Beda Tanda Anak Autis dan ADHD, Mana yang Gejalanya Paling Cepat Terlihat?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 01 Mei 2024 | 13:59 WIB
Beda Tanda Anak Autis dan ADHD, Mana yang Gejalanya Paling Cepat Terlihat?
Ilustrasi anak autis. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan interaksi seperti autisme biasanya diidap seseorang sejak masih berusia dini. Begitu pula dengan gangguan mental seperti ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Namun, kedua gangguan itu berbeda gejala juga waktu diagnosisnya.

Dokter anak konsultan neurologi Prof Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K)., mengatakan bahwa gejala autis bahkan bisa disadari sejak anak masih berusia beberapa bulan. Sementara ADHD baru bisa didiagnosis saat anak sudah balita.

"Tidak boleh diagnosis ADHD kepada anak sebelum usianya 4 tahun. Lain antara ADHD dan autis," kata Prof. Hardiono saat konferensi pers Special Kids Expo (SPEKIX) 2024 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan bahwa autis punya dua gejala khas. Gejala pertama berupa gangguan interaksi dan gangguan komunikasi termasuk tidak bisa bicara. Kedua, melakukan sesuatu secara berulang dalam waktu lama dan di tempat yang tidak sesuai.

"Misalnya sering putar-putar roda, senang menyeret mainan dalam waktu lama. Juga ada gangguan interaksi dan komunikasi, diajak bicara nggak mau melihat mata. Pengalaman, kebanyakan anak baru datang sudah nggak mau bicara, umur 2 tahun nggak mau bicara," ungkap Prof. Hardiono.

Bila sudah begitu, orang tua sering kali salah kaprah karena mengira kalau anaknya alami keterlambatan bicara atau speech delay. Padahal, tanda autis bisa jadi terlihat sejak anak masih umur 4 bulan. Tanda paling mudah terlihat yakni anak tidak merespon ketika diajak bermain. Padahal usia 4 bulan seharusnya bayi sudah bisa mengenali suara sekitarnya.

Sementara itu, perbedaan paling jelas antara autis dan ADHD terlihat pada kemampuan komunikasi. Prof. Hardiono mengatakan kalau ADHD tidak menyebabkan anak alami gangguan berbahasa dan komunikasi. Hanya saja sikapnya akan lebih hiperaktif dibandingkan anak sebayanya. Meski jarang, Prof. Hardiono menyampaikan kalau anak bisa jadi alami autis dan ADHD sekaligus.

"Diagnosis itu harus dilakukan oleh dokter anak dan psikolog. Terapis gak boleh bikin diagnosis. Kalau ada orang tawarkan terapi, tanyakan papernya apa, kalau hanya berdasarkan cerita orang, sebaiknya jangan terima," pesan Prof. Hardiono.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjuangan Ferdy Hasan dan Safina Hasan Merawat Anak dengan Autisme: Penerimaan Orangtua Jadi Kuncinya

Perjuangan Ferdy Hasan dan Safina Hasan Merawat Anak dengan Autisme: Penerimaan Orangtua Jadi Kuncinya

Health | Jum'at, 26 April 2024 | 14:34 WIB

Tips Pilih Sekolah Untuk Anak Autis, Tidak Harus Selalu Masuk SLB

Tips Pilih Sekolah Untuk Anak Autis, Tidak Harus Selalu Masuk SLB

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2024 | 13:00 WIB

Orang Tua Jangan Dulu Putus Asa, Ini Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis Berdasarkan Saran Dokter

Orang Tua Jangan Dulu Putus Asa, Ini Pekerjaan yang Cocok Untuk Anak Autis Berdasarkan Saran Dokter

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2024 | 08:50 WIB

Terkini

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:11 WIB

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×