Minum Kopi dengan Kayu Manis Bikin Otak Makin Sehat, Mitos atau Fakta?

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 24 Juli 2024 | 16:53 WIB
Minum Kopi dengan Kayu Manis Bikin Otak Makin Sehat, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi Minum Kopi (Pexels.com/NeoPhoto)

Suara.com - Minum kopi dengan kayu manis di pagi hari diyakini memberikan tenaga dan kesehatan otak. Selain itu, mengonsumsi kopi juga dapat meningkatkan fungsi kognitif seseorang dari waktu ke waktu.

Seorang ahli saraf bersertifikat, Shaheen Lakhan di laman Well and Good menyebutkan bahwa kopi lebih dari sekadar minuman penambah semangat di pagi hari.

"Kopi menawarkan beberapa manfaat penting bagi kesehatan otak. Kafein, senyawa aktif utama dalam kopi, bertindak sebagai stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan konsentrasi, dan dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek,” katanya, dikutip dari Antara, Rabu (24/7/2024).

Menurutnya, kopi merupakan sumber antioksidan yang kuat, kopi juga dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit otak degeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

Sama kuatnya dengan kopi itu sendiri untuk kesehatan otak dan kognisi, menambahkan sedikit kayu manis dapat meningkatkan manfaatnya ke tingkat berikutnya.

“Kayu manis mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif yang stabil sepanjang hari. Kayu manis juga kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan otak jangka panjang,” jelas Dr. Lakhan.

Menurut tinjauan tahun 2024 terhadap 40 penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience , kayu manis dapat meningkatkan fungsi kognitif secara signifikan, yaitu pembelajaran dan memori, serta membantu mencegah dan mengurangi gangguan kognitif.

Penelitian sebelumnya pada tikus menyarankan bahwa kayu manis berpotensi membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif termasuk Parkinson, imbuh Dr. Lakhan, meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk membuat klaim yang meyakinkan.

Saat membumbui kopi dengan kayu manis, Anda mungkin juga ingin mengurangi pemanis buatan untuk menggandakan efek perlindungan.

"Beberapa pemanis buatan, seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin, telah dikaitkan dengan efek negatif pada bakteri usus, yang secara tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan otak melalui sumbu otak-usus," Dr. Lakhan memperingatkan.

Ada baiknya juga untuk menghindari krimer beraroma. Ia mengatakan banyak krimer yang mengandung gula tambahan dan lemak tidak sehat dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan peradangan dan berpotensi meningkatkan risiko penurunan kognitif seiring berjalannya waktu.

Jika kayu manis saja tidak cukup untuk memuaskan selera Anda, Dr. Lakhan menyarankan untuk memilih alternatif yang lebih sehat untuk membuat kopi lebih nikmat.

"Bagi mereka yang lebih suka kopi dengan susu, memilih susu nabati tanpa pemanis atau susu biasa dalam jumlah sedikit akan menjadi pilihan yang lebih sehat daripada pilihan yang sangat manis atau beraroma buatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI