Apa Itu Siklus Kekerasan? Jadi Sorotan Dalam Kasus KDRT Selebgram Cut Intan Nabila

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 13 Agustus 2024 | 22:02 WIB
Apa Itu Siklus Kekerasan? Jadi Sorotan Dalam Kasus KDRT Selebgram Cut Intan Nabila
Video kasus KDRT Armor Toreador terhadap istrinya, Cut Intan Nabila. (tangkapan layar/instagram)

Suara.com - Cut Intan Nabila, seorang selebgram menjadi sorotan publik setelah mengungkap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya, yang terjadi bertahun-tahun. Hal ini membuat netizen penasaran tentang siklus kekerasan yang bikin korban sulit lepas. Apa ya itu?

Pada rekaman video nampak si suami Armor Toreador memukul Intan berkali-kali. Bahkan juga terlihat anak ketiga mereka yang ada di kasur yang sama sempat terkena tendang oleh Armor Toreador.

Kasus ini terungkap ke publik setelah Cut Intan mengunggah video bukti KDRT di akun media sosialnya, Selasa (13/8/2024). Cut Intan mengungkapkan bahwa ia mengalami kekerasan fisik dari suaminya selama beberapa tahun pernikahan.

Siklus Kekerasan

Dalam hubungan yang penuh dengan kekerasan, ada satu pola yang selalu berulang, mencengkeram korban dalam lingkaran setan yang sulit diputus. Siklus kekerasan, atau yang juga dikenal sebagai siklus pelecehan, menggambarkan bagaimana perilaku kasar terus mengakar dan mengungkung para korban dalam ketakutan dan ketidakberdayaan. Inilah alasan mengapa banyak orang yang mengalami kekerasan merasa terjebak dan sulit membebaskan diri dari cengkeraman pelaku.

Pada tahun 1970-an, psikolog Lenore Walker mengidentifikasi siklus ini dalam bukunya “The Battered Woman.” Melalui wawancara dengan banyak perempuan yang mengalami pelecehan, ia mengungkapkan empat tahap mengerikan dalam siklus ini: ketegangan meningkat, insiden kekerasan, rekonsiliasi atau fase 'bulan madu', dan masa tenang. Mari kita selami setiap tahap dalam siklus yang terus berulang ini.

Armor Toreador suami Cut Intan Nabila akhrinya ditangkap polisi. [Instagram]
Armor Toreador suami Cut Intan Nabila akhrinya ditangkap polisi. [Instagram]

1. Ketegangan Meningkat: Badai yang Siap Meledak!

Tahap pertama dalam siklus kekerasan adalah meningkatnya ketegangan. Pasangan yang kasar sering kali menyerang karena dipicu oleh berbagai stresor eksternal. Dari masalah keluarga hingga tekanan di tempat kerja, semuanya bisa memicu ketegangan yang perlahan membara. Frustrasi dan ketidakpuasan mulai menumpuk, menimbulkan perasaan tidak berdaya, kemarahan, dan paranoia. Dalam situasi ini, korban biasanya berusaha mati-matian untuk menenangkan pelaku, mencoba meredam api yang siap meledak kapan saja.

2. Insiden Kekerasan: Ledakan Emosi yang Mematikan!

Ketika ketegangan mencapai puncaknya, pelaku akhirnya melepaskan amarahnya. Inilah saat di mana kekerasan benar-benar terjadi. Pelaku mencoba mendapatkan kembali kontrol dengan berbagai cara yang mengerikan—dari penghinaan verbal, ancaman fisik, hingga kekerasan seksual dan emosional. Mereka mungkin menyalahkan korban atas semua masalah, menganggapnya sebagai pemicu kemarahan. Namun, ingatlah, kekerasan ini adalah pilihan pelaku, dan tidak ada alasan yang bisa membenarkan perilaku kejam ini.

3. Rekonsiliasi: 'Bulan Madu' Beracun

Setelah insiden kekerasan, pelaku sering kali berubah menjadi sosok yang penuh kasih sayang, seolah-olah ingin menebus dosanya. Inilah yang disebut sebagai fase 'bulan madu'. Pelaku mungkin memberi hadiah, menunjukkan kasih sayang, dan berjanji bahwa kejadian mengerikan itu tidak akan terulang lagi. Korban, yang telah terjebak dalam siklus ini, mungkin mulai percaya bahwa hubungan mereka kembali normal, bahwa cinta sejati mereka telah pulih. Namun, ini hanya ilusi sementara.

4. Masa Tenang: Hening Sebelum Badai

Tahap terakhir dalam siklus ini adalah masa tenang. Inilah saat di mana pelaku dan korban mencoba mencari pembenaran atas kejadian yang telah berlalu. Pelaku mungkin meminta maaf, tetapi dengan tetap menyalahkan faktor eksternal atau bahkan korban sendiri. Dalam ketenangan ini, korban mungkin mulai meragukan ingatan mereka sendiri, mempertanyakan apakah kekerasan yang mereka alami benar-benar seburuk itu. Namun, sayangnya, ketenangan ini hanyalah jeda sebelum siklus ini berulang kembali.

Siklus Kekerasan: Sebuah Lingkaran Setan yang Terus Berputar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Cut Intan Nabila Sudah Ditangkap Polisi, Ada Campur Tangan Mulan Jameela

Suami Cut Intan Nabila Sudah Ditangkap Polisi, Ada Campur Tangan Mulan Jameela

Entertainment | Selasa, 13 Agustus 2024 | 21:50 WIB

5 Fakta Kisah Aprila Majid yang Ditinggal Pamit Suami ke Kelurahan Tapi Ternyata Pergi dengan Selingkuhan

5 Fakta Kisah Aprila Majid yang Ditinggal Pamit Suami ke Kelurahan Tapi Ternyata Pergi dengan Selingkuhan

Entertainment | Selasa, 13 Agustus 2024 | 21:14 WIB

Amor Toreeador Pelaku KDRT terhadap Cut Intan Nabila Akhirnya Diringkus Polisi

Amor Toreeador Pelaku KDRT terhadap Cut Intan Nabila Akhirnya Diringkus Polisi

Entertainment | Selasa, 13 Agustus 2024 | 21:07 WIB

Terkini

Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?

Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 12:46 WIB

Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota

Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

4 Rekomendasi Spot Treatment untuk Flek Hitam yang Sudah BPOM dan Mudah Didapat

4 Rekomendasi Spot Treatment untuk Flek Hitam yang Sudah BPOM dan Mudah Didapat

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 12:03 WIB

5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit

5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 11:48 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing di Pagi Hari

Urutan Skincare Malam Viva untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing di Pagi Hari

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 11:47 WIB

Cushion Skintific Petal untuk Kulit Apa? Ini Rekomendasi sesuai Skintone dan Undertone

Cushion Skintific Petal untuk Kulit Apa? Ini Rekomendasi sesuai Skintone dan Undertone

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:58 WIB

Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya

Idul Adha 2026 Berapa Hari Lagi? Mari Hitung Mundur dan Cek Jadwalnya

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:46 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Atasi Hiperpigmentasi Usia 45 Tahun ke Atas

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Atasi Hiperpigmentasi Usia 45 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:41 WIB

Cara Cek Apakah NIK Kita Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?

Cara Cek Apakah NIK Kita Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:21 WIB

Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya

Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 10:10 WIB