Cek Khodam Jokowi dan Misteri Angka 7, Om Hao: Sosoknya Kuat, Serba Hijau dari Pantai Selatan

Rifan Aditya

Selasa, 02 Juli 2024 | 20:03 WIB
Cek Khodam Jokowi dan Misteri Angka 7, Om Hao: Sosoknya Kuat, Serba Hijau dari Pantai Selatan
Om Hao alias Hari A Kurniawan (Instagram/@omhao13) - Om Hao Cek Khodam Jokowi

Suara.com - Ahli metafisik di balik cerita sensasional Kisah Tanah Jawa, Hari A Kurniawan alias Om Hao telah mencoba cek khodam Presiden Joko Widodo. Ia pun mengungkapkan hal tersebut pada hari ulang tahun Jokowi ke-63, yaitu pada 21 Juni 2024 lalu.

Lantas siapa sosok pendamping atau khodam Jokowi? Bagaimana wujudnya? Berikut ini penjelasan Om Hao yang disampaikan dalam video di YouTube Hao Family Channel.

Cek Khodam Jokowi

Awalnya, Om Hao mempersilahkan istrinya, Dea untuk membaca aura Presiden Jokowi. Dea pun menyebut bahwa Jokowi memiliki banyak lapisan aura.

"Kalau saya lihat dari auranya, beliau ini punya banyak lapisan (aura)," kata Dea dalam video yang diunggah ke Youtube pada 22 Juni 2024.

Menurutnya, aura tersebut didapat lantaran Jokowi adalah sosok orang yang bekerja keras. Selain itu, leluhur Jokowi juga melakukan laku prihatin yang sama tingginya.

"Memang pada dasarnya, bapak Jokowi itu prihatinnya kuat, secara Jawa kental sekali. Leluhurnya beliau ini memang suka tirakat dan prihatin sehingga bisa menurunkan ke anak cucunya bisa memimpin negara itu bukan tugas yang mudah," ungkap istri Om Hao.

Dea juga merasakan khodam pendamping Jokowi sosoknya feminim dan serba hijau. Hal ini diamini oleh Om Hao, ia pun menyebut presiden Jokowi dilindungi oleh sosok metafisik dari Pantai Selatan Jawa.

"Secara khodam beliau kuat sekali, dipegang oleh ratu nusantara atau Gusti Kanjeng Ratu Kidul. Ketika pelantikan beliau pun juga diiringi kereta kencana dari Pantai Selatan," kata pria berkacamata kelahiran Jombang ini.

Om Hao menambahkan, "Ada kuda-kuda yang mengikuti beliau. Kuda putih seperti kita lihat di lukisan kanjeng Ratu Kidul."

baca juga

Konten kreator horor ini juga berpendapat bahwa Jokowi memang memiliki tugas di dunia untuk memberi pertolongan kepada bangsa. Lantaran, dalam kehidupannya banyak muncul angka tujuh.

"Diarak begitu, kuda ini jumlahnya 7 juga. Beliau Presiden nomor tujuh juga. Beliau ini menjabat karena memberikan pertolongan terhadap bangsa Indonesia," lanjut Om Hao.

"Semua serba 7. Presiden ketujuh, wetonnya tujuh-tujuh, ada 7 kuda putih," imbuhnya.

Cek Aura Jokowi

Menurut Om Hao, Jokowi memiliki tujuh lapisan aura. Dimana masing-masing lapisan aura memiliki warna yang berbeda-beda dengan makna yang khusus.

"Kalau kita masuk ke aura itu adalah warna putih di luar. Kemudian ada lencana atau mahkota warna merah dan putih itu warna kenegaraan, cakranya merah putih," kata Om Hao.

"Agak masuk itu aura warna hijau, hijau zamrud. Kemudian masuk sedikit warnanya agak keemasan. Masuk sedikit lagi warna auranya coklat transparan, ini aura keempat."

"Masuk lagi, warna seperti merah jambu, merah delima lebih gemerlap lagi. Keenam adalah warnanya putih berkilau berlian."

"Dan warna ketujuh yang paling dalam tidak boleh disampaikan. Kalau diurutkan, warna-warna aura ini adalah warna kebesaran kalau di Jawa itu kuning keemasan berkilau," pungkasnya.

Perlu diketahui, sebenarnya menurut bahasa Arab, khodam artinya adalah pembantu, penjaga, atau pengawal. Namun dalam budaya Jawa khususnya, khodam dikaitkan dengan sosok pendamping yang sifatnya metafisik.

Sehingga dipercaya memiliki kekuatan gaib yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Upaya untuk mengetahui ataupun berinteraksi dengan khodam umumnya dilakukan dengan cara ritual, doa hingga meditasi.

Wujud dari kodham pun bermacam-macam mulai dari binatang, manusia hingga makhluk lainnya. Meskipun begitu kadang dapat berubah bentuk dan wujud lain.

Khodam juga dipercaya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kejadian di dunia fisik. Makanya tingkat kekuatan khodam juga bakal mempengaruhi level, status ataupun kelas seseorang dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Selain itu, khodam juga memberikan perlindungan dari bahaya atau energi negatif, serta membantu seseorang dalam mencapai tujuan spiritual atau material tertentu. Nah, apakah kalian percaya dengan penjelasan Om Hao setelah cek khodam Jokowi?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Tren Cek Khodam Online Bisa Berujung Dosa Besar! Ini Hukumnya dalam Islam

Ikut Tren Cek Khodam Online Bisa Berujung Dosa Besar! Ini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 02 Juli 2024 | 13:18 WIB

Timeline Jokowi Dulu Tolak Hadiah Rumah Pensiunan Presiden, Kini Cetak Rekor! Terima 1,2 Hektar Tanah dari Negara

Timeline Jokowi Dulu Tolak Hadiah Rumah Pensiunan Presiden, Kini Cetak Rekor! Terima 1,2 Hektar Tanah dari Negara

News | Selasa, 02 Juli 2024 | 09:14 WIB

Kiper Indonesia Maarten Paes Ikut Tren Cek Khodam, Hasilnya Mengejutkan

Kiper Indonesia Maarten Paes Ikut Tren Cek Khodam, Hasilnya Mengejutkan

Bola | Selasa, 02 Juli 2024 | 08:40 WIB

Peletakan Batu Pertama Rumah Pensiun Jokowi Digelar Tertutup, Luasnya Bertambah?

Peletakan Batu Pertama Rumah Pensiun Jokowi Digelar Tertutup, Luasnya Bertambah?

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 18:16 WIB

Hasilnya Tuyul Mulet? Ini Link dan Cara Cek Khodam Online Gratis dengan Nama

Hasilnya Tuyul Mulet? Ini Link dan Cara Cek Khodam Online Gratis dengan Nama

Tekno | Minggu, 30 Juni 2024 | 06:36 WIB

Cek Khodam dan Sugesti Mayoritas Netizen

Cek Khodam dan Sugesti Mayoritas Netizen

Your Say | Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:34 WIB

Terkini

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:50 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

×