Apa Itu Mitoni, Tradisi Jawa yang Prediksi Anak Kedua Aurel Hermansyah Berjenis Kelamin Laki-Laki

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 12 September 2023 | 14:56 WIB
Apa Itu Mitoni, Tradisi Jawa yang Prediksi Anak Kedua Aurel Hermansyah Berjenis Kelamin Laki-Laki
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di acara tujuh bulanan. [Instagram]

Suara.com - Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah sudah mengumumkan jenis kelamin anak kedua mereka akan berjenis kelamin perempuan. Namun siapa sangka, saat menjalani upacara tradisi Jawa dan tujuh bulanan kehamilan Aurel atau mitoni, prediksi jenis kelamin anak mereka ternyata berbeda.

Melalui acara pecah kendi diprediksi kalau si jabang bayi akan berjenis kelamin lelaki. Padahal hasil USG telah dinyatakan kalau anak kedua pasangan itu akan perempuan.

"Prediksi menurut nenek moyang kita adalah laki-laki kalau ujung kendinya utuh. Itu kan zaman dulu karena belum ada alat-alat canggih," ucap pemandu acara tersebut.

Sementara itu, Atta dan Aurel hanya bisa tersenyum bahagia mendengar prediksi anaknya laki-laki meski kemungkinannya kecil karena hasil USG dokter yang kebanyakan akurat menyebut anak mereka perempuan.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah bersama Baby Ameena di acara tujuh bulanan. [Instagram]
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah bersama Baby Ameena di acara tujuh bulanan. [Instagram]

Mitoni sendiri merupakan tradisi perayaan usia kehamilan ke-7 bulan dalam tradisi Jawa. Dikutip dari situs Pemkot Surakarta, mitoni berasal dari kata pitu yang berarti tujuh. Biasanya, masyarakat Jawa melakukan tradisi tersebut khususnya pada anak pertama.

Diadakannya mitoni dengan tujuan agar calon ibu dan calon bayi mendapatkan keselamatan sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa. Kemudian, adanya mitoni dapat menjadi sarana silaturahmi bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan pecah kendi termasuk salah satu rangkaian dalam tradisi tersebut. Dalam mitoni memang terdapat beberapa macam jenang yang dijadikan pelengkap, yakni jenang abang, jenang putih, jenang kuning, jenang ireng, jenang waras, dan jenang sengkolo.

Selain itu, mitoni juga menggunakan sajian tumpeng, lauk pauk pelengkap, buah-buahan, kembang setaman, serta berbagai jenis dedaunan.

Namun, mitoni di beberapa daerah memiliki rangkaian acara yang berbeda-beda. Umumnya mitoni diawali dengan upacara siraman. Tujuannya untuk membersihkan kotoran yang melekat pada tubuh ibu hamil serta dapat membersihkan hati dan jiwa.

Siraman dalam istilah Jawa bertujuan untuk ngruwat sukerta atau membuang kesialan. Air yang diambil berasal dari 7 sumur berbeda. Sebenarnya, hal ini dilakukan sebagai edukasi kepada masyarakat agar lebih mencintai dan merawat bumi dengan baik, diantaranya menjaga sumber mata air.

baca juga

Kemudian, ganti busana atau pakaian sebanyak 7 kali. Setiap berganti pakaian, tetua akan menanyakan kepada tamu undangan “wis pantes durung?” yang artinya “sudah pantas belum?". Kemudian, tamu undangan akan menjawab “durung” atau “belum” sampai pada kain yang terakhir atau ketujuh.

Selanjutnya, prosesi brojolan, yakni melepaskan dua buah kelapa muda gading. Kelapa tersebut diberi gambar tokoh wayang Kamajaya dan Kamaratih. Keduanya melambangkan jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Perumpamaan dalam buah kelapa gading juga menjadi simbol bahwa orang tua sudah siap menerima apapun jenis kelamin buah hati mereka. Selain itu, acara ini memiliki makna supaya nantinya bayi dapat terlahir dengan lancar dan selamat.

Sebagai penutup acara, diadakan dodol atau jualan rujak. Aneka macam buah-buahan, seperti nanas, mangga muda, belimbing, bengkuang, kedondong, jambu, dicampur dengan bumbu bercita rasa asam, manis, pedas. Dodol rujak dilakukan oleh calon ibu dengan membawa wadah untuk menampung hasil jualan. Uang yang digunakan berupa kreweng atau potongan tanah liat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denise Chariesta Ajak Bicara Janinnya, Malah Dicibir Netizen: Pasti Sakit ya Dibuang Mentah-Mentah Sama JK

Denise Chariesta Ajak Bicara Janinnya, Malah Dicibir Netizen: Pasti Sakit ya Dibuang Mentah-Mentah Sama JK

Entertainment | Selasa, 12 September 2023 | 14:53 WIB

Gagal Move On? Thariq Halilintar Terciduk Cuekin Aaliyah Massaid, Sibuk Nunduk Main HP

Gagal Move On? Thariq Halilintar Terciduk Cuekin Aaliyah Massaid, Sibuk Nunduk Main HP

Entertainment | Selasa, 12 September 2023 | 14:34 WIB

Atta Halilintar Tak Datang ke Ultahnya, Denise Chariesta Kecewa Berat Merasa Dibohongi

Atta Halilintar Tak Datang ke Ultahnya, Denise Chariesta Kecewa Berat Merasa Dibohongi

Entertainment | Selasa, 12 September 2023 | 11:55 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×