Apakah Tanaman Kratom Itu Narkoba? Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 25 Juni 2024 | 08:49 WIB
Apakah Tanaman Kratom Itu Narkoba? Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya
Apakah Tanaman Kratom Itu Narkoba? Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya [ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/pras]

Suara.com - Presiden Jokowi belum lama ini menggelar rapat terbatas membahas budidaya tanaman kratom yang tumbuh subur di Indonesia. Namun, dari pertemuan tersebut ternyata masih cukup banyak warganet yang salah sangka bahwa kratom adalah jenis narkotika. Supaya tidak ada kesalahpahaman lagi, simak informasi berikut.

Apa itu tanaman kratom?

Tanaman kratom adalah tanaman herbal yang bisa ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di sini, kratom banyak ditemukan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kratom masih termasuk dalam suku Rubiaceae, seperti tanaman kopi. Bagian dari tanaman ini yang paling sering dimanfaatkan adalah daunnya. Daun kratom paling sering diolah menjadi teh.

Berdasar sejumlah penelitian, tanaman kratom memiliki berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid dan saponin. Inilah alasan mengapa tanaman yang bisa tumbuh sampai 30 meter ini kerap dimanfaatkan untuk  kesehatan.

Manfaat tanaman kratom

Melansir dari laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, berikut adalah berbagai manfaat tanaman kratom.

  • Mengurangi rasa nyeri dengan kandungan alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine. Dua kandungan ini dapat bekerja dengan cara mengontrol rasa sakit pada reseptor opioid otak.
  • Membantu mengurangi kecemasan karena daun kratom bisa memberikan efek relaksasi.
  • Meningkatkan stamina dengan memanfaatkan kandungan alkaloid yang dapat memberikan efek stimulan ringan.
  • Mengurangi peradangan dengan berbagai senyawa yang bersifat anti-inflamasi, seperti mitraphylline.

Efek makan tanaman kratom

Sama seperti obat herbal lainnya, tanaman kratom tetap perlu dikonsumsi sesuai aturan. Konsumsi tanaman ini secara berlebihan dikhawatirkan dapat menimbulkan efek samping berupa sembelit, penurunan nafsu makan, pusing, tekanan darah tinggi, hingga gangguan hati.

Tak hanya itu, meski risikonya kecil, kratom juga bisa menyebabkan kecanduan. Pasalnya, tanaman ini bisa memberikan efek relaksasi layaknya opium.

Pembahasan Istana terkait Kratom

Dengan risiko efek samping yang dimilikinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) sempat merekomendasikan supaya Kratom dimasukkan dalam narkotika golongan 1 sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.

Namun, melalui konferensi pers di hari Kamis lalu, Moeldoko selaku staf kepresidenan menjelaskan bahwa risiko ketergantungan tanaman kratom masih sangat rendah.

baca juga

“Sedatifnya (efek menenangkan) ada, tapi dalam jumlah tertentu. Maka kita kerjar lagi supaya BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) melakukan langkah riset lanjutan untuk mengetahui seberapa besar sesungguhnya ini berbahaya,” ujar Moeldoko.

Dengan begitu, Presiden dan jajarannya bisa menetapkan aturan niaga bagi tanaman Kratom. Pasalnya, dengan kondisi saat ii, harga jual tanaman Kratom di Indonesia masih cukup rendah jika dibandingkan negara lainnya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Tersangka usai Nyabu Bareng Cewek, Virgoun Endingnya Direhab?

Resmi Tersangka usai Nyabu Bareng Cewek, Virgoun Endingnya Direhab?

News | Senin, 24 Juni 2024 | 23:34 WIB

Mirip Narkoba, Dokter Jiwa Jelaskan Mengapa Judi Online Bisa Bikin Kecanduan!

Mirip Narkoba, Dokter Jiwa Jelaskan Mengapa Judi Online Bisa Bikin Kecanduan!

Lifestyle | Senin, 24 Juni 2024 | 19:10 WIB

Virgoun Ditangkap Narkoba Bareng Wanita, Inara Rusli Malah Diminta Berempati

Virgoun Ditangkap Narkoba Bareng Wanita, Inara Rusli Malah Diminta Berempati

Entertainment | Senin, 24 Juni 2024 | 16:39 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×