Kiprahnya di NU menjadikannya salah satu tokoh berpengaruh dalam pengembangan kebijakan keagamaan dan sosial di Indonesia.
6. Ribka Haluk (Wakil Menteri Dalam Negeri)
Ribka Haluk adalah seorang perempuan tangguh dari Papua. Lahir pada 10 Januari 1971, ia saat ini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Papua Tengah, menjadikannya gubernur perempuan pertama dari wilayah Papua.
Sebelum menjabat sebagai gubernur, Ribka telah mencapai berbagai prestasi di dunia birokrasi, termasuk menjabat sebagai Bupati Yalimo dan Mappi. Dengan gelar doktor dari Universitas Cenderawasih, Ribka membawa pengalaman yang luas dalam tata kelola pemerintahan daerah, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
7. Stella Christie (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi)
Stella Christie merupakan profesor, guru besar, dan peneliti di Tsinghua University, Beijing, China. Stella menyelesaikan S1 di Universitas Harvard, Fakultas Psikologi, dan lulus dengan predikat magna cum laude pada tahun 2004. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S3 di Northwestern University dengan fokus pada psikologi kognitif.
Sebagai ilmuwan di bidang ilmu kognitif, Stella telah membuat kontribusi signifikan dalam penelitian, dengan beberapa karyanya diterbitkan di Journal of Cognition and Development, termasuk artikel terbaik tahun 2010. Keahlian dan pengalaman internasionalnya diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga dalam kabinet Prabowo-Gibran, terutama di bidang pendidikan dan riset di Indonesia.
8. Christina Aryani (Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI)
Christina Aryani memiliki segudang pengalaman menarik dan mencuri perhatian publik saat Mahkamah Konstitusi (MK) menangani sengketa Pilpres 2019. Sebelum terjun ke politik, ia berprofesi sebagai pengacara dengan latar belakang hukum dan kini sedang menyelesaikan penelitian untuk meraih gelar doktor ilmu hukum di Universitas Indonesia.
Pada 2019, Christina terpilih sebagai anggota DPR RI DKI Jakarta II dan menjabat di Komisi I hingga 2024. Kinerjanya selama menjabat di Komisi I mendapat apresiasi karena fokus pada program perlindungan perempuan, anak, dan pekerja migrasi.
Namanya menjadi terkenal saat membahas Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS), di mana ia dijuluki Srikandi RUU TPKS karena dedikasinya pada isu-isu penting bagi perempuan dan anak.
Pada peringatan Hari Pahlawan 2022, ia meluncurkan film dokumenter "Mencari Kehidupan" bekerja sama dengan TVRI, bertujuan mengedukasi masyarakat tentang perdagangan orang.
9. Dyah Roro Esti Widya Putri (Wakil Menteri Perdagangan)
Dyah Roro Esti Widya Putri adalah seorang politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur X, yang meliputi Kabupaten Gresik dan Lamongan, sejak tahun 2019.
Sebagai warga Indonesia, perempuan yang akrab disapa Esti ini telah tinggal di lima negara sepanjang hidupnya, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Cina, Vietnam, dan Indonesia, yang membentuknya menjadi sosok yang berwawasan global.
Kiprahnya dalam mendirikan Institut Energi dan Lingkungan Indonesia (IE2I), sebuah LSM yang berlokasi di Jakarta, juga patut diapresiasi karena bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pemanasan global dan dampak negatif dari perubahan iklim.
10. Diana Kusumastuti (Wakil Menteri Pekerjaan Umum)
Diana Kusumastuti adalah seorang birokrat Indonesia yang memiliki reputasi kuat dalam bidang infrastruktur dan pembangunan. Dengan latar belakang pendidikan yang solid, ia menjadi sosok penting dalam bidang arsitektur dan pembangunan.
Puncak kariernya terjadi ketika ia diangkat sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Desember 2020. Selama menjabat, Diana aktif mengembangkan berbagai kawasan pembangunan, termasuk megaproyek Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Selain itu, Diana juga menjabat sebagai komisaris PT Brantas Abipraya (Persero) sejak 31 Januari 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN.
11. Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN)
Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka adalah seorang model, pembawa acara, dan jurnalis yang juga berperan dalam politik sebagai anggota dewan pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia pernah meraih penghargaan sebagai juara favorit di pemilihan Wajah Femina 2000.
Isyana lulus dari jurusan Hubungan Internasional Universitas Indonesia pada 2003 dan memulai kariernya di Trans TV sebagai reporter. Ia kemudian bekerja di TV7, RCTI, dan Metro TV, meliput berbagai peristiwa penting dan mewawancarai tokoh ternama.
Pada 2014, ia beralih ke dunia politik dengan menginisiasi berdirinya PSI dan terpilih sebagai ketua DPP PSI. Iabisa juga terlibat dalam beberapa film, termasuk "Habibie & Ainun" dan "2014: Siapa di Atas Presiden?".
12. Ni Luh Puspa (Wakil Menteri Pariwisata)
Ni Luh merupakan jurnalis Kompas TV yang lahir di Singaraja, Bali. Sebelum memasuki dunia jurnalistik, Ni Luh bekerja di berbagai bidang, termasuk sebagai asisten rumah tangga, sales, dan cleaning service, untuk membantu menghidupi keluarganya dan adiknya. Meskipun menghadapi ejekan karena kuliah di usia lebih tua, ia berhasil lulus dan menjadi presenter di Kompas TV pada 2022.
Karier jurnalistik Ni Luh dimulai pada 2010 saat magang di radio lokal di Makassar, dan pada 2012, ia bergabung dengan Sun TV Makassar sebagai presenter sambil menyelesaikan pendidikan di STIE Nobel Indonesia, lulus pada 2016. Pada 2018, ia bergabung dengan Kompas TV, di mana ia dikenal luas dan mendapatkan program sendiri yang membahas isu sosial, politik, dan budaya.
13. Irene Umar (Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif)
Irene Umar merupakan CEO dan pendiri W3GG serta Managing Partner di Discovery Nusantara Capital (DNC), dengan reputasi yang kuat di bidang keuangan, investasi, dan kontribusi sosial untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Ia meraih gelar Bachelor of Arts in Economics dengan predikat Magna Cum Laude dari President University.
Sebelum memasuki sektor ekonomi kreatif, Irene berkarier di perbankan sebagai Associate Director di Standard Chartered Bank (SCB), bekerja di berbagai negara seperti UAE, India, dan Singapura, dan menangani sektor penting seperti shipping finance dan project finance. Pengalaman internasional ini memberinya wawasan luas tentang keuangan global.
14. Veronica Tan (Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)
Veronica Tan dikenal sebagai mantan istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok serta seorang pengusaha dan filantropis yang berkomitmen. Perempuan yang lahir di Medan pada Desember 1977 ini mendirikan Yayasan Waroeng Imaji yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak di rumah susun DKI Jakarta melalui seni dan budaya.
Di bidang kesehatan, Veronica terlibat aktif melalui perusahaannya, LoveCare, yang menyediakan layanan kesehatan profesional. Berbagai inisiatifnya mencerminkan kepeduliannya terhadap isu-isu sosial, menjadikannya sosok yang berpotensi membawa semangat perubahan positif sebagai kandidat menteri di pemerintahan mendatang.
Demikianlah profil singkat menteri dan wakil menteri srikandi Prabowo-Gibran.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas