Lebih Parah Dari Baby Blues, Ketahui Kondisi Depresi Postpartum Pada Ibu

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 11:05 WIB
Lebih Parah Dari Baby Blues, Ketahui Kondisi Depresi Postpartum Pada Ibu
ilustrasi depresi (freepik.com/mrmohock)

Suara.com - Proses persalinan bukanlah sebuah hal yang mudah dilalui bagi seorang ibu. Hal ini karena melahirkan sendiri memiliki risiko besar bagi para ibu, termasuk bertaruh nyawa.

Namun, tantangan bagi para ibu tidak hanya sampai di sana. Pasalnya, setelah melahirkan juga masih banyak tantangan yang dialami seorang ibu. Hal ini karena banyak ibu yang nyatanya alami depresi pasca melahirkan. Apalagi, jika memang kehamilan tersebut tidak diinginkan.

Sekjen PB IDI sekaligus Dokter Spesialis Obstetri and Ginekologi, Dr Ulul Albab, SpOG mengatakan, angka kehamilan di Indonesia cukup besar yakni sekitar 17,5 persen. Akibat dari hal tersebut, banyak ibu yang alami depresi postpartum usai melahirkan.

“Sekitar 17,5 persen ada kehamilan tidak dikehendaki, hal ini menyebabkan ibu alami depresi postpartum. Bahkan, Di Indonesia angka kejadian bisa mencapai 50 sampai 70 persen pada wanita pasca persalinan,” ucap Dr Ulul Albab, dalam media briefing secara daring, Kamis (3/8/2023).

Ilustrasi gambar apa itu baby blues. (freepik)
Ilustrasi gambar apa itu baby blues. (freepik)

Depresi postpartum ini tidak bisa dianggap remeh, Pasalnya, depresi ini akan membuat gangguan suasana hati yang menyebabkan para ibu depresi. Bahkan, kejadiannya bisa berlangsung cukup lama hingga 2-6 minggu pasca melahirkan.

Psikolog Klinis, Nuran Abdat, M.Psi menjelaskan kondisi depresi postpartum ini memang mirip seperti baby blues. Namun, ini lebih parah karena kondisi lanjutan dari baby blues itu.

“Kondisi depresi postpartum ini mirip dengan baby blues, tapi kondisi lanjutan jadi lebih parah. Biasanya depresi postpartum akan berlangsung lebih lama dengan gejala yang berbeda dan lebih parah,” jelas Nuran.

Kondisi baby blues

Untuk baby blues, kemungkinan ibu akan mengalami berbagai masalah seperti perubahan emosi, sedih, mudah lupa, gampang tersinggung, sering menangis, gangguan tidur, hingga alami kecemasan.

baca juga

Kondisi depresi postpartum

Sementara untuk depresi postpartum, ibu berisiko alami berbagai hal di antaranya sebagai berikut.

  • Depresi postpartum bisa muncul saat ibu masih hamil.
  • Durasinya cukup lama karena bisa berlangsung 2 minggu sampai 1 bulan. Bahkan, untuk kasus parah, ibu bisa alami depresi postpartum hingga 1 tahun.
  • Perasaan sedih dan putus asa berlebihan hingga perubahan suasana hati secara ekstrem.
  • Tidak memiliki harapan.
  • Tidak merasa berguna dan penurunan harga diri.
  • Cemas berlebihan.
  • Gangguan pola makan.
  • Mudah marah dan meledak-ledak.
  • Rasa lelah berlebihan hingga malas beraktivitas sepanjang waktu.
  • Sulit membangun ikatan pada bayi.
  • Ada keinginan menyakiti diri sendiri atau bayi.
  • Adanya rasa ingin bunuh diri atau bayinya sendiri.

Tidak hanya pada ibu, kondisi depresi postpartum ini juga bisa memengaruhi bayi. Jika ibu alami depresi postpartum, bayi memiliki kemungkinan alami masalah seperti keterlambatan kemampuan kognitif, psikologi, neurologi, dan motoriknya. Mereka juga sering rewel sebab kurangnya perhatian dari ibu.

Pencegahan

Sebab kondisi bahaya tersebut, Nuran menyarankan untuk adanya pencegah agar mencegah gejala yang berbahaya itu. Nuran menjelaskan, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ibu alami depresi postpartum, di antaranya sebagai berikut.

  1. Mengedukasi diri mengenai kondisi psikologis dan fisiologis saat hamil. Penting juga untuk ketahui upaya menempatkan rasa stres dengan bijak.
  2. Melatih relaksasi dengan latihan pernapasan serta meditasi. Ini akan membantu menempatkan pikiran emosi dengan baik.
  3. Jalin komunikasi dan kegiatan bersama pasangan dengan baik.
  4. Turut serta dalam kelompok dukungan ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan di masa kehamilan dan pasca melahirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Kecanduan Nonton Film Bokep Sejak Kecil, Ternyata Berisiko Sebabkan Depresi!

Anak Kecanduan Nonton Film Bokep Sejak Kecil, Ternyata Berisiko Sebabkan Depresi!

Lifestyle | Jum'at, 28 Juli 2023 | 15:28 WIB

Nonton Film Bokep Bisa Bikin Depresi? Begini Fakta Sederet Studi

Nonton Film Bokep Bisa Bikin Depresi? Begini Fakta Sederet Studi

Lifestyle | Rabu, 26 Juli 2023 | 11:25 WIB

Kronologi Pria Depresi di Pekon Ampai Dibunuh Ayah Kandung dan Kakaknya Sendiri

Kronologi Pria Depresi di Pekon Ampai Dibunuh Ayah Kandung dan Kakaknya Sendiri

Lampung | Selasa, 25 Juli 2023 | 14:51 WIB

Terkini

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

News | Senin, 14 September 2026 | 12:52 WIB

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:50 WIB

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:46 WIB

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:45 WIB

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

×