Selvi Ananda Sarankan Susu Formula Untuk Anak 2 Tahun, Penelitian Skala Besar Bilang Kandungan Gulanya Super Tinggi

Bimo Aria Fundrika

Senin, 11 Desember 2023 | 05:48 WIB
Selvi Ananda Sarankan Susu Formula Untuk Anak 2 Tahun, Penelitian Skala Besar Bilang Kandungan Gulanya Super Tinggi
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka (tengah) bersama istrinya Selvi Ananda (kiri) dan sejumlah politisi dari partai politik pengusung Gibran berjalan kaki di area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (3/12/2023). Dalam kesempatan tersebut Gibran menyapa warga yang sedang berolah raga saat HBKB atau 'car free day' (CFD) dan membagikan susu ke anak-anak. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

Suara.com - Sosok Selvi Ananda yang merupakan istri dari Gibran Rakabuming baru-baru ini menjadi sorotan. Dalam sebuah video viral, Selvi Ananda, yang kala itu mendampingi Gibran Rakabuming kampanye, meminta agar para ibu memberikan susu formula pada anak jika sudah mencapai dua tahun.

“Yang belum dua tahun anaknya kalau bisa ASI sampai dua tahun ya bu. Kalau sudah dua tahun, baru bisa dikasih susu formula,” ucap Selvi Ananda dalam video yang diunggah kembali akun Tiktok @kabar_baru, beberapa waktu lalu.

Ucapan Selvi Ananda dianggap sejumlah ahli dan dokter bluner. Dokter spesialis anak dr. S T Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A., mengatakan, ASI maupun makanan pendamping saja sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan anak. Oleh sebab itu, pemberian susu formula kepada anak bukanlah hal yang wajib.

“Sebenarnya susu formula itu tidak diberikan secara rutin di bawah usia 2 tahun karena masih ASI dan juga makan saja sampai usia 2 tahun cukup. Karena kebutuhan ASI dan makanan itu sudah cukup memenuhi kebutuhan anak,” ucap dr. Andreas saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/12/2023).

Sementara itu, pemberian susu formula ini diberikan ketika kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi. Jadi pemberian susu formula ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari anak itu.

“Kapan kita memberikan susu formula? Kalau kita menemukan bahwa makanan saja si anaknya itu tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya. Jadi untuk menambah yaitu dengan susu formula tambahan dan diberikan untuk usia di atas 2 tahun,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pemberian susu formula bukanlah hal wajib bagi orang tua untuk mencegah stunting. Hal ini karena dengan ASI eksklusif dan makanan, jika kebutuhannya sudah terpenuhi, maka sudah cukup.

Di sisi lain, seperti dikutip dari The Conversation, beberapa susu formula mengandung gula dua kali lipat per porsi dibandingkan segelas soda. Hal itulah yang menjadi temuan utama dalam penyelidikan penelitian berjudul A cross-country exploratory study to investigate the labelling, energy, carbohydrate and sugar content of formula milk products marketed for infants  yang diunggah di situs Nature. 

Fakta lain yang lebih mengejutkan adalah kenyataan bahwa hanya ada sedikit peraturan yang diterapkan untuk mengontrol kadar gula dan memastikan konsumen mendapat informasi yang baik.

baca juga
Ilustrasi susu formula (Element Envato)
Ilustrasi susu formula (Element Envato)

Seperti diketahui, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit gigi. Preferensi seorang terhadap makanan manis berasal dari nenek moyang primitif, yang merupakan pemulung dan mencari makanan manis untuk energi.

Namun jika kita sudah terprogram untuk menyukai makanan manis, diberi banyak gula saat bayi dapat meningkatkan keinginan kita terhadap makanan manis dan meningkatkan risiko terkena penyakit di kemudian hari.

ASI merupakan sumber nutrisi yang direkomendasikan bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupannya. Meski manis dan tinggi energi, gulanya sebagian besar adalah laktosa dan kandungannya dikhususkan untuk kebutuhan pertumbuhan bayi.

Sebaliknya, susu formula bayi memiliki susunan standar dan mengandung tambahan gula seperti sirup jagung yang ditambahkan selama produksi dan tidak ditemukan dalam ASI. Hal ini berdampak buruk bagi bayi karena tingginya konsumsi gula tambahan dapat menyebabkan kerusakan gigi, pola makan yang buruk, dan menyebabkan obesitas pada anak-anak.

Peneliti itu, menyelidiki kandungan gula dari 212 produk susu formula bayi yang tersedia secara komersial yang ditargetkan untuk bayi di bawah tiga tahun. Produk tersebut dijual di supermarket di 11 negara. Mereka mengumpulkan data kandungan gula dari label nutrisi dan membandingkannya dengan rata-rata komposisi ASI dan pedoman kandungan gula. Kami juga memperhatikan kejelasan label dan strategi pemasaran yang digunakan pada kemasannya.

Temuan kami mengungkapkan bahwa lebih dari separuh produk mengandung lebih dari 5 gram gula per 100ml. Dalam banyak kasus, kandungan gulanya lebih dari 7,5 g per 100 ml, yang melebihi tingkat yang direkomendasikan parlemen Eropa untuk bayi. Misalnya, kami menemukan bahwa produk bubuk untuk bayi di bawah enam bulan yang dijual di Prancis mengandung 8,2 gram gula per 100ml, atau hampir dua sendok teh, sedangkan susu formula siap minum untuk bayi di bawah 12 bulan yang dijual di Inggris mengandung 8,1 gram gula. g gula per 100ml.

Hal ini terjadi pada saat minuman yang dimaniskan dengan gula dikenakan pajak yang luas untuk mengurangi kandungan gulanya karena dampak negatifnya terhadap kesehatan. Hasilnya, banyak produk susu formula yang disertakan dalam penelitian kami mengandung gula hampir dua kali lipat dibandingkan minuman terkenal seperti Fanta Orange.

Mendapatkan informasi dari label produk susu formula ini sulit dilakukan karena font yang digunakan kecil dan fakta yang diberikan bervariasi antar negara. Misalnya, beberapa produk mencantumkan kandungan gula per 100g sementara produk lainnya mencantumkan kandungan gula per 100kkal. Hal ini terjadi meskipun ada pedoman, misalnya di Inggris, yang menyatakan bahwa nilai harus dinyatakan dalam kJ/kkal per 100 ml.

Terdapat juga peraturan yang diterapkan untuk membatasi pemasaran produk susu formula bayi karena ini bukan cara terbaik untuk memberi makan bayi yang sedang tumbuh. Namun sebagian besar dari peraturan ini merupakan kode praktik sukarela yang tidak harus dipatuhi oleh produsen.

Bahkan pedoman yang ditegakkan oleh hukum dapat dikesampingkan oleh produsen, karena pedoman tersebut tidak diawasi secara ketat dan memiliki celah. Dalam beberapa kasus, produsen sendiri bahkan mempengaruhi perkembangannya.

Misalnya, terungkap bahwa industri ini telah mendanai penelitian kesehatan bayi dan memberikan produk susu formula gratis kepada dokter. Hal ini hampir pasti membantu memastikan bahwa penjualan mereka terpengaruh sesedikit mungkin oleh pedoman tersebut. Hal ini memungkinkan penjualan produk susu formula meningkat di seluruh dunia.

Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa produk susu formula bayi tidak boleh dipromosikan melebihi pemberian ASI. Di Inggris, pedoman tersebut menyatakan bahwa label pada produk yang ditujukan untuk bayi di bawah enam bulan tidak boleh menyertakan gambar bayi atau gambar lain yang mengidealkan penggunaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Bu Selvi Ananda, Yakin Susu Formula Perlu untuk Anak Usia 2 Tahun? Cek Nih Kata Para Ahli

Dear Bu Selvi Ananda, Yakin Susu Formula Perlu untuk Anak Usia 2 Tahun? Cek Nih Kata Para Ahli

Lifestyle | Minggu, 10 Desember 2023 | 18:37 WIB

'Cuek Bebek' Soal Dinasti Politik, Gibran Malah  Lebih Pilih Promosi Resto ke Sekpri Iriana Jokowi

'Cuek Bebek' Soal Dinasti Politik, Gibran Malah Lebih Pilih Promosi Resto ke Sekpri Iriana Jokowi

Lifestyle | Minggu, 10 Desember 2023 | 17:07 WIB

Sifat Gibran yang Membuat Selvi Ananda Jatuh Cinta Meski Tidak Romantis

Sifat Gibran yang Membuat Selvi Ananda Jatuh Cinta Meski Tidak Romantis

Lifestyle | Minggu, 10 Desember 2023 | 10:44 WIB

Terkini

Alasan Gus Faruq Ceramah Dalam Kubur: Cara Dekatkan Diri ke Allah SWT

Alasan Gus Faruq Ceramah Dalam Kubur: Cara Dekatkan Diri ke Allah SWT

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:35 WIB

Perbedaan Mirabella Colorfix vs Mirabella Chic Lipstick, Sama-Sama Tahan Lama 12 Jam

Perbedaan Mirabella Colorfix vs Mirabella Chic Lipstick, Sama-Sama Tahan Lama 12 Jam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:32 WIB

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:29 WIB

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

Bekaci | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:25 WIB

×