Dikunjungi Paus Fransiskus, Media Vatikan Soroti 'Terowongan Persahabatan' antara Istiqlal dan Katedral

Selasa, 03 September 2024 | 12:28 WIB
Dikunjungi Paus Fransiskus, Media Vatikan Soroti 'Terowongan Persahabatan' antara Istiqlal dan Katedral
Potret Sri Paus Fransiskus (Unsplash/Ashwin Vaswani)

Suara.com - Dalam kunjungannya ke Indonesia, Paus Fransiskus dijadwalkan bakal mengunjungi Terowongan Persahabatan yang menghubungkan masjid Istiqlal dengan gereja Katedral.

Kunjungan ini akan berlangsung pada 5 September 2024 mendatang. Hal tersebut pun ikut menjadi sorotan media asing, termasuk Vatican News yang ikut mengulas Terowongan Persahabatan yang cukup unik tersebut. 

Penulis Andrea Tornielli membandingkannya dengan terowongan perang dan teror, yang dirancang untuk menyembunyikan tentara, militan, dan sandera. Sementara Terowongan Persahabatan dibangun untuk membina persahabatan di antara orang-orang yang berbeda agama.

Letaknya di Jakarta, tepatnya di Masjid Istiqlal, masjid yang terbesar di Asia Tenggara. Masjid yang berdiri di seberang Katedral Katolik Our Lady of the Assumption, yang hanya dipisahkan oleh jalan raya tiga jalur.

Suasana Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (12/4/2021). [Suara.com/Dian Latifah]
Suasana Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (12/4/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Vatican News menulis, baru-baru ini, sebuah jalan bawah tanah tua yang menghubungkan kedua tempat ibadah ini dipugar, dihiasi dengan karya seni, dan diubah menjadi Terowongan Persaudaraan untuk menyatukan tempat berdoa bagi umat Muslim dengan tempat yang digunakan umat Kristen untuk merayakan Ekaristi.

"Di dunia yang diliputi oleh konflik, beberapa di antaranya diliput secara luas oleh media, yang lainnya hampir terlupakan, di mana kekerasan dan kebencian tampaknya merajalela, kita sangat membutuhkan jalan persahabatan, kesempatan untuk berdialog, dan komitmen untuk perdamaian karena kita adalah 'Fratelli tutti' ('semua bersaudara')," tulis Andrea di Vatican News.

Seperti diketahui, pada hari Senin, Paus Fransiskus memulai Perjalanan Apostolik terpanjangnya, dengan mengunjungi Asia dan Oseania. Rencana perjalanannya dimulai di Indonesia—negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia—dan berlanjut ke Papua Nugini, Timor-Leste, dan terakhir Singapura.

Ziarahnya bertujuan untuk menunjukkan kedekatan dengan umat Kristen di tempat yang hanya berupa "kawanan kecil", seperti di Indonesia, atau tempat yang hampir mencakup seluruh populasi, seperti di Timor-Leste.

Perjalanan ini juga merupakan kesempatan untuk bertemu dengan semua orang dan menegaskan kembali bahwa kita tidak dikutuk oleh tembok, hambatan, kebencian, dan kekerasan karena pria dan wanita dari berbagai agama, suku, dan budaya dapat hidup berdampingan, saling menghormati, dan bekerja sama.

Baca Juga: Kecepatan Hampir Sama, Ternyata Ini Perbedaan Pesawat Komersil yang Ditumpangi Paus Fransiskus dengan Jet Pribadi

Meskipun kunjungan ini direncanakan empat tahun lalu dan tertunda karena pandemi, kini kunjungan ini memiliki makna profetik. Uskup Roma, dengan gaya Santo Fransiskus dari Assisi, yang namanya disandangnya, tidak datang untuk menaklukkan atau menyebarkan agama, tetapi hanya dengan keinginan untuk menyaksikan keindahan Injil.

Perjalanannya akan membawanya hingga Vanimo, sebuah kota kecil dengan sembilan ribu jiwa di pesisir Samudra Pasifik. Semangat yang sama memotivasi pendahulunya, Paus St. Paulus VI, yang pada tanggal 29 November 1970, terbang ke Apia di Samoa yang merdeka untuk merayakan Misa di altar kecil darurat di Leulumoega untuk beberapa ratus penduduk pulau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI