3 Bantahan Menpora Dito di Sidang Kasus BTS, Ngaku Tak Kenal Menkominfo

Farah Nabilla

Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:13 WIB
3 Bantahan Menpora Dito di Sidang Kasus BTS, Ngaku Tak Kenal Menkominfo
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi BTS 4G di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].

Suara.com - Persidangan kasus korupsi proyek BTS 4G Kemenkominfo yang menyeret nama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Topikor) Jakarta Pusat pada Rabu, (11/10/2023) kemarin.

Dalam persidangan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pun dihadirkan untuk memberikan kesaksiannya soal kasus korupsi yang juga melibatkan beberapa pejabat Kemenkominfo ini.

Kehadiran Dito dalam persidangan ini pun terkait dengan keterangan para saksi lainnya yang menyebut keterlibatan Dito dalam pengamanan kasus korupsi tersebut. Persidangan yang digelar secara terbuka tersebut pun dipimpin oleh ketua majelis hakim Fahzal Hendri.

Dalam persidangan tersebut, Dito pun beberapa kali mengungkapkan pernyataannya soal tuduhan keterlibatannya dalam pengamanan perkara kasus korupsi ini. Lalu, apa saja pernyataan yang diungkap Dito? Simak inilah selengkapnya.

1. Bantah tuduhan terima bingkisan dari Galumbang Menak

Sebelumnya, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak disebut pernah bertemu dengan Dito Ariotedjo. Hakim Fahzal pun mencoba mengonfirmasi isu ini kepada Dito yang juga disebutkan bahwa Dito pernah menerima bingkisan dari Menak.

"Pada pertemuan pertama saudara (dengan Galumbang Menak), ada nggak Galumbang Menak menitipkan sesuatu dengan Saudara?" tanya hakim kepada Dito.

Dito pun dengan tegas membantah hal tersebut. "Tidak ada, Yang Mulia." jawab Dito. Hal ini pun dicoba Hakim Fahzal untuk dikonfirmasi ulang ke Dito pasca adanya pernyataan dari saksi dari persidangan sebelumnya.

"Tapi pak Dito, yang berkembang di persidangan sebelumnya, si Galumbang ini bilang pernah bertemu saudara. Membicarakan permasalahan adanya usaha menutup kasus BTS, katanya si Resi (saksi kasus BTS lainnya) dibawa oleh Galumbang ke tempat saudara. Makanya kami perlu konfirmasi ke Bapak," ucap Hakim Fahzal. Dengan tegas, Dito pun kembali membantah hal tersebut.

baca juga

"Itu tidak benar, Yang Mulia," jawab Dito Singkat.

2. Ngaku tak kenal Dirut BAKTI Kominfo dan Menkominfo

Pernyataan lain yang juga membuat hakim bertanya berulang-ulang kepada Dito adalah saat Dito mengaku tidak mengenal Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Achmad Latief dan Menkominfo, Johnny G Plate.

"Lalu, saudara kenal dengan saudara Anang A Latief?," tanya hakim Fahzal kembali kepada Dito. Dito pun mengaku tidak mengenal siapa Anang.

Tidak kenal pak,” jawab Dito singkat. Hakim Fahzal yang terlihat heran pun kembali bertanya kepada Dito.

"Dengan Pak Johnny (Menkominfo), saudara kenal tidak?” tanya hakim Fahzal lagi. Lagi-lagi, Dito menjawab dirinya tidak kenal dengan sosok Johnny G Plate dan tidak pernah berkomunikasi selama ini.

"Tidak kenal pak. Tidak pernah komunikasi sama sekali, bahkan ketika saya jadi Menteri pun belum pernah bersilaturahmi sama sekali (dengan Menkominfo),” ujar Dito.

Menpora pun menyebut hanya mengetahui Johnny karena satu kabinet dengannya di bawah pemerintahan Presiden Jokowi.

Oh jadi belum sempat silaturahmi? Kalau dalam rapat-rapat kabinet?” tanya hakim. Dito pun menyebut dirinya baru mengikuti rapat kabinet saat Johnny G Plate sudah dinonaktifkan sebagai Menkominfo.

Keduanya pun diminta berkenalan dan berjabat tangan satu sama lain pasca pernyataan Dito yang menyebut dirinya tak mengenal Johnny G Plate selaku Menkominfo saat itu.

3. Dito ungkap alasan tak banyak bicara di media

Bantahan atas tuduhan dan kesaksian Dito dalam persidangan tersebut pun ditutup dengan pernyataan Dito soal alasannya tak mau bicara banyak soal kasus BTS yang menyeret namanya ini di media.

Ia pun turut mengapresiasi hakim dan jaksa yang telah menghadirkannya sebagai saksi dalam persidangan kasus ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia, baik dari sisi jaksa maupun majelis hakim yang telah menghadirkan saya dalam persidangan ini. Saya selama ini memilih berdiam diri dari media, tak banyak bicara karena saya ingin menyampaikannya di forum resmi. Saya juga tidak mau ikut bermain dalam opini hingga menggiring opini publik," sebut menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju ini jelang penutupan sidang kasus korupsi BTS 4G yang digelar kemarin, Rabu (11/10/2023).

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Nilai Kejagung Sudah Tepat Seret Johnny Plate Cs Dalam Kasus Korupsi BTS

Pengamat Nilai Kejagung Sudah Tepat Seret Johnny Plate Cs Dalam Kasus Korupsi BTS

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 04:00 WIB

Mengintip Isi Garasi dan Harta Menpora Dito Ariotedjo: Benar Tak Terima Suap Rp 27 Miliar?

Mengintip Isi Garasi dan Harta Menpora Dito Ariotedjo: Benar Tak Terima Suap Rp 27 Miliar?

Lifestyle | Rabu, 11 Oktober 2023 | 19:12 WIB

Sama-Sama Menteri Jokowi, Johnny G Plate Baru Pertama Kali Ketemu Dito Ariotedjo di Pengadilan

Sama-Sama Menteri Jokowi, Johnny G Plate Baru Pertama Kali Ketemu Dito Ariotedjo di Pengadilan

Lifestyle | Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:42 WIB

Jadi Saksi Sidang Kasus BTS, Menpora Dito Ariotedjo Bantah Terima Rp 27 Miliar

Jadi Saksi Sidang Kasus BTS, Menpora Dito Ariotedjo Bantah Terima Rp 27 Miliar

Foto | Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:18 WIB

Bersaksi Kilat di Sidang Kasus BTS Johnny Plate Cs, Menpora Dito Ogah Ladeni Wartawan: Saya Sudah Berikan Semuanya

Bersaksi Kilat di Sidang Kasus BTS Johnny Plate Cs, Menpora Dito Ogah Ladeni Wartawan: Saya Sudah Berikan Semuanya

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 14:34 WIB

Ngaku Pernah Ditemui Terdakwa Galumbang, Menpora Dito Bantah Terima Rp27 Miliar untuk Amankan Kasus BTS Kominfo

Ngaku Pernah Ditemui Terdakwa Galumbang, Menpora Dito Bantah Terima Rp27 Miliar untuk Amankan Kasus BTS Kominfo

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 13:11 WIB

Terkini

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Bogor | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:25 WIB

×