Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB
Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sidak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Makan Bergizi Gratis atau MBG di Cianjur, Jawa Barat, Senin (19/1/2026). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menutup sementara 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi karena mayoritas dapur belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.
  • Iman Permana dari UMY menyatakan penutupan tersebut mencerminkan kegagalan perencanaan awal akibat audit dilakukan setelah dapur beroperasi.
  • Pemerintah didorong melakukan evaluasi menyeluruh serta memastikan perbaikan fasilitas fisik sebelum dapur diizinkan beroperasi kembali.

Suara.com - Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Iman Permana, menyoroti penutupan sementara 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu.

Adapun langkah penghentian itu berawal dari temuan lapangan yang menunjukkan mayoritas dapur penyedia belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Menurut Iman hal ini sebagai bentuk kegagalan perencanaan pembentukan dapur makan bergizi gratis (MBG) sejak awal.

"Persoalannya bukan hanya sistem pengawasan karena pengawasan sebenarnya sudah berjalan. Kondisi ini juga mencerminkan kegagalan perencanaan pembentukan SPPG secara utuh sejak awal. Ketika saya terlibat dalam audit, SPPG tersebut sudah beroperasi. Mengapa auditnya baru dilakukan belakangan?" kata Iman dikutip, Rabu (16/9/2026).

Iman menilai persyaratan pendirian, audit, dan mekanisme pengawasan seharusnya dipastikan sebelum SPPG beroperasi. Audit yang baru dilakukan setelah dapur berjalan berisiko menemukan persoalan yang sulit diperbaiki, terutama apabila menyangkut desain bangunan dan fasilitas fisik.

"Misalnya, terdapat standar yang harus dipenuhi untuk fasilitas fisik. Apabila dapur sudah telanjur beroperasi, perubahan fasilitas akan sulit dilakukan. Karena itu, penutupan merupakan langkah yang perlu segera diambil apabila kondisi tersebut telah terjadi. Selanjutnya, hasil audit harus menjadi dasar perbaikan," tegasnya.

Kelayakan bangunan, kesiapan pengelola, dan penerapan standar sanitasi, menurut Iman, harus menjadi bagian dari persyaratan awal. Jika fasilitas tidak dirancang sesuai standar, perbaikannya dapat membutuhkan perubahan besar ketika dapur telah beroperasi.

Iman menegaskan penutupan sementara tidak cukup apabila hanya berujung pada pemenuhan dokumen administratif. Pemerintah perlu memastikan hasil audit diterapkan melalui perbaikan fasilitas dan pemantauan lanjutan sebelum dapur kembali diizinkan beroperasi.

"Setelah ditutup, SPPG harus diaudit kembali dan diperbaiki sesuai dengan hasil audit. Pemerintah kemudian perlu memantau apakah perbaikan tersebut benar-benar telah dilakukan," ujarnya.

baca juga

Pengawasan berkelanjutan tetap dibutuhkan selama SPPG beroperasi. Namun, pengawasan tidak dapat menggantikan kesiapan bangunan, sumber daya manusia, dan prosedur kerja yang semestinya dipenuhi sejak awal.

Iman mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pembentukan SPPG, mulai dari persyaratan pendirian dan verifikasi hingga audit serta tindak lanjut.

Temuan ribuan dapur yang belum mendaftarkan SLHS harus menjadi dasar pembenahan tata kelola, bukan sekadar persoalan administratif.

SLHS berkaitan dengan pemenuhan standar higiene dan sanitasi yang penting untuk menjaga keamanan pangan. Maka dari itu, setiap dapur perlu dipastikan memenuhi persyaratan sebelum memproduksi dan mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat.

"Karena itu, menurut saya, persoalannya bukan hanya pada pengawasan, tetapi juga pada perencanaan SPPG sejak awal," tambahnya.

Perluasan cakupan MBG, menurut Iman, harus berjalan seiring dengan kesiapan sistem dan keamanan pangan. Penambahan jumlah SPPG tidak seharusnya mendahului pemenuhan standar yang wajib dipenuhi untuk melindungi penerima manfaat.

Penutupan sementara 1.999 dapur MBG menjadi sinyal perlunya evaluasi menyeluruh. Bukan hanya terhadap dapur yang telah beroperasi, tetapi juga terhadap mekanisme perencanaan dan verifikasi setiap SPPG yang akan dibentuk pada masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 19:35 WIB

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 13:21 WIB

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

Polisi Punya Dapur Terbanyak, Pakar: Jangan Tutup Mata Soal Kasus Keracunan MBG!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×