Kronologi Vincent dan Desta Ikut Terseret di Kasus Eks Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Kok Bisa?

Farah Nabilla

Sabtu, 06 Juli 2024 | 13:49 WIB
Kronologi Vincent dan Desta Ikut Terseret di Kasus Eks Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Kok Bisa?
Vincent dan Desta. [Ist]

Suara.com - Presenter Vincent dan Desta diduga terlibat dalam kasus asusila Ketua KPU, Hasyim Asy'ari. Nama keduanya disebut karena pernah diminta membuat video untuk menyemangati korban dugaan asusila.

Dalam pembacaan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), muncul nama Vincent dan Desta. Lantas, bagaimana keduanya bisa ikut terseret dalam kasus asusila Ketua KPU? Ini rangkumannya.

Kronologi Vincent Desta Terseret Kasus Ketua KPU

Awal mulanya, Hasyim Asy'ari syuting di salah satu staisun televisi swasta. Begitu selesai, ia meminta pada Vincent, Desta, serta Boiyen untuk membuat video semangat yang ditujukan kepada korban atau pengadu.

Korban kasus asusila tersebut adalah anggota PPLN Den Haag berinisial CAT. Adapun video yang terdapat Vincent dan Desta itu dianggap termasuk rayuan dari Hasyim Asy'ari secara terang-terangan di depan publik.

"Teradu juga melakukan pendekatan dan rayuan secara terang-terangan terhadap Pengadu dengan membuat video berisi titipan salam secara personal terhadap pengadu di Belanda," demikian pernyataan dalam putusan yang dibacakan pada Rabu (3/7/2024) oleh anggota DKPP J Kristiadi.

Video itu dibuat karena Hasyim Asy'ari mengetahui korban menyukai Vincent dan Desta. Dalam rekaman itu, mereka menyampaikan salam dan ucapan semangat kepada korban yang mengikuti Pemilu.

"Setelah acara tersebut selesai, Vincent, Desta, Teradu (Hasyim) serta Betty Epsilon Idroos dan Boiyen melakukan swavideo untuk menyampaikan greeting (salam) kepada Pengadu," bunyi pernyataan lain.

"Berupa ucapan 'Sukses selalu, semoga lancar pelaksanaan Pemilu di luar negeri'. Swavideo tersebut dilakukan atas permintaan dan juga direkam menggunakan ponsel Teradu," lanjut pernyataan putusan tersebut.

baca juga

Video itu direkam langsung menggunakan ponsel Hasyim Asy'ari. Kemudian, dikirimkan kepada korban melalui WhatsApp yang disertai dengan beberapa emoji. Mulai dari emoji memeluk, hati, hingga ciuman.

"Teradu mengirimkan video greeting tersebut kepada Pengadu melalui WhatsApp kemudian diberikan caption, 'Special for you diajengku' ditambah emoji tangan melipat, mawar merah, tangan memeluk, melontar ciuman dengan hembusan hati, tersenyum penuh.'"

Kronologi Hasyim Asy'ari Lakukan Asusila

Seorang wanita anggota PPLN melaporkan Hasyim ke DKPP pada 18 April 2024 silam. Laporan terkait terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu berupa mendekati, merayu, hingga berbuat asusila. 

Pelaporan diwakilkan oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH FHUI) dan LBH APIK. Perwakilan LKBH FHUI, Aristo Pangaribuan menjelaskan kapan tindakan itu terjadi.

Perbuatan itu diduga dilakukan Hasyim selama September 2023 hingga Maret 2024. Keduanya bertemu beberapa kali saat Hasyim diketahui melakukan kunjungan dinas ke Eropa dan korban datang ke Indonesia. 

Lalu, ada upaya Hasyim merayu dan mendekati korban selama mereka tidak bertemu. Majelis DKPP juga menyebut Hasyim memaksa CAT melakukan hubungan intim hingga korban mengalami gangguan kesehatan dan undur diri dari Pemilu.

Korban sempat menolak, namun Hasyim memaksanya untuk melakukan hubungan intim hingga benar terjadi. Peristiwa itu terjadi pada 3 Oktober 2023 di Belanda, di mana korban diminta mendatangi kamar hotel Hasyim.

Tak cukup sampai disitu, Aristo juga mengatakan bahwa Hasyim telah menyalahgunakan jabatan dengan memakai berbagai fasilitas negara. Salah satunya mobil Toyota Fortuner Walpri berpelat dinas Polri.

Selain itu, ada fasilitas lain dari dana pribadi yang diberikan Hasyim kepada CAT. Mulai dari tiket pesawat Jakarta-Singapura Rp8.697.500 dan penginapan di Apartemen Oakwood Suites Kuningan Rp48.716.900.

Tak ketinggalan, ada pula tiket pesawat Jakarta-Belanda sebanyak tiga kali sebesar Rp100 juta dan layar monitor Asus ZenScreen Rp5.419.000. Fasilitas-fasilitas ini diberikan Hasyim pada 28 November 2023 lalu.

Atas tindakannya itu, Hasyim Asy'ari dipecat dari jabatan Ketua KPU oleh DKPP. Pemberhentiannya ini tercantum dalam putusan kasus asusila perkara Nomor 90/PKE-DKPP/V/2024 yang dilakukan Hasyim.

“Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk seluruhnya. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini dibacakan,” ujar Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, Rabu (3/7/2024).

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Kasus Cabul Hasyim, KPU Didesak Buat Pedoman Penanganan Kekerasan Gender

Usai Kasus Cabul Hasyim, KPU Didesak Buat Pedoman Penanganan Kekerasan Gender

News | Sabtu, 06 Juli 2024 | 11:28 WIB

Hasyim Asy'ari Dipecat, TKN Prabowo: Bukti Jokowi Tak Backup Ketua KPU

Hasyim Asy'ari Dipecat, TKN Prabowo: Bukti Jokowi Tak Backup Ketua KPU

News | Sabtu, 06 Juli 2024 | 04:05 WIB

Dari Janji Nikah Hingga "CD Tertinggal": 4 Rayuan Hasyim Asy'ari untuk CAT

Dari Janji Nikah Hingga "CD Tertinggal": 4 Rayuan Hasyim Asy'ari untuk CAT

Entertainment | Sabtu, 06 Juli 2024 | 06:10 WIB

KPU Mohon Kasus Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari Jangan Dibawa ke Keluarganya

KPU Mohon Kasus Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari Jangan Dibawa ke Keluarganya

News | Sabtu, 06 Juli 2024 | 00:05 WIB

Terkini

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

×