Jadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Ini Strategi Pengembangan Labuan Bajo Agar Berkelanjutan dan Inklusif

Bimo Aria Fundrika

Senin, 23 September 2024 | 11:19 WIB
Jadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Ini Strategi Pengembangan Labuan Bajo Agar Berkelanjutan dan Inklusif
Tempat Wisata di Labuan Bajo (pexels.com/@iqxazmi)

Suara.com - Labuan Bajo yang terletak di Nusa Tenggara Timur, adalah salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. Dengan keindahan alam dan keanekaragaman hayatinya, Labuan Bajo telah menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan internasional.

Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur yang komprehensif menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di kawasan ini. Hal itu juga yang menjadi latar belakang,  Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), bersama dengan berbagai pemangku kepentingan dan ahli pariwisata, saat ini tengah menyusun Buku Putih Kepariwisataan Labuan Bajo Flores.

Buku Putih ini akan menjadi dokumen kebijakan yang mengidentifikasi tantangan strategis dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas di wilayah tersebut.

Ilustrasi Labuan Bajo (Google Maps)
Ilustrasi Labuan Bajo (Google Maps)

"Pengembangan pariwisata berkelanjutan menjadi kunci agar daerah ini tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang tanpa merusak keindahan dan kekayaan alam, serta eksistensi budayanya. Buku Putih ini diharapkan dapat memberikan panduan yang mendalam dan terperinci untuk pengembangan parekraf di Labuan Bajo Flores," ujar Plt. Direktur Utama BPOLBF,  Frans Teguh, dalam keterangannya baru-baru ini. 

Sekretaris Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Crispin Mesima, menambahkan bahwa Buku Putih ini bukan hanya dokumen perencanaan, melainkan pedoman strategis yang akan memandu pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Labuan Bajo.

Isu strategis utama dalam Buku Putih Kepariwisataan Labuan Bajo Flores antara lain: 1) Konservasi dan Keberlanjutan, 2) Tata Ruang, 3) Kelautan, 4) Sosial-Budaya, 5) Keamanan, 6) SDM dan Kelembagaan, 7) Pengelolaan Sampah, 8) Rantai Pasok, 9) Infrastruktur, dan 10) Tata Kelola. Setiap isu dipetakan berdasarkan temuan lapangan dan disertai rekomendasi tindak lanjut bagi pihak berwenang.

Proses penyusunan Buku Putih ini melibatkan berbagai pihak, termasuk hasil evaluasi lapangan selama empat tahun terakhir serta diskusi dengan pakar, seperti Prof. Christian Fenie dan Agus Pambagio. Draft Buku Putih, yang telah didiskusikan dalam FGD pada 23 Agustus 2024, memetakan isu-isu strategis seperti konservasi, tata ruang, kelautan, sosial-budaya, keamanan, SDM, rantai pasok, dan infrastruktur.

Buku Putih ini direncanakan akan diluncurkan pada 27 September 2024 bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia, dan diharapkan memberikan panduan kebijakan yang berdasarkan analisis dan data relevan untuk pengembangan Labuan Bajo ke depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AirAsia Buka Rute Langsung dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo, Ini Kata Menparekraf

AirAsia Buka Rute Langsung dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo, Ini Kata Menparekraf

Lifestyle | Kamis, 05 September 2024 | 10:52 WIB

Menparekraf Jajaki Peluang Kolaborasi dengan Aljazair dan Zanzibar, Ini Kata Sandiaga Uno

Menparekraf Jajaki Peluang Kolaborasi dengan Aljazair dan Zanzibar, Ini Kata Sandiaga Uno

Lifestyle | Selasa, 03 September 2024 | 13:54 WIB

Bikin Resah Warga Lokal, Kemenparekraf Ikut Minta Maaf Atas Ulah Geng WNI di Jepang

Bikin Resah Warga Lokal, Kemenparekraf Ikut Minta Maaf Atas Ulah Geng WNI di Jepang

News | Senin, 02 September 2024 | 17:12 WIB

Terkini

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

×