Benarkah Soekarno Ingin Ibukota Pindah ke Kalimantan Tengah? Ahok Sebut Seharusnya Bukan di Kaltim

Rifan Aditya

Rabu, 07 Februari 2024 | 13:18 WIB
Benarkah Soekarno Ingin Ibukota Pindah ke Kalimantan Tengah? Ahok Sebut Seharusnya Bukan di Kaltim
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ibu kota negara baru (instagram.com/nyoman_nuarta) - Benarkah Soekarno Ingin Ibukota Pindah ke Kalimantan Tengah? Ahok Sebut Seharusnya Bukan di Kaltim

Suara.com - Mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan pernyataan yang cukup menghebohkan baru-baru ini. Ia menyebut seharusnya pemindahan Ibukota Indonesia dilakukan ke Kalimantan Tengah bukan malah ke Kalimantan Timur.

Ahok menyebut wacana pemindahan ibukota ke Kalimantan Tengah sesuai dengan cita-cita Soekarno. Benarkah Soekarno ingin ibukota pindah ke Kalimantan Tengah?

Sebelum menjelaskan tentang benar tidaknya Soekarno ingin ibukota pindah ke Kalimantan Tengah, mari kita ketahui konteks awalnya bagaimana Ahok mengeluarkan pernyataan itu.

Pernyataan Ahok mengenai Soekarno ingin ibukota Indonesia di masa depan dipindah ke Kalimantan Tengah terjadi pada momen dialog Capres Cawapres Pilpres 2024.

Dalam dialog itu muncul seorang perempuan lanjut berusia 82 tahun yang menyatakan mendukung Prabowo-Gibran karena kelak keduanya akan melanjutkan cita-cita Jokowi mengenai kepindahan ibukota ke Kalimantan Timur (Kaltim). Di mana disebutkan juga bahwa Jokowi memindahkan ibukota ke Kaltim karena mewujudkan cita-cita Soekarno. 

Ahok langsung menanggapi dengan menyebut bahwa sebenarnya ibu kota itu seharusnya pindah ke Kalimantan Tengah (Kalteng) bukan Kaltim seperti cita-cita Soekarno.

"Aduh ibu, pindah ibu kota, Soekarno maunya ke Kalimantan Tengah, bu. Sekarang ibu tahu nggak pindah ke Kalimantan Timur. Bagi tanah orang yang sudah dikuasai orang banyak. 2juta 3 juta per meter," jawab Ahok.

Ahok kemudian singgung soal tanah-tanah yang nantinya bakal digarap program IKN. Ahok mempertanyakan tanah yang mau dibangun itu dibayar oleh siapa.

"Setiap jengkal tanah mau dibangun bayar orang.-orang itu siapa? Geng geng samua," ucap eks Gubernur DKI Jakarta itu.

baca juga

Benarkah Soekarno ingin Ibukota Pindah ke Kalimantan Tengah?

Terlepas dari persoalan itu, mari kita lihat jejak sejarah yang dapat menjawab benarkah Soekarno ingin ibukota pindah ke Kalimantan Tengah sesuai pernyataan Ahok?

Mengutip dari berbagai sumber sejarah, pada 17 Juli 1957, Presiden Soekarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dibangunlah sebuah tugu setinggi kurang lebih lima meter dengan maskot sebuah guci. Tugu itu dinamai Dewan Nasional, berlokasi di Museum Bahagai, jalan Tjilik Riwut Km 2 Palangkaraya. 

Tugu tersebut sampai kini menjadi bukti sejarah bahwa Soekarno memiliki gagasan awal membangun ibukota negara Indonesia di kota tersebut.

Tugu tersebut diresmikan oleh Roeslan Abdulgani pada 1958. Posisi tugu tersebut, sejak awal merupakan sebagai penanda lokasi calon ibukota negara Indonesia di masa depan. 

Akan tetapi, cerita Soekarno menjadikan tugu tersebut sebagai posisi ibukota Indonesia di masa depan dibantah oleh sejarawan JJ Rizal. Ia membenarkan jika Soekarno pernah menyambangi kota tersebut untuk menjadikannya sebagai ibukota, tetapi hal itu dibatalkan karena dinilai tidak tepat juga. 

Namun, Soekarno memang memiliki rencana untuk membagi beban Jakarta sebagai ibukota. Ia ingin membagi wajah muka nasionalisme tidak hanya di Jakarta. 

Palangkaraya merupakan salah satu contoh wajah muka yang dapat menyokong Jakarta sebagai ibukota. Pada akhirnya Soekarno berketetapan hati menjadikan Jakarta sebagai ibukota.

Sebab tak ada kota lain yang memiliki identitas seperti Jakarta yang menjadi wadah pertumbuhan nasionalisme di Indonesia. Jakarta adalah ibukota politik, tak tergantikan. 

Buktinya adalah Jakarta memiliki bangunan-bangunan simbolik sepeti Monumen Nasional (Monas), Kompleks Senayan dan Gelora Bung Karno, serta masjid istiqlal. 

Selama rezim Soekarno sudah muncul ide megapolitan. Soekarno mengeluarkan peraturan presiden mengenai megapolitan. Sayangnya Soekarno efektif memimpin Indonesia hanya dari tahun 1959 sampai 1965, sehingga ide tersebut belum terwujud. Konsep megapolitan Soekarno menjangkau Purwakarta sampai Jawa Barat.

Soekarno menggambarkan di sekeliling Jakarta ada hutan, kebun, dan pertanian. Orientasi tata ruang dengan porsi 70 persen untuk ruang hijau dan ruang biru, kemudian 30 persen sisanya untuk ruang abu-abu seperti aspal, beton, dan bangunan.

Pemindahan Ibukota ke Kaltim

Keputusan pemindahan Ibukota ke Kaltim pastinya memiliki proses pembahasan tersendiri dan itu menjadi sejarah.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinof Chaniago mengungkap bahwa pemindahan ibukota Jakarta ke Palangkara untuk situasi saat ini sudah tidak pas.

Ia mengungkap bahwa daya dukung ekosistemnya sudah tidak bisa dioleh karena itu keputusan pemindahan ibukota ke Kaltim sudah melalui kajian mendalam. 

Tujuan pemindahan ibukota ke Kaltim salah satunya ialah memastikan kesinambungan ekonomi yang selama ini sudah terlanjut bertumpu di Pulau Jawa. Selain itu, Kaltim dinilai relatif aman dari ancaman bencana alam gempa dan letusan gunung berapi.

Kemudian, luas lahan besar hampir 30 persen luas daratan nasional dan berpenduduk relatif sedikit memudahkan pengembangan infrastruktur lanjutan. 

Demikian itu yang dapat disampaikan untuk menjawab pertanyaan benarkah Soekarno ingin ibuka pindah ke Kalimantan Tengah.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Sindir IKN Jokowi, Sebut Setiap Jengkal Tanahnya Dibayar Geng-Geng!

Ahok Sindir IKN Jokowi, Sebut Setiap Jengkal Tanahnya Dibayar Geng-Geng!

Bisnis | Rabu, 07 Februari 2024 | 12:49 WIB

Bela Jokowi, Luhut: Pihak yang Sebut Presiden Nggak Bisa Kerja Orang Bermasalah

Bela Jokowi, Luhut: Pihak yang Sebut Presiden Nggak Bisa Kerja Orang Bermasalah

Bisnis | Rabu, 07 Februari 2024 | 12:44 WIB

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:35 WIB

Terkini

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

×