Apa Itu PPDS? Mengenal Program Pendidikan yang Diikuti Dokter Muda Undip Sebelum Tewas

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:10 WIB
Apa Itu PPDS? Mengenal Program Pendidikan yang Diikuti Dokter Muda Undip Sebelum Tewas
Apa Itu PPDS? Mengenal Program Pendidikan yang Diikuti Dokter Muda Undip Sebelum Tewas (Freepik)

Suara.com - Viral di media sosial kasus kematian dokter PPDS Undip karena bunuh diri. Hal ini pun lantas mengundang tanya, apa itu PPDS singkatan dari apa? Berikut ini penjelasannya lengkap dengan biaya PPDS Undip.

Diberitakan, dr Aulia Risma Lestari peserta didik PPDS (anestesi Fakultas Kedokteran Undip (Universitas Diponegoro) di RSUP Dr Kariadi meningga dunia karena bunuh diri. Diduga dr Aulia Risma Lestari ini bunuh diri karena adanya pebullying atau perundungan dari para seniornya.

Atas kejadian tersebut, Kementerian Kesehatan RI pun dengan tegas memberikan perintah agar program anestesi FK Undip diberhentikan sementara. Hal tersebut dilakukan karena Kemenkes akan melakukan investigasi.

Seiring ramainya pemberitaan kematian peserta didik PPDS Undip karena bunuh diri, hal ini pun lantas mengundang tanya mengenai  apa itu PPDS singkatan dari apa? Nah untuk selengkapnya, berikut ini penjelasannya lengkap dengan biaya PPDS Undip.

Apa itu PPDS

PPDS ini merupakan singkatan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis. PPDS ini merupakan tahapan lanjut pendidikan bagi seorang dokter guna menjadi spesialis. PPDS ini program pendidikan dari dokter umum menjadi dokter spesialis pada bidang tertentu.

Untuk menjadi PPDS maka harus daftar terlebih dulu ke IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan mengikuti PPDS yang telah dipilih. Biasanya PPDS berlangsung sekitar 4-6 tahun, tergantung pilihan jenis spesialisasinya.

Biaya PPDS Undip Anestesi

Untuk biaya pendidikan PPDS Undip terdiri dari biaya SPP (sumbangan pengembangan pendidikan) dan IPI. Adapun SPP dibayarkan oleh mahasiswa per semester sebesar Rp 15.500.000 dan IPI sebesar Rp 25.000.000.

Namun untuk mengikuti studi PPDS, mahasiswa harus lulus S1 kedokteran terlebih dulu dengan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.) dan usia di bawah 35 tahun. Umumnya, program S1 Kedokteran ditempuh sekitar 3,5 - 4 tahun yang terdiri 7 semester.

Untuk biaya S1 Kedokteran di Undip ini bervariasi disesuaikan dengan jalur seleksi yang dipilih. Adapun  rician biayanya sebagai berikut:

baca juga

- UKT Golongan I: Rp500.000

- UKT Golongan II: Rp 1.000.000

- UKT Golongan III: Rp 5.000.000

- UKT Golongan IV:  Rp 10.000.000

- UKT Golongan V: Rp 14.000.000

- UKT Golongan VI: Rp 18.000.000

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyawa Peserta PPDS Melayang, Bullying Diduga Ancam Keselamatan Dokter dan Keluarga

Nyawa Peserta PPDS Melayang, Bullying Diduga Ancam Keselamatan Dokter dan Keluarga

Lifestyle | Minggu, 18 Agustus 2024 | 10:30 WIB

Tompi Ikut Soroti Senioritas di Kedokteran:  'Budaya Lama' yang Harus Diubah!

Tompi Ikut Soroti Senioritas di Kedokteran: 'Budaya Lama' yang Harus Diubah!

Lifestyle | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 16:43 WIB

Dokter Muda Diduga Jadi Korban Bully Senior, Segini Biaya Kuliah Kedokteran Undip

Dokter Muda Diduga Jadi Korban Bully Senior, Segini Biaya Kuliah Kedokteran Undip

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 15:38 WIB

Terkini

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:51 WIB

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:49 WIB

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:42 WIB

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:38 WIB

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:37 WIB

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:35 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:28 WIB

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:27 WIB

×