Salut! Siswa JIS Kembangkan Software Bantu Nelayan Berlayar Tanpa Solar

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 24 Agustus 2023 | 14:52 WIB
Salut! Siswa JIS Kembangkan Software Bantu Nelayan Berlayar Tanpa Solar
Jefferson Sunjoto, seorang siswa dari Jakarta Intercultural School (JIS). (Dok. Istimewa)

Suara.com - Jefferson Sunjoto, seorang siswa dari Jakarta Intercultural School (JIS), berhasil menginnovasikan sebuah perangkat lunak yang menggabungkan tenaga angin dan tenaga surya untuk menggerakkan perahu layar tanpa ketergantungan pada energi surya.

Potensi teknologi ini tidak hanya terbatas pada pengurangan polusi udara, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Mereka dapat berlayar tanpa harus bergantung pada pasokan bahan bakar surya yang harganya terus meningkat.

"Teknologinya memang mahal di awal, tetapi banyak penghematan di akhir karena perahu bisa bergerak tanpa bahan bakar solar. Keuntungan lain, tak ada polusi," kata Jeff dalam ketearngannya baru-baru ini. 

Jefferson Sunjoto, seorang siswa dari Jakarta Intercultural School (JIS). (Dok. Istimewa)
Jefferson Sunjoto, seorang siswa dari Jakarta Intercultural School (JIS). (Dok. Istimewa)

Dia menyampaikan hasil penelitiannya di Jakarta Scholar Symposium (JSS) yang diadakan di Soehana Hall, Energy Building Jakarta pada tanggal 23 Agustus 2023. JSS adalah organisasi nirlaba independen yang memberikan peluang kepada generasi muda Indonesia untuk menghadapi isu-isu global terkini.

Jefferson adalah salah satu dari sepuluh siswa yang berpartisipasi dalam JSS Volume II dengan tema 'Computing for the Future' tahun ini. Siswa-siswa ini berasal dari Jakarta Intercultural School (JIS) dan British School Jakarta (BSJ).

Selama acara tersebut, para peserta JSS memaparkan gagasan tentang bagaimana teknologi komputer dapat mengatasi tantangan dalam masyarakat. Gagasan-gagasan ini dapat dikembangkan lebih lanjut demi kemaslahatan bersama.

Jefferson, yang berada di kelas XII, mengungkapkan bahwa ide penelitiannya muncul setelah membaca tentang kapal kargo yang menggunakan tenaga angin. Ide ini berkembang menjadi gagasan untuk menciptakan teknologi yang mengintegrasikan tenaga angin dan tenaga surya sebagai cadangan jika angin tiba-tiba berhenti saat hujan.

Semua perangkat yang diciptakan oleh Jeff dikendalikan secara otomatis melalui teknologi komputer. Data-data dimasukkan ke dalam komputer untuk menggerakkan perahu secara otomatis.

Dia membandingkan keuntungan dari penggunaan tenaga angin dengan tenaga surya. Pertama, tidak ada polusi karena tidak ada penggunaan bahan bakar surya. Kedua, ada penghematan biaya karena tidak perlu membeli bahan bakar.

baca juga

"Program perputaran layar dibuat untuk selalu memaksimalkan energi dan kekuatan. Kecepatan kapal bervariasi, bisa mencapai 20-25 knots atau 23-29 mph tergantung arah angin," kata anak lelaki yang akrab dipanggil Jeff tersebut.

Dalam kontras, perahu yang menggunakan energi surya menghasilkan emisi karbondioksida sebanyak 130 ton, 26 kali lebih tinggi daripada emisi yang dihasilkan oleh mobil.

Melihat potensi keunggulan perahu yang menggunakan tenaga angin dan surya, Jeff sangat antusias untuk menerapkan penemuan ini dalam skala nyata. Dia berencana untuk mengujicobakan teknologinya pada perahu nelayan berukuran 5x6 meter.

Teknologi ini juga mencakup pemasangan panel surya yang tahan air laut dan mampu menyimpan energi dalam 2 baterai dengan kapasitas 2,2 kwh, yang dapat bertahan hingga 5 jam. Kapasitas baterai dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Jeff berharap dapat berkolaborasi dengan perguruan tinggi atau lembaga penelitian untuk mengembangkan teknologinya lebih lanjut sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada para nelayan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdayakan Nelayan di Cilacap, PLN Bantu Konversi Kapal Lawas Jadi Kapal Listrik

Berdayakan Nelayan di Cilacap, PLN Bantu Konversi Kapal Lawas Jadi Kapal Listrik

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 18:02 WIB

Warga Kampung Bayam Tolak Pindah dari Sekitar JIS saat Piala Dunia U-17, Tetap Tinggal di Tenda!

Warga Kampung Bayam Tolak Pindah dari Sekitar JIS saat Piala Dunia U-17, Tetap Tinggal di Tenda!

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 14:19 WIB

Tak Dapat Hunian Setelah Digusur Pembangunan JIS, Warga Kampung Bayam Ajukan Gugatan ke PTUN DKI Jakarta

Tak Dapat Hunian Setelah Digusur Pembangunan JIS, Warga Kampung Bayam Ajukan Gugatan ke PTUN DKI Jakarta

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:40 WIB

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:38 WIB

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:35 WIB

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:34 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:30 WIB

Kisah Almeyda Nayara: Tak Menyangka Hobi Bikin Konten Membuka Jalan Raih Beasiswa

Kisah Almeyda Nayara: Tak Menyangka Hobi Bikin Konten Membuka Jalan Raih Beasiswa

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:29 WIB

×