Kayt Studio Kampanyekan Sustainable Fashion di Ajang Cerita Nusantara

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 01 Oktober 2024 | 07:20 WIB
Kayt Studio Kampanyekan Sustainable Fashion di  Ajang Cerita Nusantara
Kayt Studio Kampanyekan Sustainable Fashion di Ajang Cerita Nusantara. (Dok: Kayt Studio)

Suara.com - Industri fashion merupakan industri penyumbang limbah terbesar kedua di dunia. Dari 100 miliar pakaian yang diproduksi secara global, sebanyak 92 juta ton berakhir di tempat pembuangan sampah. Untuk meminimalisir hal tersebut, kini muncul jenama-jenama yang mengusung konsep keberlanjutan dan membawa angin segar bagi industri fashion, salah satunya ialah jenama fashion lokal Kayt Studio.

Kayt didirikan pada awal 2024 oleh tiga sekawan bernama Ratu Lubis, Putu Adika Reswara, dan Azriel Nasution yang bertemu ketika berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Jenama baru garapan anak muda Indonesia ini memiliki nama yang terinspirasi dari Bahasa Arab, tepatnya dari sebuah frasa Arab “ruh al-khayt” (روح اﻟﺧﯾط) yang berarti jiwa dari benang.

Makna dari nama yang dipilih tersebut juga direfleksikan dalam brand identity Kayt Studio dan produk-produk yang dikeluarkan. Dalam hal ini, tiap rangkaian benang yang menjadi produk Kayt Studio memiliki ‘jiwa’ dan mengandung cerita, warisan keterampilan, dan komitmen terhadap keberlanjutan. “Di Kayt Studio, kami menekankan pentingnya menghargai material serta proses yang terlibat dalam pembuatan fashion. Kami mendukung hubungan yang lebih dalam terhadap asal-usul dan dampak dari apa yang kita kenakan,” tutur co-founder Kayt Studio, Ratu Lubis.

Kampanye yang saat ini sedang disuarakan oleh Kayt Studio adalah Woven Rhythms, yang merujuk pada konsep menyatukan aliran dan pola kehidupan secara alami dengan keahlian dalam menciptakan sesuatu yang berwujud, seperti sepotong kain atau produk. Istilah ini menekankan kontinuitas, koneksi, dan kreasi sesuatu yang bermakna secara sengaja melalui tindakan sehari-hari.

Kali ini, koleksi Kayt Studio adalah berupa rangkaian produk tas dari denim daur ulang yang bahannya dikumpulkan dari berbagai sumber. Hal ini guna mengurangi limbah tekstil sekaligus memberi kehidupan baru pada bahan yang masih layak digunakan. Bahan yang dikumpulkan kemudian dipilah berdasarkan kualitas dan warna, lalu dipotong sesuai desain sembari meminimalisir bagian yang terbuang sia-sia.

Dalam produksinya, Kayt Studio juga berkolaborasi dengan penjahit lokal, sehingga mendukung ekonomi komunitas dan memastikan setiap proses dikerjakan dengan tangan ahli. Tentunya, Kayt Studio juga menjaga praktik kerja yang adil dan etis dalam seluruh proses pembuatan sebagai komitmen dalam menghadirkan fashion yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Koleksi ini resmi dirilis di ajang Cerita Nusantara pada 27-29 September 2024 di Istora Senayan, Jakarta. Acara yang diprakarsai oleh Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan bazar serta pameran fashion, kriya, wastra, beauty, wellness, dan kuliner sebagai wadah untuk mengangkat karya-karya lokal dengan harapan agar pegiat lokal dapat lebih dikenal di ranah nasional dan internasional.

Khusus untuk ajang tersebut, Kayt Studio akan mengkampanyekan tagar #NoThreadToWaste, yang merupakan langkah Kayt Studio dalam membawa keberlanjutan lebih jauh lagi. Selain menggunakan denim bekas untuk membuat tas, Kayt Studio lanjut mengolah sisa-sisa bahan—bahkan resleting—menjadi pouch mini. Karena tiap potongan kain memiliki tujuan, dan patut dipastikan tak ada yang terbuang sia-sia.

Terkait #NoThreadToWaste, Ratu Lubis menambahkan, “No Thread To Waste ini merupakan andil dari kami untuk berkontribusi ke dalam sustainability movement. Harapannya adalah banyak teman-teman di luar sana yang melihat gerakan ini dan terinspirasi untuk turut berkontribusi dengan caranya sendiri.”. Para pengunjung Cerita Nusantara bisa datang ke booth Kayt Studio tidak hanya untuk membeli produk-produknya, tetapi juga ikut berpartisipasi mendukung sustainable fashion dengan mendonasikan jeans bekasnya untuk didaur ulang.

baca juga

Temui Kayt Studio di booth SMESCO Indonesia selama Cerita Nusantara berlangsung. Sampai jumpa di sana!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peri Mentari PHE Jambi Merang Manfaatkan Limbah Cair Domestik untuk Cegah Kebakaran dan Atasi Kekurangan Air

Peri Mentari PHE Jambi Merang Manfaatkan Limbah Cair Domestik untuk Cegah Kebakaran dan Atasi Kekurangan Air

Bisnis | Senin, 30 September 2024 | 11:53 WIB

Berkolaborasi untuk Mengurangi Limbah Plastik

Berkolaborasi untuk Mengurangi Limbah Plastik

Lifestyle | Kamis, 12 September 2024 | 17:00 WIB

PCX Markets Berhasil Cegah 100 Juta Kilogram Limbah Plastik Cemari Alam

PCX Markets Berhasil Cegah 100 Juta Kilogram Limbah Plastik Cemari Alam

News | Minggu, 08 September 2024 | 17:55 WIB

Erin Taulany Diceraikan Ulah Gaya Hidup Hedon? Ini Penjelasan Andre Taulany

Erin Taulany Diceraikan Ulah Gaya Hidup Hedon? Ini Penjelasan Andre Taulany

Lifestyle | Selasa, 13 Agustus 2024 | 20:23 WIB

Cara Mencuci Jaket Canvas agar Awet hingga Bertahun-tahun, Satu Teknik Ini Paling Penting Diketahui

Cara Mencuci Jaket Canvas agar Awet hingga Bertahun-tahun, Satu Teknik Ini Paling Penting Diketahui

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 14:51 WIB

Pengaruh Astrologi Bagi Fesyen: 4 Zodiak Ini Tak Suka Ikuti Tren Mode!

Pengaruh Astrologi Bagi Fesyen: 4 Zodiak Ini Tak Suka Ikuti Tren Mode!

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:12 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×