Asal Usul Budaya Carok, Tewaskan Seorang Saksi di Pilkada Madura

Farah Nabilla

Selasa, 19 November 2024 | 11:27 WIB
Asal Usul Budaya Carok, Tewaskan Seorang Saksi di Pilkada Madura
Ilustrasi carok madura (pexels)

Suara.com - Video aksi carok oleh sekelompok pria memakai celurit yang terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tengah viral di media sosial. Peristiwa carok berdarah itu terjadi pada Minggu (17/11/2024) kemarin akibat konflik Pilkada.

Dalam potongan video viral, terlihat lebih dari 3 pria memegang celurit dalam posisi siap menyerang. Bahkan ada satu pria memegang dua celurit. Di dekat mereka, ada banyak pria lain bersarung berjaga-jaga akan datangnya serangan. 

Dilaporkan, 1 orang tewas dalam insiden itu. Gara-gara insiden itu keyword 'carok' jadi trending X (Twitter) pada Selasa (19/11/2024) pagi. Lantas apa itu carok? Bagaimana sejarah budaya carok? Simak penjelasan berikut ini.

Sejarah Budaya Carok

Ilustrasi celurit, senjata tradisional masyarakat Madura (Shutterstock).
Ilustrasi celurit, senjata tradisional masyarakat Madura (Shutterstock).

Carok adalah pertarungan antara orang Madura dengan senjata tajam yang biasanya berupa celurit untuk memulihkan harga diri seseorang. Tradisi carok khas Madura ini kerap menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

DIkutip dari berbagai sumber, tradisi carok ditelusuri sudah ada sejak abad ke-18 Masehi di Pulau Madura. Awal kemunculan carok terkait peristiwa penangkapan dan hukuman gantung pada pemberontak bernama Pak Sakera di Pasuruan, Jawa Timur.

Ketika itu Pak Sakera yang merupakan seorang mandor kebun tebu melawan penjajahan Belanda. Pak Sakera memakai celurit untuk membunuh banyak orang yang memenjarakannya. Walau akhirnya dieksekusi, perlawanan Pak Sakera jadi inspirasi warga Madura untuk melawan penjajah meski cuma berbekal celurit.

Masyarakat Madura yang ketika itu mulai melakukan pemberontakan belum menyadari bahwa mereka tengah dimanipulasi oleh Belanda. Hal itu dilakukan Belanda dengan konflik internal untuk memprovokasi keluarga Blater atau pendekar, sebagai alat melawan kelompok rakyat pemberontak.

Belanda sengaja memberi celurit pada kelompok Blater untuk merusak citra Pak Sakera. Awalnya celurit adalah simbol perlawanan, tapi setelah dimanipulasi Belanda, celurit jadi simbol kekuasaan dan pertarungan antar golongan.

Sebenarnya istilah carok tidak serta merta diartikan sebagai duel hingga meninggal menggunakan senjata tajam, namun memiliki prosesi panjang yang secara ideal dipenuhi. Permasalahan utama yang jadi penyebab carok pun beragam, mulai dari perselingkuhan, pelecehan pada istri orang, hingga sengketa tanah dan sumber daya alam.

baca juga

Kekinian, carok dikenal sebagai pertarungan mempertahankan harga diri untuk orang-orang Madura dengan menggunakan celurit hingga salah satu pihak memenangkan pertarungan. Tak jarang carok pun berujung pada maut untuk pihak yang kalah.

Beberapa orang Madura pun masih memandang carok sebagai bagian dari identitas budaya mereka. Meski begitu, pemerintah Madura dan sejumlah kelompok masyarakat telah berupaya mengedukasi warga dan mengurangi praktik carok yang berpotensi mematikan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Kecam Aksi Carok Tewaskan Saksi Cabup Sampang: Merusak Demokrasi!

PKB Kecam Aksi Carok Tewaskan Saksi Cabup Sampang: Merusak Demokrasi!

News | Senin, 18 November 2024 | 12:32 WIB

Bukan KH Ahmad Dahlan, Ini Sosok Kiai Pemberi Nama Muhammadiyah

Bukan KH Ahmad Dahlan, Ini Sosok Kiai Pemberi Nama Muhammadiyah

News | Minggu, 17 November 2024 | 08:25 WIB

Misteri Setir Kanan pada Mobil, Warisan Sejarah yang Masih Bertahan di Indonesia

Misteri Setir Kanan pada Mobil, Warisan Sejarah yang Masih Bertahan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 16 November 2024 | 10:20 WIB

Sejarah Hari Guru Nasional, Kenapa Diperingati Setiap 25 November?

Sejarah Hari Guru Nasional, Kenapa Diperingati Setiap 25 November?

Lifestyle | Sabtu, 16 November 2024 | 07:10 WIB

Sejarah Stadion GBK: Awalnya Bukan Senayan yang Dipilih Soekarno

Sejarah Stadion GBK: Awalnya Bukan Senayan yang Dipilih Soekarno

Lifestyle | Jum'at, 15 November 2024 | 18:48 WIB

3 Film Korea Bertema Sejarah yang Hadirkan Beragam Kisah Menggugah

3 Film Korea Bertema Sejarah yang Hadirkan Beragam Kisah Menggugah

Your Say | Kamis, 14 November 2024 | 20:35 WIB

Terkini

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Pasar Kripto Indonesia Menguat, Bursa CFX Catat Kinerja Positif Agustus 2026

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:15 WIB

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Indeks CFX10 Melesat 0,64%, Bitcoin Lagi Terbang

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:14 WIB

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:08 WIB

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

×