Apa Itu Deep Learning? Pengganti Kurikulum Merdeka Nadiem yang Dibocorkan Abdul Muti

Rifan Aditya

Senin, 11 November 2024 | 07:44 WIB
Apa Itu Deep Learning? Pengganti Kurikulum Merdeka Nadiem yang Dibocorkan Abdul Muti
Ilustrasi apa itu deep learning (Freepik)

Suara.com - Kabarnya Kurikulum Merdeka akan diganti oleh kurikulu Deep Learning. Lantas apa itu deep learning? Mungkin ada sebagian orang yang masih asing dengan istilah tersebut. Nah untuk selengkapnya, berikut ini penjelasan tentang Deep Learing.

Baru-baru ini ramai jadi perbincangan publik terkait deep learning. Istilah ini mulai mencuri perhatian publik usai Abdul Mu’ti, memberikan kode atau bocoran akan adanya penggantian Kurikulum Merdeka dengan Deep Learning.

Bocoran penggantian Kurikulum Merdeka ke Deep Learning diungkapkan oleh Abdul Mu’ti dalam sebuah video yang diunggah oleh warganet di X dengan nama akun @/BarisanPemudaRI pada Selasa (5/10/2024).

Sering dengan kabar mengenai adanya penggantian Kurikulum Merdeka ke Deep Learning, mungkin masih ada sejumlah orang yang belum tentang apa itu Deep Learning. Nah bagi yang ingin mengetahuinya, berikut ini penjelasannya.

Apa Itu Deep Learning

Kurikulum Deep Learning ini merupakan gagasan baru yang rencananya untuk menggantikan Kurikulum Merdeka (Kumer) melalui pendekatan pembelajaran lebih mendalam. Kurikulum ini diharapkan bisa lebih membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar.

Abdul Mu’ti selaku Mendikdasmen menyampaikan bahwa kurikulum Deep Learning ini dirancang guna membantu siswa agar bisa lebih memahami materi melalui metode dengan menekankan pada eksplorasi dan pemikiran kritis.

"Deep learning itu bukan kurikulum. Deep learning itu pendekatan belajar. Termasuk full-full juga bukan kurikulum," ujar Mu'ti kepada wartawan ditemui di Jakarta beberapa hari lalu.

Selain itu, Abdul Mu’ti juga menerangkan bahwa Kurikulum Deep Learning ini metode pembelajaran yang menggabungkan 3 elemen utama, yakni Mindfull Learning, Meaningfull Learning, dan Joyfull Learning.

Setiap elemen dirancang guna menciptakan suasana pembelajaran yang bukan hanya mengutamakan pengetahuan tapi juga pengalaman yang bermakna bagi siswa dengan cara meminimalisir materi namun mengeksplorasi lebih mendalam.

baca juga
Abdul Mu'ti. [Dok.Istimewa]
Abdul Mu'ti. [Dok.Istimewa]

Kurikulum Deep Learning  ini rencananya akan diterapkan tahun 2025 mendatang. Namun untuk merealisasikan Kurikulum  tersebut tentunya butuh persiapan yang matang, sepertinya ada pelatihan guru dan ketersediaan infrastruktur yang memadai.

Nantinya, agar penggantian kurikulim bisa berjalan lancar. Pada guru pun akan diberikan pelatihan secara intensif selama masa transisi dari Kurikulum Merdeka ke Kurikulum Deep Learning tahun 2025 mendatang.

Guna berhasilnya penerapan Kurikulum Deep Learning, para guru pun dituntut agar lebih fleksibel juga responsif akan kebutuhan siswa. Selain itu, keberhasilan kurikulum ini juga sangat bergantung akan kesediaan para guru dalam beradaptasi dengan pendekatan ini.

Bagaimana Nasib Kurikulum Merdeka Nadiem?

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa Kementerian terkait saat ini belum mengambil keputusan apakah akan mengganti kurikulum Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh menteri terdahulu Nadiem Makariem.

Maka dari itu, kurikulum Merdeka Belajar masih berlaku saat ini. Sekretaris PP Muhammadiyah itu mengatakan kalau pihaknya masih akan lakukan kajian untuk menentuka kurikulum yang tepat dengan materi pembelajarannya.

"Nanti kita memang akan mengkaji semuanya. Insyaallah nanti materi-materi pelajaran akan kita lihat lagi, terutama menyangkut urutan, pembobotan dan sebagainya," ujar Mu'ti.

Nasib Kurikulum Merdeka nampaknya baka kandas pada tahun ajaran mendatang. Pasalnya, mulai muncul sinyal yang kuat bahwa Mendikdasmen Abdul Mu'ti akan menggantinya dengan metode pembelajaran yang baru.

Kritik terhadap Kurikulum Merdeka juga sempat diutarakan oleh Jusuf Kalla (JK) yang menyoroti dampak metode ini terhadap rendahnya semangat kompetitif siswa.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa penerapan kurikulum ini justru menghilangkan elemen kompetisi yang menurutnya penting untuk mendorong prestasi siswa.

“Kurikulum merdeka itu ndak cocok secara nasional. Bisa dilaksanakan terbatas satu sekolah, dua sekolah,” kata JK.

Menurut JK, sistem peringkat atau ranking yang sekarang hilang itu justru bagian dari proses yang membantu siswa berjuang mencapai kesuksesan.

"Apalagi hilangkan angka ranking-ranking. Ranking itu bagus untuk menjadi bagian daripada sukses sehingga dia bertarung untuk itu, untuk mendapatkan sukses nomor satu," ungkap Wakil Presiden ke-12 ini.

Ia menambahkan, "Pendidikan ini reward and punishment, kalau hanya semua reward tidak akan pernah terjadi disiplin".

Demikian ulasan mengenai apa itu Deep Learning, motode pembelajaran yang kabarnya akan menggantikan Kurikulum Merdeka pada tahun 2025 mendatang. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deep Learning Jadi Kurikulum Baru Gantikan Meredeka Belajar? Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Deep Learning Jadi Kurikulum Baru Gantikan Meredeka Belajar? Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

News | Minggu, 10 November 2024 | 10:50 WIB

Meraba Nasib Kurikulum Merdeka Belajar, Bakal Tamat di 'Tangan' Abdul Mu'ti?

Meraba Nasib Kurikulum Merdeka Belajar, Bakal Tamat di 'Tangan' Abdul Mu'ti?

News | Jum'at, 08 November 2024 | 13:55 WIB

Sama-Sama Berani Sentil Menteri, Segini Kekayaan Rieke Diah Pitaloka dan Melly Goeslaw

Sama-Sama Berani Sentil Menteri, Segini Kekayaan Rieke Diah Pitaloka dan Melly Goeslaw

Entertainment | Jum'at, 08 November 2024 | 10:05 WIB

Melly Goeslaw Lulusan Apa? Berani Sentil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Rapat DPR

Melly Goeslaw Lulusan Apa? Berani Sentil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Rapat DPR

Lifestyle | Kamis, 07 November 2024 | 16:16 WIB

Pendidikan Melly Goeslaw, Sentil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Pakai Lagu saat Rapat DPR

Pendidikan Melly Goeslaw, Sentil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Pakai Lagu saat Rapat DPR

Lifestyle | Kamis, 07 November 2024 | 15:47 WIB

Sebut Kasusnya Sudah Damai, Abdul Mu'ti Buka Peluang Angkat Guru Supriyani jadi P3K

Sebut Kasusnya Sudah Damai, Abdul Mu'ti Buka Peluang Angkat Guru Supriyani jadi P3K

News | Rabu, 06 November 2024 | 19:25 WIB

Terkini

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:58 WIB

×