Disebut di Dalam Al-Qur'an, Di Mana Lokasi Laut Dua Warna?

Vania Rossa

Kamis, 19 September 2024 | 11:23 WIB
Disebut di Dalam Al-Qur'an, Di Mana Lokasi Laut Dua Warna?
Laut Dua Warna (Reddit)

Suara.com - Al-Qur'an menyebut mengenai laut dua warna dalam Surat Ar Rahman. Penjelasan dalam surat tersebut menyebut Allah membiarkan dua lautan mengalir dan keduanya bertemu. Penjelasan misterius tersebut akhirnya menimbulkan rasa penasaran di antara umat Islam dan para scientist di seluruh dunia, laut dua warna di mana keberadaannya?

Kisah laut dua warna ini disebutkan dalam surat ar-Rahman ayat 19-22 dan juga surat al-Furqan ayat 53.

Penjelasan laut dua warna dalam surat ar-Rahman ayat 19-22 adalah sebagai berikut:

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (QS. ar-Rahman [55]: 19-22)

Sementara penjelasan laut dua warna dalam surat al Furqan ayat 53 adalah sebagai berikut:

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (QS. al-Furqan [25]: 53)

Para ilmuwan takjub dengan penjelasan yang diliputi keajaiban tersebut, air laut berdampingan dengan air tawar. Di mana sifat keduanya saja berbeda, satu terasa tawar dan yang satunya lagi asin sedikit pahit. Laut ini kemudian terkenal dengan sebutan sebagai laut dua warna.

Lokasi laut dua warna

Banyak ilmuwan mencari tahu lokasi laut dua warna yang disebutkan dalam dua surah Al Qur'an tersebut di atas. Setelah melakukan pencarian selama bertahun-tahun, para ilmuwan menemukan jawaban atas misteri lokasi laut dua warna dimana.

baca juga

Sejumlah ilmuwan menemukan Selat Gibraltar sebagai lokasi laut dua warna tersebut. Hal itu karena di selat Gibraltar terdapat pertemuan dua jenis laut yang beda warna, seperti ada garis pembatas yang memisahkan keduanya. Satu bagian berwarna biru agak gelap dan satu bagian tampak lebih terang.

Para ahli kelautan yang bergabung dalam penelitian mencari keberadaan laut dua warna itu antara lain: William W Hay, guru besar Ilmu Bumi di Universitas Colorado, Boulder, AS dan mantan dekan Sekolah Kelautan Rosentiel dan Sains Atmosfer di Universitas Miami, Florida AS, serta Prof Dorja Rao, seorang spesialis di Geologi Kelautan dan dosen di Universitas King Abdul-Aziz, Jeddah.

Bukti kuat dari temuan para ilmuwan dapat mengklaim Selat Gibraltar sebagai laut dua warna yang disebutkan dalam Al Quran tersebut adalah karena air laut yang terletak di Selat Gibraltar tersebut memiliki karaktetistik berbeda, termasuk kadar garam, suhu, dan juga kerapatan air lautnya. Hal itu sesuai dengan yang dijelaskan dalam surah al Furqan tentang ciri khas laut dua warna itu, yakni yang satu bagian berasa air tawar dan segar, satu bagian lagi rasanya asin lagi pahit. Keduanya tak pernah saling bercampur, seolah ada dinding tipis yang memisahkan keduanya.

Pembatas itu adalah air laut itu sendiri. Air laut itu bergerak di antara dua lautan dan dinamakan front (Jabhah) yang artinya 'yang memisahkan antara dua pasukan'. Dinding pemisah tersebut juga memelihara karakteristik makhluk hidup yang tinggal di kedua lingkungan tersebut.

Selat Gibraltar

Secara geografis Selat Gibraltar memiliki panjang sekitar 58 km dan memiliki lebar sekitar 13 km pada titik tersempitnya antara Point Cires Maroko dan Point Marroquí Spanyol. Ujung barat selat yang terletak di antara Tanjung Trafalgar Spanyol dan Tanjung Spartel Maroko memiliki lebar sekitar 43 km.

Ujung timur selat yang terletak di antara Batu Gibraltar di utara dan Gunung Hacho atau Jebel Moussa di selatan memiliki lebar sekitar 23 km. Dua fitur daratan di ujung timur selat ini dikenal sebagai Pilar Herakles.

Kedalaman Selat Gibraltar berkisar antara 300 hingga 900 m dan membentuk celah yang signifikan antara dataran tinggi Spanyol dan Pegunungan Atlas di Afrika Utara. Studi geologi telah mengungkapkan bahwa Selat terbentuk karena pergerakan ke utara Lempeng Afrika menuju Lempeng Eropa.

Demikian itu informasi untuk menjawab pertanyaan laut dua warna di mana.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nelayan Teluk Bakau Tolak Ekspor Pasir Laut Pemerintah, Begini Respons Wakil Bupati Bintan

Nelayan Teluk Bakau Tolak Ekspor Pasir Laut Pemerintah, Begini Respons Wakil Bupati Bintan

News | Rabu, 18 September 2024 | 17:16 WIB

Menteri Bahlil Jelaskan Rencana RI Ekspor Pasir Laut

Menteri Bahlil Jelaskan Rencana RI Ekspor Pasir Laut

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 15:36 WIB

Baru Nikahkan Anak, Susi Pudjiastuti Nangis karena Kebijakan Baru Jokowi

Baru Nikahkan Anak, Susi Pudjiastuti Nangis karena Kebijakan Baru Jokowi

Entertainment | Selasa, 17 September 2024 | 17:19 WIB

Terkini

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:15 WIB

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:07 WIB

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:05 WIB

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:02 WIB

×