Kisah Inspiratif: Berhenti Jadi PNS Demi Tahu Bulat, Pria Ini Sukses Punya Penghasilan Rp4 Miliar Pertahun

Dinda Rachmawati

Jum'at, 15 September 2023 | 19:05 WIB
Kisah Inspiratif: Berhenti Jadi PNS Demi Tahu Bulat, Pria Ini Sukses Punya Penghasilan Rp4 Miliar Pertahun
Dodi Effendi Pebisnis Tahu Bulat Beromzet Miliaran (YouTube/Naik Kelas)

Suara.com - Tahu bulat dan sotong masih menjadi penganan favorit banyak orang hingga saat ini. Meski harganya yang murah meriah, siapa sangka jika pebisnis tahu bulat dan sotong bisa mengantongi miliaran pertahunnya?

Ya, peluang inilah yang coba dimanfaatkan Dodi Effendi, pria asal Ciamis, Jawa Barat yang merupakan seorang mantan PNS. Lantas bagaimana kisah suksesnya hingga bisa menghasilkan omzet fantastis hanya dari tahu bulat dan sotong? Berikut ulasannya. 

Dodi mengungkap, jika sejak masa kuliah, dirinya memang sudah memiliki minat pada dunia wirausaha. Namun saat itu, peluang bekerja menjadi abdi negara datang hingga ia fokus bekerja menjadi seorang PNS hingga tahun 2014.

Namun, Dodi mengatakan jika ia pernah mendengar seorang Ustaz soal kewirausahaan. Dia berkata jika apapun profesinya, kita tetap harus berniaga dan memiliki hasil dari perdagangan.

Dodi Effendi Pebisnis Tahu Bulat Beromzet Miliaran (YouTube/Naik Kelas)
Dodi Effendi Pebisnis Tahu Bulat Beromzet Miliaran (YouTube/Naik Kelas)

"Jadi waktu masih jadi PNS, saya merintis beberapa usaha di antaranya pabrik tahu. Maka sekian tahun setelah merintis produk tahu, sepertinya menjanjikan nih karena dari waktu ke waktu terus berkembang, permintaan banyak," tambahanya. 

Namun, karena saat itu masih bekerja menjadi PNS, Dodi merasa dirinya kurang optimal mengurus pekerjaannya dan bisnis pabrik tahu miliknya. Sementara keduanya tentu membutuhkan konsentrasi dan fokus yang baik. 

Ia pun menimbang untuk keluar dari pekerjaannya. Terlebih hal tersebut didukung oleh orangtuanya. Tepat ketika tahu bulat mulai booming di tahun 2014 Dodi pun berhenti menjadi seorang PNS. 

Bersama rekan-rekannya, Dodi membuat tahun bahan, yakni bahan setengah jadi untuk pembuatan tahu bulat. Dua tahun memproduksi tahu bahan, ia pun mulai melangkah dengan mengolah tahu bahan menjadi tahu bulat seiring permintaan yang semakin meningkat.

Dodi Effendi Pebisnis Tahu Bulat Beromzet Miliaran (YouTube/Naik Kelas)
Dodi Effendi Pebisnis Tahu Bulat Beromzet Miliaran (YouTube/Naik Kelas)

Dodi mulai membenahi sistem produksi. Hingga usahanya kini semakin berkembang. Dalam satu hari, pabrik tahu milik Dodi yang dinamakan Macakal bahkan menghabiskan hingga 2 ton kedelai dan menghasilkan 200-250 tahun bulat yang didistribusikan ke sebagian besar pulau Jawa hingga Sumatera.

baca juga

Sempat Mengalami Kegagalan

Usaha Dodi pun tak selalu berjalan lancar. Ada masanya ia menghadapi para mitra yang kurang baik, berhutang, sulit membayar bahkan kabur ntah ke mana. Hingga ia tak memiliki uang tunai dan hutang ratusan juta di supplier.

"Jadi setiap hari tahu terus diproduksi tapi kita punya hutang ke supplier dan lain-lain sampai mikir gimana ni hutang kita ratusan juta. Order ada. Uangnya ga ada," pungkasnya.

Ketika booming tahu bulat 2015-2016, pabriknya juga mendapatkan banyak permintaan, tapi ia memaksakan. Sayangnya karena hal tersebut, kualitas jadi menurun karena pengawasannya kurang.

Untuk mengatasi sederet permasalahan itu, Dodi pun membentuk tim dan kembali pelajar menjalankan bisnisnya. Ia juga melakukan seleksi secara ketat mitra dan agen yang biasa mengambil produk dari pabriknya.

"Maka solusinya harus diseleksi lagi nih secara ketat. Karena kita butuh mereka, harus sebaik-baiknya komunikasi. Dipilihkan yang kira-kira layak, yang masih nermitra hutangnya gede ditegur, ditagih, mulai ga dikasih barang. Ada yang sadar, ada yang malah kabur," ucapnya sambil tertawa.

Setelah memperbaiki sistem produksi hingga seleksi ketat, uang cash ke pabriknya mulai kembali berputar. Dodi menjualnya dengan harga mulai dari Rp170, dengan penghasilan pertahun mencapai Rp4 miliar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Digitalisasi, Usaha Cuci Sepatu di Bogor Raih Kenaikan Omzet Signifikan

Berkat Digitalisasi, Usaha Cuci Sepatu di Bogor Raih Kenaikan Omzet Signifikan

Bisnis | Jum'at, 15 September 2023 | 12:40 WIB

Dukung UMKM untuk Maksimalkan Strategi Bisnis, Suara UMKM Pasar Lokal Volume 3 Hadir Kembali! #WaktunyaUMKMPunyaSuara

Dukung UMKM untuk Maksimalkan Strategi Bisnis, Suara UMKM Pasar Lokal Volume 3 Hadir Kembali! #WaktunyaUMKMPunyaSuara

Jabar | Jum'at, 15 September 2023 | 12:46 WIB

Suara UMKM Pasar Lokal Volume 3 Hadir Kembali, Dukung UMKM untuk Maksimalkan Strategi Bisnisnya! #WaktunyaUMKMPunyaSuara

Suara UMKM Pasar Lokal Volume 3 Hadir Kembali, Dukung UMKM untuk Maksimalkan Strategi Bisnisnya! #WaktunyaUMKMPunyaSuara

Bisnis | Jum'at, 15 September 2023 | 12:52 WIB

Terkini

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

×