Suara.com - Podcast Ana Sofa Yuking bersama Paula Verhoeven berhasil menyita perhatian netizen di tengah kabar perceraian model tersebut dengan Baim Wong.
Paula Verhoeven tak hanya menceritakan perjalanan hijrahnya di podcast ini. Ia juga membicarakan isu-isu yang kerap muncul dalam pernikahan.
Salah satu isu yang dibahas adalah mengenai seorang istri yang tak bekerja kemudian menjadi korban perselingkuhan hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Dilansir dari kanal YouTube Ana Sofa Yuking, Paula Verhoeven mengujarkan apabila dirinya meyakini setiap rumah tangga pasti memiliki masalah.
"Saya yakin sih setiap rumah tangga itu pasti ada masalah. Mungkin KDRT, finansial, abusive secara verbal, apa segala macam," kata Paula dikutip Kamis (10/10/2024).

Paula Verhoeven berpendapat jika salah satu langkah yang bisa dilakukan seseorang yang mengalami masalah rumah tangga adalah meminta petunjuk dari Tuhan.
"Jadi sebenarnya pintar-pintar kita menanggapi itu. Kalau aku balik lagi ke Allah. Artinya kita minta bimbingan Allah aja gitu," sambungnya.
"Kita juga harus meminta pertolongan Allah. Karena aku yakin semua masalah yang Allah kasih, kita bisa melwati itu," sambungnya.
Dalam podcast tersebut, Paula Verhoeven juga ditanya terkait batasan bagi perempuan kapan harus melepaskan diri misalnya dari hubungan KDRT.
"Batasan mana sih perempuan itu menganggap itu harus dianggap sebagai sesuatu yang di mana dia harus memutuskan keluar?" tanya Ana.

Wanita kelahiran 18 September 1987 itu pun blak-blakan menyebut KDRT sebagai masalah fatal. Pasalnya, dalam agama Islam pun ada larangan melakukan KDRT.
"Contoh kalau dibilang KDRT gitu ya, ya kalau buat aku itu udah fatal banget sih, di Islam pun kita tidak boleh gitu," terang Paula.
Meski demikian, Paula Verhoeven tak menampik apabila tak semua perempuan bisa memutuskan keluar dari hubungan KDRT.
"Cuma terkadang kita kan enggak tahu ya yang dirasakan mereka. Benar kata Tante, mungkin dia terpaut urusan uang, enggak mandiri akan finasial," ungkap Paula.
"Jadi ya sebenarnya yang perlu mungkin perempuan lakukan adalah gimana kita menggali diri kita sendiri, mencari ilmu," tandasnya.