Viral Anak Alami Gangguan Jiwa Usai Ibu Jual Handphone Hasil Menabung, Psikolog Beri Pandangan Begini

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Selasa, 14 Mei 2024 | 17:15 WIB
Viral Anak Alami Gangguan Jiwa Usai Ibu Jual Handphone Hasil Menabung, Psikolog Beri Pandangan Begini
Ilustrasi Anak Alami Gangguan Jiwa Usai Ibu Jual Handphone Hasil Menabung (Unsplash/Lucas)

Suara.com - Baru-baru ini, viral video anak berusia 13 tahun sedang menangis dan mengamuk karena alami gangguan jiwa. Dalam unggahan akun @pikology di Instagram, dikabarkan jika tersebut alami gangguan jiwa setelah handphone dan sepeda hasil dirinya menabung dijual oleh sang ibu.

Dalam caption-nya, disebutkan bahwa sang ibu menjual barang tersebut karena masalah ekonomi. Sang ibu yang bernama Nita itu sebenarnya sudah meminta izin kepada anaknya untuk menjual barang-barang tersebut. Namun, anak tersebut kemungkinan tidak sepenuhnya menerima jika barang pembeliannya dijual.

“Saya tuh sebenarnya sudah izin, enggak asal jual. Arya juga sudah ngizinin, tapi mungkin mulut mah ngizinin, hati mah enggak karena mungkin barang kesukaan dia, jerih payah dia,” ujar Nita dikutip dari caption unggahan akun @pikology, Selasa (14/5/2024).

Kasus memilukan ini langsung menjadi perbincangan warganet. Tak sedikit yang merasa sedih dengan apa yang dialami oleh remaja laki-laki tersebut. Beberapa bahkan menyalahkan sang ibu yang menjual barang sang anak, yang dibelinya dari hasil menabung. Namun di sisi lain, tak sedikit pula warganet yang justru merasa kasihan lantaran sang ibu menjual barang anaknya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lantas, sebenarnya bolehkan seorang ibu menjual barang milik anak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi karena tidak ada pilihan lagi?

Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi, mengatakan bahwa barang yang dibeli oleh anak sebenarnya adalah hak mereka. Pasalnya, mereka membeli menggunakan uangnya sendiri. Jadi, jika orang tua ingin menjualnya, harus meminta izin terlebih dahulu. Hal ini karena barang tersebut bisa jadi memiliki arti penting bagi anak.

“(Harus) minta izin memastikan bahwa anak memperbolehkan, itu menjadi salah satu yang penting dan wajib dilakukan. Karena bagaimana pun ketika suatu benda hasil disisihkan dari jerih payah, dari menabung, itu akan menjadi benda yang memiliki arti penting bagi dia,” jelas Veronica saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/5/2024).

Di sisi lain, sebelum menjualnya, orang tua juga harus memahami makna benda tersebut bagi anak. Ini penting diketahui karena barang tersebut bisa jadi sangat berharga.

Meskipun kondisinya karena masalah ekonomi, keikhlasan anak dalam merelakan barang tersebut tetap harus diperhatikan. Pastikan juga anak benar-benar ikhlas mengizinkan barangnya itu untuk dijual.

baca juga

“Kita juga perlu memahami, dalam hal ini orang tua tahu makna benda ini untuk anak tersebut. Dan balik lagi, kalaupun memang memerlukan untuk kebutuhan ekonomi, kita juga harus memastikan dulu bahwa anaknya memberi izin secara ikhlas, mengiyakan dalam hal ini,” sambungnya.

Terkait untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, menurut Veronica, ada baiknya orang tua dapat mencoba cara lain terlebih dahulu. Menjual barang milik anak dapat menjadi opsi paling terakhir jika memang tidak ada pilihan lainnya.

Hal lain yang harus diperhatikan selain mendapat izin dari anak untuk menjual barangnya, orang tua juga harus memperhatikan sikap anak setelah barang tersebut dijual. Jika ada masalah emosional yang dialami, orang tua harus bisa segera mengajak ngobrol dan mencari tahu apa yang terjadi pada anak tersebut.

“Sebenarnya jika sudah tahu anak ternyata mengalami perubahan emosi dan sikap akibat menjual barang atau benda milik dia, nah kita harus segera menindaklanjuti. Bentuknya, dengan mengajak ngobrol anak kenapa dia jadi marah-marah, kenapa jadi lebih banyak mengurung diri, 'Apakah karena benda yang kamu punya kemudian dijual, kamu belum merelakan,' atau apa, jadi diajak ngomong terlebih dahulu,” tutur Veronica.

Hal tersebut menjadi cara mengetahui apakah kondisi anak baik-baik saja setelah barangnya dijual oleh orang tua.

Kemudian, jika kondisi anak justru semakin parah dan menunjukkan perilaku kurang baik, dapat segera menghubungi bantuan untuk berkonsultasi. Tujuannya adalah untuk membantu mengatasi masalah psikis yang dialami oleh anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lihat Biduan, Dua Cowok Ini Asyik Main Tekken di Kondangan

Tak Lihat Biduan, Dua Cowok Ini Asyik Main Tekken di Kondangan

Tekno | Selasa, 14 Mei 2024 | 16:55 WIB

Aksi Pria Teriak Gaji Ditahan 6 Tahun di Telinga Jokowi, Lirikan Ayah Gibran Jadi Sorotan

Aksi Pria Teriak Gaji Ditahan 6 Tahun di Telinga Jokowi, Lirikan Ayah Gibran Jadi Sorotan

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 16:44 WIB

Viral, Pemuda Sukabumi Bunuh Ibu Kandung Diduga Tak Belikan Motor: Manusia Makin Kayak Iblis

Viral, Pemuda Sukabumi Bunuh Ibu Kandung Diduga Tak Belikan Motor: Manusia Makin Kayak Iblis

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 16:35 WIB

Terkini

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:31 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:30 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

×