Tips Ajarkan Anak Bisa Berteman dengan Anak Autis, Jangan Dijauhi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 02 Mei 2024 | 16:01 WIB
Tips Ajarkan Anak Bisa Berteman dengan Anak Autis, Jangan Dijauhi
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Suara.com - Anak pengidap autisme termasuk dalam kelompok berkebutuhan khusus, tetapi juga punya hanya sama dalam mendapatkan jenjang pendidikan. Namun, saat anak autis bersekolah maupun ada di lingkungan masyarakat yang umum, keberadaannya mungkin bisa jadi membingungkan anak-anak normal. 

Sebab, autisme memang menyebabkan seseorang alami gangguan interaksi serta punya fokus berlebihan terhadap sesuatu yang dia suka. Saat itu lah, orang tua serta sekolah perlu beri edukasi kepada anak yang normal mengenai keberadaan anak autis agar tetap bisa berteman. 

Artis senior Safina Hasan memberikan tips cara mengajarkan anak agar bisa menerima keberadaan anak autis. Hal tersebut dia ketahui dari pengalamannya mengasuh anak keduanya, Fasha, yang mengidap autisme.

Ilustrasi Autisme (pexels.com/Tara Winstead)
Ilustrasi Autisme (pexels.com/Tara Winstead)

"Peran sekolah penting, peran guru juga, mengedukasi anak-anak bagaimana harus bersikap kepada teman berkebutuhan khusus, dari kecil itu sudah harus diajarkan," kata Safina ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Safina mengatakan kalau Fasha menempuh pendidikan SD tidak di Sekolah Luar Biasa (SLB), melainkan di sekolah inklusi di mana ada lebih banyak anak normal dibandingkan yang autis. Meski begitu, Fasha tetap bisa bersekolah dengan baik dan berprestasi hingga lulus SD.  

"Pengalaman kita di sekolah inklusi, sebenarnya sekolah reguler juga karena lebih banyak anak biasa, tapi karena anak-anak ini gurunya sudah berikan pemahaman mereka dari kecil, maka temanan bisa, tidak diskriminasi, dan tidak membedakan," imbuhnya.

Hal serupa juga Safina lakukan sendiri kepada kakak dan adik Fasha agar bisa menerima kondisi saudaranya yang berbeda. Istri aktor Ferdi Hasan itu mengatakan kalau keluarga inti harus selalu menjadi tempat paling nyaman bagi anak autis.

"Paling pertama harus dari orang tua dulu, baru saudara-saudaranya, keluarga terdekat. Kita gak bisa langsung kasih ke saudaranya untuk menjaga, tapi harus dari orang tua dulu. Kadang ada juga terapi untuk saudaranya gmana cara menghadapi saudaranya, seperti konseling," ungkapnya.

Ferdi Hasan menambahkan, dia dan Safina punya cara khusus dalam memberikan edukasi kepada dua anaknya yang lain. Yakni, dengan sering mengajak mereka pergi bersama agar saling belajar cara berinteraksi satu sama lain.

baca juga

"Kalau lihat kita, makanya kenapa kita selalu pergi berlima ke mana-mana, supaya mereka melihat bagaimana interaksi, saling jaga satu sama lain," kata Ferdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Tanda Anak Autis dan ADHD, Mana yang Gejalanya Paling Cepat Terlihat?

Beda Tanda Anak Autis dan ADHD, Mana yang Gejalanya Paling Cepat Terlihat?

Health | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:59 WIB

Perjuangan Ferdy Hasan dan Safina Hasan Merawat Anak dengan Autisme: Penerimaan Orangtua Jadi Kuncinya

Perjuangan Ferdy Hasan dan Safina Hasan Merawat Anak dengan Autisme: Penerimaan Orangtua Jadi Kuncinya

Health | Jum'at, 26 April 2024 | 14:34 WIB

Tips Pilih Sekolah Untuk Anak Autis, Tidak Harus Selalu Masuk SLB

Tips Pilih Sekolah Untuk Anak Autis, Tidak Harus Selalu Masuk SLB

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2024 | 13:00 WIB

Terkini

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:11 WIB

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×