Awalnya Prihatin dengan Banyaknya Sampah di Labuan Bajo, Kini Kole Project Bisa Bantu Masyarakat Lewat Ekonomi Sirkular

Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 02 Juni 2024 | 08:26 WIB
Awalnya Prihatin dengan Banyaknya Sampah di Labuan Bajo, Kini Kole Project Bisa Bantu Masyarakat Lewat Ekonomi Sirkular
Kole Project dan Pandawara Group di Fasilitas Pemilahan Sampah atau RBU Labuan Bajo (Instagram)

Suara.com - Pertumbuhan industri pariwisata di Labuan Bajo berdampak pada peningkatan volume sampah yang dihasilkan. Sebagai anak muda, Putra Hawan bersama komunitas lokal pun tak ingin hanya berdiam diri saja. 

Bersama dengan beberapa teman-temannya yang lain, ia mulai membersihkan sampah di berbagai area wisata, khususnya pantai. Namun, berulang kali melakukan hal yang sama membuat Putra Hawan dan kawan-kawannya merasa lelah karena rasanya sampah-sampah yang kian menumpuk ini tak ada habisnya.

"Kami bertanya ini mau sampai kapan kita harus di pantai begitu, ada nggak solusi lain yang bisa lebih berkelanjutan dan bisa saling menghidupi juga," ucapnya saat Suara.com temui di unit bisnis daur ulang atau RBU yang telah dikembangkan AQUA di Labuan Bajo belum lama ini.

Melihat di Labuan Bajo menurutnya tak ada masyarakat yang terjun menjadi pemulung, sampah daur ulang pun tak dikelola dan biarkan begitu saja, Putra dan kawan-kawannya akhirnya memutuskan untuk mendirikan Kole Project di tahun 2019.

Kole Project di Fasilitas Pemilahan Sampah atau RBU Labuan Bajo (Instagram)
Kole Project di Fasilitas Pemilahan Sampah atau RBU Labuan Bajo (Instagram)

Kole Project sendiri kata Putra diambil dari bahasa lokal yang artinya pulang, mengulang atau kembali. Jadi konsep itu yang dipakai kata dia agar semua sampah-sampah yang berada di Labuan Bajo, dapat dikumpulkan dan pulangkan ke tempat asal untuk menjadi wujud yang baru.

Sejak tahun 2019 sampai saat ini, kata Putra, Kole Project telah mengumpulkan setidaknya 275 ton sampah dengan berbagai jenis, mulai dari botol plastik, kaleng, botol kaca hingga karton. 

Kini dari berbagai aksi yang dilakukan, Kole Project bisa mengumpulkan sampah daur ulang mencapai 20 ton perbulan. Lantas, bagaimana Kole Project mengumpulkan sampah-sampah tersebut?

Memiliki fasilitas pemilahan sampah atau RBU Labuan Bajo

Pada 2022, Putra mengatakan jika Kole Project dapat mendirikan fasilitas pemilahan sampah atau RBU Labuan Bajo yang didukung oleh Aqua. Awalnya kata dia mereka hanya bisa mengumpulkan sampah daur ulang tersebut dari TPA (Tempat Pemrosesan Akhir).

"Kemudian ya akhirnya banyak aksi-aksi juga yang harus kami lakukan, karena kita tahu sendiri di Labuan Bajo ini tidak banyak kelihatan pemulung atau mungkin ada yang mention kemarin tidak banyak lihat pemulung ya," ujarnya. 

Ada tiga cara yang lakukan Kole Project untuk bisa mengumpulkan sampah daur ulang dari seluruh Labuan Bajo. Pertama kata Putra adalah dengan layanan bernama Lako Sama. 

Ini adalah layanan untuk perkantoran, unit usaha seperti hotel dan event berbasis pengangkutan, pengelolaan, pendataan, pelaporan dan publikasi.

"Nah, di Lako Sama ini ada berbagai macam usaha yang kami lakukan.  Yakni pengolahan sampah kantor atau hotel. Terus kemudian kita juga melakukan pengolahan sampah di event. Setidaknya 2023 kita melakukan di 14 event ya. Termasuk salah satunya side event ASEAN," jelasnya.

Kemudian ada green project seperti clean up dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa direquest oleh mitra-mitra dari luar. Selanjutnya adalah waste trading, yakni pengumpulan sampah daur ulang secara langsung dari masyarakat berbasis jual beli.

Putra Hawan, Founder dan CEO Kole Project (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Putra Hawan, Founder dan CEO Kole Project (Suara.com/Dinda Rachmawati)

"Kami jual-beli sampah, kami membeli sampah dari masyarakat secara langsung," tambahnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelakuan Pandawara Group di Pantai Binongko Labuan Bajo Bikin Kagum, Dapat Sampah Ratusan Kilogram!

Kelakuan Pandawara Group di Pantai Binongko Labuan Bajo Bikin Kagum, Dapat Sampah Ratusan Kilogram!

Lifestyle | Sabtu, 01 Juni 2024 | 09:41 WIB

Berpotensi Overtourism, Menparekraf Sandiaga Uno Himbau Infrastruktur Tidak Dibangun Secara Berlebihan di Labuan Bajo

Berpotensi Overtourism, Menparekraf Sandiaga Uno Himbau Infrastruktur Tidak Dibangun Secara Berlebihan di Labuan Bajo

Lifestyle | Jum'at, 31 Mei 2024 | 09:10 WIB

Tampil Memukau di Grand Prix Monako, Lisa BLACKPINK Pakai Outfit dari 1800 Sampah Plastik: Ini Potretnya

Tampil Memukau di Grand Prix Monako, Lisa BLACKPINK Pakai Outfit dari 1800 Sampah Plastik: Ini Potretnya

Lifestyle | Senin, 27 Mei 2024 | 20:05 WIB

Terkini

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:10 WIB

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:40 WIB

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:35 WIB

Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya

Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:35 WIB

Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota

Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah

Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:30 WIB

Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya

Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:25 WIB

Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:15 WIB

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:00 WIB

Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional

Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:24 WIB