Nelayan Teluk Bakau Tolak Ekspor Pasir Laut Pemerintah, Begini Respons Wakil Bupati Bintan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 18 September 2024 | 17:16 WIB
Nelayan Teluk Bakau Tolak Ekspor Pasir Laut Pemerintah, Begini Respons Wakil Bupati Bintan
Pantai Trikora, Bintan [suara.com/eliza gusmeri]

Suara.com - Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith, enggan berkomentar banyak saat ditanya mengenai penolakan rencana ekspor pasir laut dari nelayan Teluk Bakau. Muqsith menyampaikan kalau rencana itu menjadi kewenangan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta Pemerintah Pusat di Kementerian.

"Itu kan kebijakannya di provinsi dan pusat kan," kata Muqsith kepada Suara.com, ditemui usai acara di Mandiri Club, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan laporan dari para nelayan di Kabupaten Bintan tersebut, Muqsith juga tak menjawab secara pasti.

Politisi Partai Demokrat tersebut hanya berharap rencana itu bisa memberikan manfaat bagi semua pihak.

"Kita berharap semuanya berjalan lancar saja, win-win solution semua kita harap," pungkasnya.

Penolakan terhadap rencana ekspor pasir putih itu disampaikan melalui Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan. Mereka beranggapan kalau ekspor pasir laut dilakukan di Bintan akan sangat merugikan nelayan.

Sebab, berisiko menimbulkan kerusakan ekosistem laut dan daya tangkap nelayan sehari-hari akan berkurang. Risiko tersebut pada akhirnya mengancam penghasilan nelayan sehari-hari.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjelaskan bahwa rencana tersebut bukan mengekspor pasir laut secara langsung. Melainkan hanya sedimen di muara yang menghambat pergerakan kapal. Sedimen tersebut bentuknya memang mirip dengan pasir.

"Harus dikeruk untuk memudahkan pelayarannya sehingga alur dari pelayaran itu tidak terganggu. Nah, hasil dari pasir yang dikeruk tersebut adalah ini (sedimen). Jadi aspek telestarian lingkungannya pasti diutamakan," kata Sandi ditemui di Jakarta, Selasa (17/9) kemarin.

baca juga

Dia menegaskan bahwa pemerintah pusat memastikan kalau eksplorasi laut tidak boleh mengganggu pelestarian dan ekosistem dari lingkungan. Berkaitan dengan pariwisata pula, Sandi memastikan rencana pengerukan sedimen tersebut juga tidak akan merusak destinasi wisata.

"Apalagi kita koncern-nya pariwisata hijau, pariwisata biru yang berkelanjutan. Kita akan pastikan bahwa tidak ada destinasi yang terusik dari segi keberlanjutannya oleh seorang eksplorasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bahlil Jelaskan Rencana RI Ekspor Pasir Laut

Menteri Bahlil Jelaskan Rencana RI Ekspor Pasir Laut

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 15:36 WIB

Baru Nikahkan Anak, Susi Pudjiastuti Nangis karena Kebijakan Baru Jokowi

Baru Nikahkan Anak, Susi Pudjiastuti Nangis karena Kebijakan Baru Jokowi

Entertainment | Selasa, 17 September 2024 | 17:19 WIB

Jokowi Klaim Tidak Izinkan Ekspor Pasir Laut, Hanya Sedimen Berwujud Pasir

Jokowi Klaim Tidak Izinkan Ekspor Pasir Laut, Hanya Sedimen Berwujud Pasir

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 12:51 WIB

Bukan Pasir Laut, Jokowi: Yang Dibuka Ekspor Sedimen, Meski Wujudnya juga Pasir, Coba Dibaca!

Bukan Pasir Laut, Jokowi: Yang Dibuka Ekspor Sedimen, Meski Wujudnya juga Pasir, Coba Dibaca!

News | Selasa, 17 September 2024 | 12:31 WIB

RI Bersiap Ekspor Pasir Laut, Kemendag Beri Jalan

RI Bersiap Ekspor Pasir Laut, Kemendag Beri Jalan

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 17:08 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×