Cara Marinasi Daging Steak, Lebih Baik Lada Hitam atau Lada Bubuk Ya? Ini Kata Chef Yuda Bustara

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 07 Mei 2024 | 10:46 WIB
Cara Marinasi Daging Steak, Lebih Baik Lada Hitam atau Lada Bubuk Ya? Ini Kata Chef Yuda Bustara
Ilustrasi daging sapi (Pexels/Marcos Kohler)

Suara.com - Celebrity Chef Yuda Bustara mengungkap cara marinasi daging sapi yang tepat sekaligus agar tidak merusak kualitas daging sehingga tetap empuk dan lezat. Ia mengingatkan agar tidak melewatkan proses cook plan alias merencanakan memasak dengan baik.

Chef Yuda Busatara mengatakan proses marinasi daging merupakan proses yang vital dan penting karena bisa mempengaruhi rasa daging steak, karena marinasi ampuh membuat bumbu meresep sempurna ke dalam daging.

"Dimarinasi akan lebih baik, bisa setelahnya, tapi sebaiknya dia dimarinasi agar bumbu meresap ke dagingnya. Jadi daging meresap agak ke dalam, kalau last minute nanti yang asinnya cuma luarnya doang," ujar Chef Yuda di Kuningan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Daging Sapi (Unsplash.com/Madie Hamilton)
Daging Sapi (Unsplash.com/Madie Hamilton)

Lebih lanjut Chef Yuda Busatara mengatakan bumbu berapa merica alias lada juga sangat penting dalam proses memasak daging steak. Ini karena merica bisa memberikan unsur aromatik tersendiri dalam masakan, khususnya daging steak.

Namun sayangnya, Chef Yuda kerap mendapati ibu rumah tangga menyamakan merica bubuk dengan merica utuh seperti lada hitam. Padahal keduanya memiliki rasa, tekstur hingga kekuatan aroma yang berbeda.

"Lada hitam itu kalau baru dihancurin terakhir-terakhir baunya aromatic banget, Jadi ibu-ibu banyak yang nggak tahu kalau lada bubuk dan lada yang masih utuh itu beda, beda cenderung ke aromanya," ujar Chef Yuda.

Selain itu, chef yang juga konten kreator itu mengatakan lada hitam bisa dimasukan dalam proses marinasi daging streak. Atau jika merasa lebih ingin aroma lada hitam yang kuat bisa ditambahkan dalam proses garnish atau saat daging steak selesai dimasak.

"Sama aja mau ditaro di awal marinasi boleh mau di akhir boleh sebagai aromatik," imbuhnya.

Selain itu saat proses memasak daging steak di frypan, kata Chef Bustara banyak orang salah kaprah, karena menganggap harus menggunakan butter ataupun olive oil. Padahal menurut dia bisa memanfaatkan lemak yang ada pada daging steak.

baca juga

"Seperti yang tadi dibilang orang Indonesia, masak steak itu pakai butter atau olive oil, sebenernya kalua da lemaknya nggak perlu lagi, langsung aja ditaro panas-panas atau setengah panas nanti dia lemaknya akan luntur, nanti lemaknya itu akan memasak dagingnya itu sendiri," pungkas Chef Yuda Busatara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Direndam Air, Begini Cara Mencairkan Daging Beku Menurut Chef Yuda Bustara

Bukan Direndam Air, Begini Cara Mencairkan Daging Beku Menurut Chef Yuda Bustara

Lifestyle | Sabtu, 04 Mei 2024 | 14:34 WIB

Menjelajah Dunia Wagyu, Daging Sapi Premium dengan Cita Rasa Istimewa

Menjelajah Dunia Wagyu, Daging Sapi Premium dengan Cita Rasa Istimewa

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2024 | 11:31 WIB

6 Keunggulan Tempe, Makanan Tinggi Protein yang Bisa Jadi Alternatif Daging Sapi

6 Keunggulan Tempe, Makanan Tinggi Protein yang Bisa Jadi Alternatif Daging Sapi

Health | Rabu, 27 Maret 2024 | 08:14 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×