Rekam Jejak Enny Nurbaningsih, Nangis-nangis Diperiksa MKMK Soal Batas Usia Capres

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 01 November 2023 | 21:04 WIB
Rekam Jejak Enny Nurbaningsih, Nangis-nangis Diperiksa MKMK Soal Batas Usia Capres
Rekam Jejak Enny Nurbaningsih, Nangis-nangis Diperiksa MKMK Soal Batas Usia Capres (ANTARA/Dyah Dwi)

Suara.com - Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih telah menjalani sidang terkait adanya dugaan pelanggaran etik hakim konstitusi pada hari Selasa (31/10/2023) kemarin. Dalam sidang tertutup yang digelar oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) sekitar satu jam tersebut, Enny mengaku menangis. Ini dia rekam jejak Enny Nurbaningsih. 

Sebagaimana diketahui, Enny diperiksa bersama dengan dua hakim lainnya yaitu Anwar Usman dan Arief Hidayat mengenai dugaan pelanggaran etik yang berkaitan dengan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang usia capres dan cawapres. 

Adapun salah satu materi yang diperiksa oleh MKMK dalam sidang pemeriksaan hakim Enny yaitu tentang alasan perbedaan atau concurring opinion Enny dengan Hakim Konstitusi Daniel Yusmic Pancastaki Foekh. Keduanya tidak menyetujui bahwa semua pejabat negara hasil pemilu yang terdiri dari kepala daerah di segala level bisa menjadi capres-cawapres sebelum usia 40 tahun. 

Rekam Jejak Enny Nurbaningsih 

Enny Nurbaningsih lahir di Pangkal Pinang, pada tanggal 27 Juni 1962. Wanita berumur 61 tahun ini menjabat sebagai Hakim Konstitusi untuk periode jabatan tahun 2018 sampai 2023. 

Enny dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 13 Agustus 2018 menggantikan Maria Farida Indrati sebagai hakim konstitusi perempuan di Indomesia. Dia terpilih oleh panitia seleksi calon hakim konstitusi setelah melakukam seleksi yang begitu ketat. 

Enny muda sesungguhnya mempunyai cita-cita sebagai guru. Baginya, mengajar bukan hal yang hanya sebagai sebuah profesi, akan tetapi juga sebuah panggilan jiwa. Sehingga profesi mengajar merupakan suatu kehidupan yang nikmat sekali buat Enny. 

Sebelumnya, Enny pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional atau BPHN selama 4 tahun. Enny adalah Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Selain itu, ia juga aktif dalam organisasi mengenai ilmu hukum tata negara yang saat ini digelutinya. 

Saat menempuh perguruan tinggi, Enny juha pernah satu organisasi dengan Mahfud MD di Parliament Watch pada tahun 1998 lalu. Pembentukan organisasi Parliament Watch dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengawasan terhadap parlemen sebagai badan regulator. 

baca juga

Rekam jejak Enny di dunia hukum semakin panjang tatkala keterlibatannya dalam proses penataan regulasi baik itu di tingkat daerah hingga nasional. Keseriusan Enny dalam menekuni penataan regulasi dikarenakan ia merasa bahwa hal itu sangat diperlukan oleh Indonesia. Dari situlah Enny kerap diminta menjadi narasumber sampai staf ahli di bidang terkait. 

Sementara, rwayat pendidikan Enny yaitu S-1 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (tahun 1981). Dia kemudian melanjutkan pendidikan S-2 Hukum Tata Negara Program Pascasarjana di Universitas Padjadjaran Bandung (tahun 1995). Selamjutnya Enny menempuh pendidikam S-3 Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (tahun 2005). 

Mengaku Nangis Saat Diperiksa MKMK 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Enny Nurbaningsih diperiksa tentang dugaan pelanggaran etik yang berkaitan dengan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023. Yang selama ini dianggap memuat sebuah konflik kepentingan pribafi. Saat diperiksa MKMK, Enny bahkan mengaku menangis. 

"Sudah habis kami nangis-nagisnya nya tadi," ujar Enny kepada awak media pada Selasa (31/10/2023) malam. 

Nah itulah tadi rekam jejak Enny Nurbaningsih, ngaku nangis saat diperiksa MKMK. Semoga bermanfaat! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semua Hakim MK Dilaporkan karena Biarkan Paman Gibran Ikut Putuskan Batas Usia Minimal Capres-cawapres

Semua Hakim MK Dilaporkan karena Biarkan Paman Gibran Ikut Putuskan Batas Usia Minimal Capres-cawapres

News | Rabu, 01 November 2023 | 20:34 WIB

Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie Ungkap Dugaan Kebohongan Anwar Usman Soal Alasan Absen Saat RPH

Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie Ungkap Dugaan Kebohongan Anwar Usman Soal Alasan Absen Saat RPH

News | Rabu, 01 November 2023 | 20:15 WIB

Hakim Manahan Bantah Dilobi Buat Kabulkan Putusan 'Karpet Merah' untuk Gibran Maju Cawapres

Hakim Manahan Bantah Dilobi Buat Kabulkan Putusan 'Karpet Merah' untuk Gibran Maju Cawapres

News | Rabu, 01 November 2023 | 19:06 WIB

PDIP Usulkan Hak Angket Batas Usia Capres-cawapres, Hakim MK Manahan: Jangan Dibuat-buat

PDIP Usulkan Hak Angket Batas Usia Capres-cawapres, Hakim MK Manahan: Jangan Dibuat-buat

News | Rabu, 01 November 2023 | 18:41 WIB

Beda dengan Hakim Enny, Manahan Mengaku Tidak Menangis dalam Sidang MKMK

Beda dengan Hakim Enny, Manahan Mengaku Tidak Menangis dalam Sidang MKMK

News | Rabu, 01 November 2023 | 18:35 WIB

Profil Hakim Arief Hidayat, Sedih MK Disebut Mahkamah Keluarga

Profil Hakim Arief Hidayat, Sedih MK Disebut Mahkamah Keluarga

Lifestyle | Rabu, 01 November 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×