5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Menghambat Usaha Menurunkan Berat Badan

Suhardiman

Selasa, 10 September 2024 | 15:42 WIB
5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Menghambat Usaha Menurunkan Berat Badan
Ilustrasi berat badan. [Freepik/jcomp]

Suara.com - Menurunkan berat badan memang bisa menjadi tantangan, dan kebiasaan buruk sering kali menjadi penghalang utama.

Banyak orang yang merasa kecewa setelah berusaha keras menurunkan berat badan, namun angkanya di timbangan tetap tidak berubah.

Jika Anda mengalami hal tersebut, mungkin ada beberapa kebiasaan buruk yang tanpa disadari menjadi penyebabnya.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat menghambat usaha Anda dalam menurunkan berat badan, melansir batamnews.co.id:

1. Melewatkan Waktu Makan

Beberapa orang beranggapan bahwa melewatkan makan, terutama sarapan, akan membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Namun, kenyataannya ini bisa menjadi bumerang.

Saat Anda melewatkan makan, tubuh akan merasa sangat lapar pada waktu makan berikutnya, yang dapat membuat Anda makan berlebihan.

Menurut berbagai penelitian, makan secara teratur lebih efektif untuk menjaga metabolisme tetap stabil dan mencegah rasa lapar yang berlebihan. Melewatkan makan justru dapat membuat tubuh menumpuk kalori lebih banyak pada saat makan selanjutnya.

2. Kurang Tidur

Tidur yang berkualitas sangat penting dalam proses menurunkan berat badan. Kurang tidur dapat mempengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga membuat Anda cenderung makan lebih banyak.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan erat dengan risiko obesitas. Cobalah untuk tidur minimal 5-7 jam setiap malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan memulihkan diri, serta menjaga metabolisme tetap optimal.

3. Kekurangan Protein

Hanya mengandalkan sayuran selama diet tanpa asupan protein yang cukup bisa membuat penurunan berat badan menjadi lambat. Protein adalah nutrisi penting yang dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah rasa lapar berlebihan.

Menurut Healthline, protein membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, yang pada akhirnya dapat mengurangi keinginan untuk makan terlalu banyak. Pastikan Anda mengonsumsi sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

4. Tidak Mengonsumsi Makanan Utuh

Kualitas makanan yang Anda konsumsi sama pentingnya dengan kuantitasnya. Makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak, dapat membantu mengatur nafsu makan dan memberikan nutrisi yang lebih baik bagi tubuh.

Makanan utuh cenderung lebih mengenyangkan dan bergizi dibandingkan makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah nutrisi. Dengan mengonsumsi makanan utuh, Anda bisa merasa kenyang lebih lama tanpa harus makan dalam porsi besar.

5. Tidak Praktik Mindful Eating

Makan tanpa memperhatikan apa yang Anda makan, seperti ngemil sambil menonton televisi, bisa menjadi salah satu penyebab utama berat badan sulit turun. Ketika Anda makan sambil melakukan aktivitas lain, perhatian terhadap makanan menjadi berkurang dan Anda tidak sadar berapa banyak yang sudah dimakan.

Menurut Everyday Health, makan sambil melakukan hal lain seperti menonton televisi atau bekerja dapat mengganggu kesadaran makan dan membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori tanpa disadari. Cobalah untuk fokus pada makanan Anda saat makan dan nikmati setiap suapan agar lebih sadar akan porsi yang dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Penelitian Unpad: Beralih Kebiasaan Rokok ke Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

Penelitian Unpad: Beralih Kebiasaan Rokok ke Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak Lewat HP, Praktis Tak Perlu ke Kantor

Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak Lewat HP, Praktis Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Tak Perlu KTP DKI, Seluruh Pasien TBC Bebas Berobat di Fasilitas Kesehatan Jakarta

Tak Perlu KTP DKI, Seluruh Pasien TBC Bebas Berobat di Fasilitas Kesehatan Jakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Profesor Kardiologi University College London: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan

Profesor Kardiologi University College London: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Mandiri Lewat Mobile JKN

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Mandiri Lewat Mobile JKN

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×