Aplikasi Bantuan Sosial 'SiPEPEK' Cirebon Bikin Heboh, Apa Istimewanya?

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 30 Juni 2024 | 20:19 WIB
Aplikasi Bantuan Sosial 'SiPEPEK' Cirebon Bikin Heboh, Apa Istimewanya?
Aplikasi Bantuan Sosial 'SiPEPEK' Cirebon Bikin Heboh, Apa Istimewanya? (cirebonkab)

Suara.com - Aplikasi SiPEPEK yang dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon menuai kritik dari netizen lantaran namanya merujuk pada alat kelamin wanita. Kritikan mengenai nama tersebut mengundang penasaran netizen lain, hingga ingin tahu apa itu aplikasi SiPEPEK Cirebon sebenarnya?

Aplikasi SiPEPEK Cirebon viral di sosial media X. Netizen yang memperhatikan peluncuran aplikasi yang dibuat untuk memaksimalkan pelayanan program kemiskinan dan jaminan kesehatan ini kebanyakan mengolok-olok aplikasi tersebut. "Mereka yang bikin aplikasi, gue yang malu," tulis akun haansaplast yang membagikan screenshot aplikasi SiPEPEK.

Lantas, apa itu aplikasi SiPEPEK Cirebon?

Dikutip dari situs cirebonkab.go.id, aplikasi SiPEPEK Cirebon merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Dinas Sosial Kabuapten Cirebon untuk mempermudah layanan masyarakat yang akan melakukan pengurusan administrasi bantuan sosial. Nama SiPEPEK sebenarnya merupakan singkatan dari Sistem Informasi Admnistrasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

Aplikasi SiPEPEK Cirebon (sipepek.cirebonkab.go.id)
Aplikasi SiPEPEK Cirebon (sipepek.cirebonkab.go.id)

Melalui situs sipepek.cirebonkab.go.id, pemerintah setempat menjelaskan nama Pepek/Pepeg merupakan Bahasa Cirebon yang artinya lengkap/komplit. Tujuan dari pendirian SiPEPEK adalah untuk melengkapi layanan program penanggulangan kemiskinan dan jaminan kesehatan untuk melengkapi kebutuhan warga kurang mampu di Kabupaten Cirebon. Aplikasi ini dikembangkan oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon.

Dengan aplikasi ini masyarakat dapat mengajukan bantuan secara mandiri, hanya tinggal klik 'Permohonan Mandiri'. Tahap selanjutnya melalui aplikasi tersebut, warga akan diminta mengisi formulir. Nantinya pelayanan PUSKESOS akan memverifikasi formulir isian warga untuk kemudian diproses ke tahap selanjutnya sampai bantuan diturunkan.

Tahapan mandiri dalam mengajukan bantuan sosial adalah sebagai berikut:
1. Warga mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mengajukan bantuan sosial
2. Masuk ke aplikasi SiPEPEK, klik Permohonan Mandiri.
3. Isi data formulir. Lengkapi semua kolom isian dan lampirkan berkas.
4. Kamu nanti akan mendapatkan kode lacak. Simpan kode lacak permohonan untuk nantinya bisa kamu gunakan untuk melacak permohonan sudah sampai mana prosesnya.

Berkas-berkas yang harus dipersiapkan warga untuk mengajukan bantuan sosial itu berupa kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Warga bisa meminta bantuan untuk keperluan kesehatan, kesejahteraan sosial, listrik, dan pendidikan di aplikasi SiPEPEK Cirebon ini.

Demikian itu informasi mengenai apa itu aplikasi SiPEPEK Cirebon. Semoga bermanfaat.

baca juga

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aplikasi SiPEPEK Karya Pemerintah Cirebon Jadi Olok-olokan di X, Netizen: Mereka yang Bikin, Gue yang Malu

Aplikasi SiPEPEK Karya Pemerintah Cirebon Jadi Olok-olokan di X, Netizen: Mereka yang Bikin, Gue yang Malu

Tekno | Minggu, 30 Juni 2024 | 14:00 WIB

Geger Makam di Banyuwangi Dibongkar, Pelaku Bawa Kabur Tali Pocong dan Benda Ini

Geger Makam di Banyuwangi Dibongkar, Pelaku Bawa Kabur Tali Pocong dan Benda Ini

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2024 | 13:22 WIB

Miris! Nenek 77 Tahun di Kursi Roda Diseret ke Polisi, Anak Kandung Rebutan Warisan

Miris! Nenek 77 Tahun di Kursi Roda Diseret ke Polisi, Anak Kandung Rebutan Warisan

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2024 | 12:03 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×