Intip Sejarah Penyapu Koin di Jalur Mudik Indramayu, Tradisi yang Kini Sering Kena Razia

Dinda Rachmawati

Selasa, 09 April 2024 | 07:10 WIB
Intip Sejarah Penyapu Koin di Jalur Mudik Indramayu, Tradisi yang Kini Sering Kena Razia
Teadisi Nyapu Duit Oleh Para Penyapu Koin di Sekitar Jembatan Sewo Indramayu, Pantura (TikTok/edy.ancurtytv)

Suara.com - Aktivitas Nyapu Duit oleh penyapu koin di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu seakan sudah terkenal dan menjadi tradisi unik sejak bertahun-tahun lalu. 

Memasuki musim mudik atau pulang kampung saat Lebaran, penyapu koin pun semakin menjamur menjadi salah satu kegiatan mencari cuan yang dinilai menguntungkan. 

Biasanya, warga akan membawa sapu lidi dan berbaris di sepanjang jalan yang tak jauh dari Jembatan Sewo untuk mengais koin yang dilemparkan para pemudik yang lewat dengan kendaraan mereka. 

Sebab, mayoritas pengguna jalan menaburkan uang di sekitar jembatan. Hal ini berkaitan dengan mitos Jembatan Sewo. Konon katanya, jika seseorang melempar koin ke sungai dari jembatan ini dan koin tersebut berhasil disapu oleh arus air, maka keinginan atau doanya akan dikabulkan.

Para penyapu koin pun akan menyapu uang-uang tersebut dengan sapu lidi di tangan mereka. Seperti biasanya, mereka memakai baju lengan panjang dengan topi ataupun capingnya. Tidak ketinggalan, untuk menghindari panasnya terik matahari, sebagian mereka juga memakai penutup wajah.

Kegiatan ini pun terlihat dari salah satu rekaman seorang netizen yang sengaja ingin berbagi koin di Jembatan Sewo. Akun @91_neniaji terlihat memposting di akun TikToknya.

"Jembatan Sewo Indramayu akan selalu melegenda. Sengaja lewat Pantura mau liat para penyapu uanh receh," tulisnya sambil menembarkan uang koin dan kertas ke jalanan dari dalam mobilnya.

Meski merupakan tradisi unik, hingga menguntungkan warga, karena bisa mendapatkan kocek mulai Rp500 ribu perhari, namun kegiatan tersebut menimbulkan pro dan kontra. 

Sebab, para penyapu koin dinilai menbahayakan para pengendara sehingga kehadirannya seringkali terkena razia untuk ditertibkan. Selain itu, penyapu koin juga dinilai sebagai simbol kemalasan warga.

baca juga

Srjarah Tradisi Nyapu Duit

Dikutip dalam skripsi di laman repository UGM, aktivitas Nyapu Duit di Jembatan Sewo erat kaitannya dengan sebuah cerita rakyat Saedah dan Saeni yang begitu melegenda di wilayah Pantura Jawa Barat.

Konon, kakak beradik Saedah Saeni menjelma jadi buaya di Sungai Sewo, Cerita ini sudah beredar di masyarakat sejak Zaman Belanda.

Keberadaan legenda Saedah Saeni di Jembatan Sewo pun melahirkan kesan mistis beserta mitos yang berkembang di jembatan ini. Masyarakat pendukung percaya dengan melakukan Tawur Duit di Jembatan Sewo sebagai bentuk untuk menghindarkan diri dari hal buruk di jembatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluhan Pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Sebut Mudik Tahun Ini 'Paling Parah'

Keluhan Pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Sebut Mudik Tahun Ini 'Paling Parah'

News | Senin, 08 April 2024 | 23:12 WIB

Begini Bacaan Doa Perjalanan Mudik Agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Begini Bacaan Doa Perjalanan Mudik Agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Religi | Senin, 08 April 2024 | 22:56 WIB

Bikin Khawatir Warganet, Kucing Dibawa Mudik Tapi Ditaruh di Atas Mobil

Bikin Khawatir Warganet, Kucing Dibawa Mudik Tapi Ditaruh di Atas Mobil

News | Selasa, 09 April 2024 | 03:15 WIB

Terkini

InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%

InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:48 WIB

4 Jenazah Korban Kecelakaan Sibolangit Sudah Diambil Keluarga

4 Jenazah Korban Kecelakaan Sibolangit Sudah Diambil Keluarga

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:37 WIB

Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026

Unik! PKB Jateng Rayakan Harlah dengan Nobar Final Piala Dunia 2026

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:36 WIB

Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026

Demon Slayer dan Exit 8 Masuk Nominasi Critics Choice Super Awards 2026

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Bedak Warna Apa? 4 Shade Ini Dijamin Bikin Flawless

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Bedak Warna Apa? 4 Shade Ini Dijamin Bikin Flawless

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:30 WIB

Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut

Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:23 WIB

Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura

Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:23 WIB

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12 WIB

×