapkan kalau generasi muda cenderung memilih pasangan pemimpin yang aktif memberikan informasi melalui media sosial karena dianggap menarik juga mudah dijangkau sebagai sumber informasi utama.

baca juga

Kendati demikian hal yang menjadi permasalahan adalah sebagian besar informasi yang beredar di media sosial tidak bisa dipertanggungjawabkan. Setidaknya 92,40 persen merupakan hoaks dan konten propaganda. Hal ini tentunya menjadi ancaman besar bagi dunia politik dan kepemimpinan negara.

Maka dari itu penting adanya kecakapan digital dan berpikir kritis oleh generasi muda agar lebih berhati-hati dan santun dalam beropini. Serta membagikan suatu informasi atau berita yang sudah pasti akan validitasnya.

Diharapkan generasi muda bisa berpikiran terbuka dan melek politik sebagai peran penting dalam menyaring kebenaran suatu informasi yang valid juga bias, agar layak untuk dibagikan ke khalayak lebih luas lagi.

Dengan kecakapan digital yang sudah dimiliki, kaum muda mampu menyebarkan dan menjaga nilai-nilai toleransi atas persaingan politik, sehingga pemilu dapat dimaknai sebagai sarana integrasi bangsa. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambyar! Pembagian Amplop Berlogo PDIP di Sumenep Divonis Bukan Pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu

Ambyar! Pembagian Amplop Berlogo PDIP di Sumenep Divonis Bukan Pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu

Kotak Suara | Jum'at, 07 April 2023 | 16:26 WIB

Revisi UU ASN Masuk Prolegnas 2023, Honorer K2 Maluku Utara Sebut Hanya Nyanyian Semu Untuk Raih Suara di Pemilu 2024

Revisi UU ASN Masuk Prolegnas 2023, Honorer K2 Maluku Utara Sebut Hanya Nyanyian Semu Untuk Raih Suara di Pemilu 2024

Garut | Jum'at, 07 April 2023 | 15:10 WIB

Partainya Tidak Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024, Sekjen Partai Berkarya: Tidak Ada Logikanya, Kami Takkan Diam!

Partainya Tidak Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024, Sekjen Partai Berkarya: Tidak Ada Logikanya, Kami Takkan Diam!

Kotak Suara | Jum'at, 07 April 2023 | 14:09 WIB

Terkini

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Cara Menghentikan SMS Penawaran dan Spam Judi Online di HP, Ikuti Tips Ini

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

×