Yudo Andreawan Viral Diduga Jadi Penguntit, Perempuan Perlu Tahu Cara Lindungi Diri Ini

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 14 April 2023 | 15:53 WIB
Yudo Andreawan Viral Diduga Jadi Penguntit, Perempuan Perlu Tahu Cara Lindungi Diri Ini
Ilustrasi stalker alias penguntit. (pixabay/beauty_of_nature)

Suara.com - Perilaku Yudo Andreawan yang menguntit dokter gigi dengan alasan cinta meresahkan banyak orang. Ditambah beberapa kali ia berbuat onar di ruang publik dan merusak klinik. Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan saat dikuntit agar aman?

Sosok Yudo Andreawan sangat terobsesi pada seorang dokter gigi bernama Paras. Namun caranya mendekati Pasas sangatlah meresahkan, dan membuat perempuan tersebut ketakutan karena diteror dengan pesan pribadi bertubi-tubi.

Tidak hanya itu, viral di Twitter Yudo juga rela datang ke tempat kerja Paras hingga merusak klinik tersebut, hanya demi mendapatkan nomor telepon pujaan hatinya.

Yang tak habis pikir, Yudo juga ikut meneror orang terdekat Paras hingga berkhayal akan segera menikahi perempuan tersebut dan membuat grup WhatsApp koordinasi.

Ilustrasi Stalker (Pexels/Victor)
Ilustrasi Stalker (Pexels/Victor)

Mengutip CBS News, Jumat (14/4/2023) Pakar Perilaku Penguntit sekaligus Psikolog Kepolisian, Kris Mohandie mengatakan respon paling banyak dilakukan korban penguntit yakni mengabaikan, mengancam hingga berharap pelaku pergi.

Tapi sayangnya, menurut Mohandie cara ini tidak cukup karena biasanya penguntit sudah melanggar batas normal, hingga membuat targetnya merasa tidak aman dan ketakutan.

Berikut ini cara menghadapi penguntit yang bisa dilakukan menurut Mohandie:

1. Jangan Abaikan Perilaku Stalker

Mengabaikan stalker atau penguntit sangat berbahaya, apalagi sampai berbicara dan terlibat aktivitas langsung dengan penguntit. Sehingga jika merasa sudah tidak nyaman segera berbicara dengan keamanan atau petugas kepolisian.

baca juga
Yudo Andreawan. (Dok: Twitter/Istimewa)
Yudo Andreawan. (Dok: Twitter/Istimewa)

2. Aktif Melindungi Diri

Meski dirasa sulit tapi cara terbaik melindungi diri dari penguntit yakni menghindari semua kontak langsung. Cara ini menurunkan risiko bila penguntit berniat melakukan aksi nekat.

"Meningkatkan langkah-langkah keamanan dalam hidup mereka, seperti kunci, alarm, dan kamera keamanan," jelas Mohandie.

3. Memberi Tahu Orang Sekitar

Di sini memerlukan keberanian meminta bantuan orang lain jika merasa sudah kewalahan. Beri tahu orang sekitar seperti orangtua, kerabat dan sahabat. Tujuannya agar sewaktu-waktu Anda tidak bisa dihubungi, mereka bisa mencurigai penguntit tersebut.

4. Kumpulkan Semua Barang Bukti

Bisanya stalker berusaha menghubungi targetnya karena ingin bisa lebih dekat. Namun jika tindakan sudah melebihi batas, dan meresahkan, segera ambil tindakan mendokumentasikan perilaku penguntit tersebut.

Dokumentasi ini nantinya bisa digunakan sebagai bukti ke pihak berwajib. Semakin banyak barang bukti, semakin kuat untuk memperkarakan penguntit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Paras Trauma Usai Dikejar Yudo Andreawan, Netizen: Jadi Ancaman

Dokter Paras Trauma Usai Dikejar Yudo Andreawan, Netizen: Jadi Ancaman

Bandung | Jum'at, 14 April 2023 | 15:25 WIB

Ramai Yudo Andreawan Suka Ngamuk di Tempat Umum, Sang Teman Ungkap Keluarganya Sudah Lepas Tangan

Ramai Yudo Andreawan Suka Ngamuk di Tempat Umum, Sang Teman Ungkap Keluarganya Sudah Lepas Tangan

Lifestyle | Jum'at, 14 April 2023 | 14:30 WIB

Yudo Andreawan Akui Tak Bisa Kendalikan Emosi tapi Bukan Maniak Tukang Marah, Tanda Intermittent Explosive Dissorder?

Yudo Andreawan Akui Tak Bisa Kendalikan Emosi tapi Bukan Maniak Tukang Marah, Tanda Intermittent Explosive Dissorder?

Lifestyle | Jum'at, 14 April 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Gibran Perintahkan Sekolah Aktifkan UKS dan Gandeng Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla

Gibran Perintahkan Sekolah Aktifkan UKS dan Gandeng Puskesmas Hadapi Dampak Karhutla

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:19 WIB

Debu Krakatau Mereda, Sekolah di Lampung Normal Lagi Langsung Gelar Salat Istisqa

Debu Krakatau Mereda, Sekolah di Lampung Normal Lagi Langsung Gelar Salat Istisqa

Lampung | Jum'at, 11 September 2026 | 08:15 WIB

Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses

Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 08:09 WIB

6 Cara Membuat Wajan Stainless Steel Baru agar Anti Lengket, Begini Triknya

6 Cara Membuat Wajan Stainless Steel Baru agar Anti Lengket, Begini Triknya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 08:08 WIB

Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah

Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:07 WIB

Bank Jago Catat Kredit Rp26,6 Triliun pada Semester I-2026, Tumbuh 24 Persen

Bank Jago Catat Kredit Rp26,6 Triliun pada Semester I-2026, Tumbuh 24 Persen

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:04 WIB

KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG

KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 07:59 WIB

Sindikat BBM Ilegal di Jambi Terbongkar: 8 Tersangka Ditangkap, 22,8 Ton Minyak Disita!

Sindikat BBM Ilegal di Jambi Terbongkar: 8 Tersangka Ditangkap, 22,8 Ton Minyak Disita!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 07:59 WIB

Pajak SPP-TDLN Berlaku: Jangan Buat Konsumen Jadi Kambing Hitam

Pajak SPP-TDLN Berlaku: Jangan Buat Konsumen Jadi Kambing Hitam

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 07:50 WIB

Tecno Bawa AI ke Tablet, MEGAPAD 2 untuk Produktivitas dan SE 2 Jadi Teman Belajar

Tecno Bawa AI ke Tablet, MEGAPAD 2 untuk Produktivitas dan SE 2 Jadi Teman Belajar

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 07:45 WIB

×